Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 220 Tayang Hari Ini Selasa 7 Maret 2017

Masterkids SEO - Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 220 Tayang Hari Ini Selasa 7 Maret 2017, Ibu Ishita datang ke sana & menampar Ishita.
Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 220 Tayang Hari Ini Selasa 7 Maret 2017

Ibu Ishita " kau menghancukan asuhanku.
Ibu Ishita menangis.
Ibu Ishita " aku datang utk bertemu Adi, apa pun yg Raman katakan adalah benar, aku tdak ingin tinggal di sini, ayo Bala, Mihika.
Mereka pergi.
Ishita menangis.
Mani menghiburnya. 
Ishita " aku katakan aku tdak akan datang kembali ke sini, aku tahu tdak ada yg akan senang, aku tahu itu, lihat apa yg terjadi, aku merusak segalanya lagi.

Raman duduk di kamar & minum.. Simmi membawa makanan utknya.
Simmi " apakah kau baik-baik saja.?
Raman " bagaimana Adi.?
Simmi " Adi tidur.
Raman " apakah Pihu baik-baik saja.?
Simmi " ya.
Raman " bagaimana Ibu.?
Simmi " Ayah memberinya pil & membuatnya tidur, kenapa kau terlihat tegang.
Raman " aku bertemu Ishita.
Simmi terkejut.
Simmi " apakah Ishita masih hidup.
Raman " ya, aku hanya bertemu dgnnya, dia akan datang ke rumah Ibunya, aku khawatir, kita akan pergi dari sini, aku tdak ingin melihatnya.
Simmi menjadi senang.
Simmi " aku ingin bertemu dgnnya.
Raman " kau tdak akan memberitahu ini kepada siapa pun, Ibu akan tdak sehat.
Ayah Raman mendengar ini.
Simmi " Ayah akan mendengar, Ishita masih hidup.
Ayah Raman " kita akan berbicara dgn Raman besok pagi, ayo.

Pagi nya, Ibu Raman mengatakan kepadanya & Simmi yg Raman ingin pindah rumah.
Simmi bicaradalam hati " bagaimana cara memberitahu Raman tentang Ishita.
Simmi " rumah ini semakin tdak cukup utk kita tinggal.
Ibu Raman " wanita itu hidup di daerah itu, mungkin itu adalah alasannya.
Simmi & Ayah Raman pergi.
Ibu Raman " aku yakin Raman ingin rumahnya dekat dgn rumah perempuan itu, Emraan baik karena telah mengirim aku alamat wanita itu, aku akan pergi ke sana & bertemu wanita itu.
Ishita berbicara di telepon.
Ibu Raman datang kepadanya.
Ishita & Ibu Raman terkejut melihat satu sama lain.

Ibu Raman menjatuhkan Tasnya karena terkejut.
Ibu Raman mulai & berhenti.
Ibu Raman pergi kearah Ishita & memegang tangannya utk memastikan bahwa Ishita benar-benar masih hidup.
Ibu Raman " Ishita .......
Ibu Raman memeluknya & menangis.
Ishita menangis.
Ibu Raman " aku tdak percaya kau masih hidup, 7 tahun, di mana kau, Apa kau tdak merindukanku, kau tdak berpikir tentang aku, mengapa kau melakukan hal ini, katakan padaku.
Ishita " aku benar-benar menyesal, jangan menangis.
Ibu Raman " tinggalkan semuanya, kau telah datang sekarang, semuanya akan baik-baik saja, kita akan melakukan Grah Praveshmu lagi, ikutlah dgnku.
Ishita " ini tdak bisa terjadi, Raman tdak akan membiarkan aku datang.
Ibu Raman " mengapa, dia akan setuju, aku akan mengalahkan dia & membuat dia setuju, atau membuat dia meninggalkan rumah, itu rumahku, bukan rumah Raman,. Ishita " apa kau benar-benar bahagia melihat aku.?
Ishita menangis.

Ibu Raman " apa yg kau tanyakan, aku akan menghukummu jika kau bertanya ini lagi.
Ishita memeluk & menangis. Ibu Raman menenangkan Ishita.
Ibu Raman " kau lakukanlah satu hal, kemasi tasmu, aku akan membawamu ke rumah.
Ishita tersenyum.

Ibu Raman & Simmi berbicara tentang Ishita.
Ibu Raman " aku akan membawa Ishita kerumah.
Simmi " Raman tdak akan menerima ini, dia marah.
Ibu Raman " dia selalu tetap marah, Raman & Ishita harus bersatu.
Adi setuju.
Ibu Raman " apa yg akan terjadi jika Ishita kembali.
Adi " jangan khawatir, Ibu Ishita tdak akan pergi ke mana pun, aku telah melihat kebencian di mata Ayah, tapi aku akan membawa Ibu Ishita.
Ibu Raman memeluk & memberkati dia.
Ibu Raman " bagaimana kau akan melakukan hal ini.?
Adi berpikir utk membuat Ishita tak berdaya dgn melakukan sesuatu.

Pihu " Kak Adi aku tdak akan meninggalkan rumah ini, aku menghiasi ruangan baru-baru ini.
Adi " lakukan apa pun, ini keputusan Ayah, kita tdak bisa melawan dia.
Pihu " kau cerdas, buatlah beberapa rencana.
Adi " aku punya ide, aku ingin membantumu, yg harus kau lakukan adalah akting.
Pihu setuju.

Aaliya marah mendengar Adi.
Adi meminta maaf padanya.
Adi " kita berdua melakukan kesalahan, aku ingin berbicara tentang ibu Ishita, kau melakukan kesalahan karna bermain dgn Shravan & melaporkan aku kepada polisi.
Aaliya " ya, yg aku lakukan salah.
Adi " kita bisa melupakan semuanya & menjadi teman, Aku tdak terlalu buruk, aku pria yg layak, kau juga tdak kasar.
Aaliya " baik lah.
Adi " aku butuh bantuan dari temanku.
Aaliya " apa.?
Adi " aku ingin Ibu Ishi.
Aaliya " siapa itu.?
Adi " Ibumu adalah ibuku, aku putra Ibu Ishi, aku putra Raman Bhalla, Aditya Bhalla, Raman & Ishita adalah suami & istri.
Aaliya " aku memahami hal-hal ini perlahan, bagaimana aku bisa membantu.?
Adi " Ibu Ishita akan kembali ke Australia, aku ingin menghentikannya, bantulah aku, aku ingin membuat dia bertemu Pihu, putrinya sendiri, antarlah dia ke alamat ini, aku yakin ketika ibu Ishita melihat Pihu, dia tdak bisa kembali .
Aaliya " baik lah, aku pasti akan membantumu.
Adi " berterima kasih,.
Adi mengakhiri panggilan.
Adi tersenyum.

Adi membawa Pihu dgn dia & menunggu Ishita.
Pihu " mengapa kita datang ke sini.?
Adi " sabar, rencana kita akan dimulai, tetaplah di sini.
Adi menelpon Aaliya.
Adi " apa Ibu Ishita sudah pergi.
Aaliya " ya, dia pergi.
Adi " dia belum sampai di sini, apa kau mengatakan alamat yg benar.
Pihu melihat Ishita.
Pihu " itu adalah bibi yg ada difoto yg memakai karangan bunga.
Pihu berjalan utk melihat Ishita.
Adi melihat Pihu di tengah jalan & berteriak.
Ishita melihat Pihu & bergegas utk membantunya.
Adi berjalan utk menyelamatkan Pihu, sementara Ishita sampai duluan.
Ishita menarik Pihu, sedangkan Pihu berteriak melihat mobil.

Flashack menunjukkan Ishita menyelamatkan Ruhi dgn cara yg sama.
Adi melihatnya.
Ishita menegur pengemudi mobil.

Ishita memeluk Pihu.
Ishita " kita baik-baik saja sekarang, tenanglah.
Pihu menatapnya.
Ishita melihat wajah Pihu & terkejut.
Adi berterimakasih kepada Tuhan.
Adi " sekarang Ibu Ishita tdak bisa pergi ke mana pun.
Ishita " Ruhi ... Pihu " aku bukan Ruhi, namaku Pihu.
Ishita tersenyum.
Ishita " ya, kau seperti dia, Pihu.
Ishita memeluk Pihu & menangis bahagia.
Adi tersenyum.

Ishita " kau sangat cantik, mata & bibir yg sama, Pihu ... Pihu " bagaimana kau tahu aku Pihu, kita tdak pernah bertemu sebelumnya, kau bibi yg ada difoto memakai karangan bunga.. Ishita " ini juga nama yg bagus, Bibi Haar Wali ... Raman datang & membawa Pihu pergi.
Raman menegur Ishita.

Pihu " dia menyelamatkan hidupku.
Raman " keberuntungan menyelamatanmu, dia tdak bisa menjadi keberuntunganmu,siapa yg membawa kau berada di sini.
Pihu " kak Adi berencana membuat aku bertemu seseorang.
Raman marah & pergi menemui Adi.
Raman menampar Adi & menegur dia.
Ishita meminta Raman utk berhenti.
Raman menampar Adi lagi.
Raman meminta Ishita utk tetap diam & berada jauh dari anak-anaknya.
Raman " jika sesuatu terjadi kepada Pihu nanti maka.... ubah tindakanmu Adi.
Raman membawa Pihu & pergi.
Adi menangis.
Ishita menenangkan Adi & memeluknya.

Ishita " Adi kau jangan merasa sedih dgn kata-kata Raman, kau tahu Raman mencintaimu, dia marah pada orang-orang yg sangat dicintainya,dia melakukan kesalahan yg tepat.
Adi " Aku tahu dia mencintaiku, tapi ... Ishita menenangkan Adi.
Ishita " aku sangat merindukanmu.
Adi " aku merindukanmu juga & aku mencintaimu.
Ishita meminta maaf kepadanya.

Adi " tdak perlu utk meminta maaf, aku hanya ingin membawamu pulang.
Ishita " Raman mengatakan semuanya akan hancur jika aku datang ke sana, Raman tdak ingin aku kembali, Terima kasih karna telah membuat aku bertemu Pihu, aku hanya melihat fotonya, dia persis seperti Ruhi, Ruhi kita.

Raman & Pihu berada di jalan. Pihu " aku menyukai bibi itu, ketika dia memelukku, aku merasa seperti memeluk Ibuku.
Raman menghentikan mobil.
Raman bicara dalam hati " dia adalah ibumu yg sesungguhnya.
Pihu berpikir utk tdak memberitahu Raman bahwa Ishita adalah putri bibi Iyers. Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 220 Tayan Selasa 7 Maret 2017

Romi datang kerumah Bhalla.
Ibu Raman " mengapa dia datang.?
Romi " aku datang utk memberikan kartu pernikahanku , aku ingin kau utk datang & memberkati aku & Mihika.
Romi menyentuh kaki Ibunya.
Romi " kau jangan melakukan akting dgn Ibu Ishita, karena aku tdak mengundang kalian di sangeet.
Ibu Raman " aku akan berpikir apakah akan datang dalam pernikahanmu atau tdak, pergilah sekarang.
Romi pergi.
Ibu Raman " Raman aku ibumu, aku memiliki hak penuh utk memutuskan, aku memutuskan aku akan membawa Ishita kerumah ini.

Ibu Raman " baik lah, bawa & lupakan kau memiliki seorang putra.
Simmi " wow, Ibu telah menjadi harimau betina lagi.
Ibu Raman " ya, semua karena Ishita, dia adalah keberanianku, aku tdak akan mendengarkan siapa pun setelah Ishita datang ke sini.
Ayah Raman " luar biasa aku mendukungmu.
Simmi " aku ingin bertemu Ishita.
Ibu Raman " aku akan memberikan alamatnya, pergi & bertemulah dgnnya.
Adi tersenyum.
Adi bicara dalam hati " tdak ada yg bisa menghentikan Ibu Ishi datang ke sini sekarang.

Ayah Ishita " ini teh, bukan kopi.
Ibu Ishita mencicipi itu.
Ibu Ishita " maaf, teh, aku membuat ini utk Bala & memberikan kepadamu, aku akan membawa kopi utkmu.
Ayah Ishita membuat Ibu Ishita duduk.
Ayah Ishita " aku tahu kau menyembunyikan sesuatu,kau khawatir tentang perilaku buruk dgn Ishita, karena aku tahu dia masih hidup, aku ingin bertemu dgnnya, tapi aku tdak bertemu dgnnya karena kau, aku sedang menunggu kapan saat kau akan menyadari bahwa kita harus bertemu dgnnya, dia kembali setelah 7 tahun, kita harus tahu mengapa dia melakukan itu, dia masih menahan masalah.
Ibu Ishita menangis .
Ibu Ishita " aku ingin bertemu Ishu, bawa aku utk dia.
Ayah Ishita " kita akan bertemu besok pagi, semuanya akan normal.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top