Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Beintehaa Episode 43

Masterkids SEO - Sinopsis Beintehaa Episode 43, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Beintehaa Episode 42! kali ini admin bagikan lagi episode 43 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada November 2015. Berikut Kisah selanjutnya Beintehaa By #RS!
Sinopsis Beintehaa Episode 43

Fahad memberitahu pada Aaliya tentang kebiasaannya taruhan, Fahad & mengatakan “aku harus membayar 2 crores dalam 2 hari, aku telah memberikan sesuatu sebagai jaminannya, Aaliya mengatakan “kita harus memberitahu masalah ini pada Paman, Fahad mengatakan “tolong, jangan beritahu masalah ini pada ayah, karena dia akan marah, lalu Aaliya berjanji kalau dia tdak akan memberitahukannya,

Aayath sedang makan dgn teman-teman kuliahnya, tak lama teman-temannya pergi, setelah mereka pergi, pacar dunia maya Aayat datang & bertemu dgnnya, Aayath bertanya “siapa kau?, Pria itu memberitahu pada Aayath tentang Chatting & kartu valentine, Pria itu mengakui kalau itu dia, aku sedang melihat mu bersama dgn teman-teman mu, jadi aku menunggu sampai mereka pergi, mereka berdua berjabat tangan, Aayath bertanya “apa yg kau lakukan di Bhopal?, Pria itu mengatakan “aku datang hanya utk bertemu dgn mu, aku bercanda, aku adalah direktur Casting, aku datang kesini utk pemotretan, apakah kau mau menjadi modelan?, aku akan memberikan 25000 rs per hari, jika kau terkenal, maka kau bisa mendapatkan 1,5 lakhs per hari, bahkan bisa lebih dari itu, Aayath mengatakan “aku akan bertanya pada ibuku agar dia tahu, lalu Aayat pergi,

Zain merasa marah karena Aaliya tdak mau meninggalkan, dia mengatakan “pacar Shawn meninggalkan Shawn meskipun Shawn menginginkan dia, lalu Zain melihat foto Aaliya yg ada diponselnya & bertanya “apakah kau memiliki pacar, kau seharusnya memberitahukannya kepada ku, aku akan membantu kalian utk kawin lari, pada saat itu Aaliya datang, melihat Aaliya Zain berhenti bergumam,

Aayath sedang melihat kartu nama pacar dunia maya nya, tiba tiba dia mendengar suara orang tuanya, dia langsung menyembunyikan kartu itu, Shabana meminta Ghulam utk melakukan tes, Shabana mengatakan “aku tdak akan menghabiskan uang secara Cuma Cuma, lalu dia pergi utk menyiapkan makanan, Ghulam kemudian melihat Aayath & memanggilnya, Ghulam bertanya “kenapa kau bangun lebih awal hari ini?, Aayat mengatakan “kuliah ku akan dimulai lebih cepat, jadi aku ingin datang lebih awal, Aayat bertanya “ayah, apakah aku bisa melakukan beberapa pekerjaan, Ghulam sedih mendengarnya, Ghulam mengatakan “kita sedang dalam krisis keuangan, tapi ayah tdak suka kau bekerja, pertama kau harus belajar, lalu Ghulam pergi, Aayath menghampiri Shabana & mengatakan “ibu, aku akan bekerja, Shabana mengatakan “siapa yg akan memberikan mu pekerjaannya, Aayath mengatakan “aku akan melakukan akting & modeling, Shabana terkejut mendengarnya, lalu dia marah & menegur Aayat, Shabana mengatakan “pergilah kuliah & belajar,

Di Mumbai, Zain bertanya pada Aaliya “berapa banyak biji Mustard yg ada dimakanan, Aaliya mengatakan “ 623, aku akan meminta Chand Khala utk menyiapkan makanan padamu mulai besok, Zain mengejek Aaliya karena dgn 623 biji mustard, Zain mengatakan “kau lupa tugasmu sebagai istri ku, kau harus segera pergi meninggalkan ku, pada saat itu Aaliya mendapat telepon, Aaliya berjalan berpura-pura kalau dia sedang bicara pada Aayath,

Surayya sedang duduk di taman, Shaziya & Gowhar datang menemuinya & bertanya “apa yg ibu lakukan di sini, Surayya mengatakan “aku sedang mengoreksi buku baru ku, Gowhar mengambil buku & mengatakan “buku ini sangat bagus bu, Surayya terkejut mendengar Gowhar memanggilnya ibu, melihat itu Gowhar mengatakan “maksud ku Bibi, Surayya mengatakan “kau memegang buku yg salah, Gowhar mengatakan “ada begitu banyak buku masak, aku tdak bisa mengenali sisi yg benar, Shaziya mengatakan “Gowhar adalah penggemar besar ibu, Sinopsis Beintehaa Episode 43

tak lama Nafisa datang & berkata pada Surayya “aku telah mendapatkan kabar utk mu, Nafisa membacakan tentang taruhan skandal, Shaziya & Gowhar khawatir mendengarnya, Nafisa mengatakan “tujuannya adalah utk menjebak anak-anak orang kaya & mendorong mereka masuk ke dalam taruhan tersebut, beberapa orang ada yg mengutang, & beberapa orang ada yg mengambil uang dari rekening keluarga mereka, polisi sedang menyelidikinya, mereka akan menangkap semua pelakunya, Surayya mengatakan “itu tergantung pada pendidikan anak-anak, Nafisa bertanya “apakah Fahad atau Zain akan terjebak dalam taruhan ini?, apa yg akan dilakukan ayah jika itu terjadi, Surayya mengatakan “Usman akan melemparkan mereka keluar & menyerahkan mereka ke polisi, mendengar itu Gowhar menjadi cegukan, Shaziya membawa Gowhar pergi dari sana, Nafisa berkata dalam hatinya “wajah yg sebenarnya Shaziya & keluarganya akan segera keluar,

Zain melihat Aaliya yangs sedang menelpon, Zain berkata dalam hatinya “ mengapa Aaliya begitu tegang, apakah keluarga di Bhopal baik-baik saja, aku akan bertanya pada Aaliya, dia berjalan menghampiri Aaliya, tapi tiba tiab dia berhentiu & mengatakan “aku tdak bisa bertanya padanya, aku akan menelpon Aayath, lalu Zain menelpon Aayath, Aayat menjawabnya, Zain terkejut karena Aaliya tdak sedang bicara dgn Aayat, Zain bertanya “apakah paman & bibi baik-baik saja?, Aayath mengatakan “mereka baik-baik saja, apakah aku bisa bicara dgn kak Aaliya, aku sudah lama tdak bicara dgnnya sejak kemarin, Zain mengatakan “Aaliya sedang keluar sekarang, aku akan menelepon mu nanti, lalu Zain mengatakan “Khudahafiz & menutup telepnnya, Aaliya masih bicara dgn seseorang di telepon, Zain mengatakan “aku akan mencari tahu siapa yg sedang bicara dgnnya,

Aaliya sedang bicara pada Fahad, Aaliya mengatakan “semuanya akan baik-baik saja, lalu Aaliya menutup teleponnya, Aaliya berbalik & melihat Zain ada disampingnya, Aaliya bertanya “ada apa?, Zain malah bertanya balik “siapa yg sedang bicara dgn mu?, Aaliya mengatakan “ini adalah urusan ku, lalu dia pergi,

Aayath sedang mencari kartu nama pacarnya, Shabana memintanya utk menyiapkan makanan, tiba tiba Aayath melihat kartu itu ada di lantai, Shabana meminta dia utk menyiapkan makanan, lalu Shabana pergi ke dekat meja makan, Aayath mengambil kartu itu, Usman bertanya pada Shabana “bagaimana aku akan mengatur keuangan kita sekarang, Aayath juga khawatir, dia berpikir utk bekerja, oleh sebab itu aku tdak akan menceritakan apa-apa, Aayat mendengar pembicaraan mereka, dia sedih mendengarnya, Aayath menelpon pacarnya & mengatakan “aku akan datang,

Gowhar menelpon aayahnya Chakkiwala, Gowhar mengatakan “ayah, aku mendengar Surayya berbicara tentang taruhan raket, ayah harus berhati-hati, karena kalau tdak ayah akan berada dalam kesulitan, Chakkiwala sedang bersama dgn para preman, dia tertawa & mengatakan “aku telah menjebak Fahad masuk dalam taruhan raket utk keuntungan, tiba tiba Shaziya merenggut telepon dari Gowhar & mendengarkan perkataan ayahnya, Shaziya menegur dia karena telah menjebak Fahad, Shaziya mengatakan “jika sesuatu terjadi pada Fahad, maka aku tdak akan meninggalkan ayah dgn mudah, Chakkiwala mengatakan “jika Fahad bukan suami mu, maka dia sudah mati, Usman juga tdak akan bisa melakukan sesuatu, Fahad telah memberikan sebuah jaminan yg besar, Shaziya bertanya “jaminan apa?, Chakkiwala langsung menutup teleponnya,

pada malam hari, ponsel Aaliya berdering, Zain bangkit & meminta Aaliya utk mengangkat ponselnya, lalu Aaliya mengangkatnya & pergi, Zain semakin penasaran, Aaliya bicara pada Fahad, Fahad mengatakan “para preman akan datang besok, Zain melihat Aaliya & mengatakan “pasti ada sesuatu yg terjadi, dia pasti punya urusan dgn seseorang, itu akan menjadi baik utk ku, jika dia punya kekasih,

Zain sedang minum teh di pagi & bekerja dgn laptopnya, Aaliya mengatakan “pergilah, aku ingin mengganti pakaianku, Zain mengatakan “kau telah mengganti pakainmu, mengapa kau ingin menggantinya lagi, Aaliya mengatakan “ini adalah keinginan ku, Zain bergumam “kau sedang berselingkuh, sehingga kau ingin mengganti pakaianmu, Aaliya mendengarnya sekilas, Aaliya bertanya “apa?, Zain mengejeknya, Aaliya memaksanya pergi keluar, lalu Zain pergi, Aaliya menutup pintu, dia mengambil perhiasan nya di tas & berkata “aku harus memberikan ini utk menyelamatkan kak Fahad, Aaliya membawa tasnya keluar, Zain mengikutinya, Aaliya masuk kedalam taksi & pergi,

Precap : Aaliya pergi ke toko perhiasan & menjual perhiasannya, Shaziya melihatnya dari jauh, dia senang melihatnya.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top