Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 423

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 423, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 422 tentang kompetisi pertarungan pedang antar para ratu dan yang menang yakni ratu jodha, sementara itu sedikit2 haidar telah meracuni fikiran pangeran salim dengan kesesatan. Kali ini admin bagikan lagi episode 423 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada April 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 423

Dihalaman istana Agra, siang itu Pangeran Salim menghentikan kompetisi pertarungan pedang antara Ratu Jodha & Raja Jalal, semuanya terkejut kemudian Pangeran Salim melihat kearah tangan Ratu Jodha yg berdarah, Pangeran Salim memegangnya “Panggil tabib sekarang juga!” perintah Pangeran Salim, Ratu Jodha & Raja Jalal saling berpandang-pandangan sambil tersenyum melihat tingkah anak mereka yg peduli pada ibunya “Apa yg ibu lakukan? ibu bertarung tapi membahayakan nyawa ibu sendiri, ini hanya permainan bukan perang sungguhan & pertarunganmu ini menyakiti dirimu sendiri, ibu tdak perlu bertarung seperti itu” , “Pangeran Salim, ibu baik-baik saja” kata Ratu Jodha, “Iyaa itu yg aku lihat” ujar Pangeran Salim sambil mengobati luka ditangan Ratu Jodha, Ratu Jodha sangat terharu dgn perhatian anaknya, Pangeran Salim kemudian memperban tangan Ratu Jodha, Ratu Jodha memandang kearah Raja Jalal, Raja Jalal juga membalas pandangan Ratu Jodha & mereka sama-sama tersenyum.

Sementara itu dipasar, Anarkali mendatangi salah satu kios disana utk menjual anting-anting milik ibunya “Apakah kau mencurinya?” tanya pedagang itu “Kau pikir aku ini seorang pencuri, aku membutuhkan sesuatu makanya aku menjualnya” bela Anarkali, “Aku akan membelinya dgn harga yg murah & hanya aku yg mau membeli benda ini karena semua orang tahu kalau kau itu anak perempuannya Rashid si pengkhianat jadi mereka tdak akan membelinya darimu!” , ”Baiklah, belilah dgn harga murah” kemudian pedagang itu memberikan beberapa koin pada Anarkali & mengambil anting-anting Zil Bahar. Anarkali langsung membeli makanan dikedai makanan, tepat pada saat itu bala tentara kerajaan Mughal mendatangi pasar & memberitahukan sebuah pengumuman bahwa teman Pangeran Salim yg bernama Qutub akan segera melangsungkan pernikahan pada hari Jumat nanti, Anarkali benar-benar terkejut mendengarnya, dia teringat bagaimana dulu Pangeran Salim mengatakan bahwa ini mungkin pertemuan mereka yg terakhir & dia ingin mengatakan sesuatu pada Anarkali, “Qutub, teman Pangeran Salim, dia itu Qutubku, dia akan menikah” tanpa sadar Anarkali menjatuhkan makanan yg dibawanya ketanah, seorang perempuan mendekatinya “Nona, makananmu jatuh ketanah” kata perempuan itu sambil memunguti makanan Anarkali & menyerahkan padanya, perempuan itu mengenali Anarkali sebagai Nadira ”Kau Nadira?” , “Sakina?” ternyata perempuan itu Sakina teman masa kecil Anarkali dulu, merekapun saling berpelukan satu sama lain. Sinopsis Jodha Akbar Episode 423
Sinopsis Jodha Akbar Episode 423
Sementara itu diistana Mughal, Raja Jalal & Ratu Jodha sedang berada dikamar Ratu Jodha, Raja Jalal meminta Ratu Jodha utk memberikan tangannya, kemudian Raja Jalal mengobati luka Ratu Jodha dgn salep obat, Ratu Jodha tersenyum melihat ulah Raja Jalal yg sangat perhatian padanya, Ratu Jodha tertawa kecil melihatnya “Yg Mulia, sepertinya kau yg terluka bukan aku, kenapa kau begitu tegang?” tanya Ratu Jodha, “Setiap lukamu adalah penderitaanku, Ratu Jodha” , “Tapi sejujurnya luka ini memberikan aku kedamaian hari ini, jika seorang anak peduli pada ibunya dgn melihat luka ibunya maka seorang ibu pasti sangat bahagia, luka ini membuktikan bahwa Pangeran Salim masih perhatian dgn kita, kau lihat kan bagaimana dia menegur aku tadi” kata Ratu Jodha, “Seberapa banyak kita bertengkar tapi dia sangat peduli pada kita, kau ingat kan dulu waktu dia masih kecil, ketika aku menyamar sebagai perampok & menyerangmu kemudian Pangeran Salim menyelamatkanmu” ujar Raja Jalal, “Iyaa, aku ingat, hal yg paling membahagiakan utk orang tua adalah cinta dari anak-anak mereka, aku selalu berdoa agar kita tetap bisa seperti ini” , “Hati-hati dgn tanganmu Ratu Jodha” pinta Raja Jalal khawatir, “Kau lupa Yg Mulia, aku ini Rajvanshi” bela Ratu Jodha, “Apapun kau tapi kau tetap istriku & kau harus mendengarkan aku” pinta Raja Jalal, mereka berdua saling tersenyum kemudian Raja Jalal memperban luka ditangan Ratu Jodha.

Anarkali akhirnya menceritakan semuanya pada Sakina, “Aku akan menghentikan Qutub & akan menghentikan pernikahan ini” ujar Anarkali “Apa hakmu menghentikah pernikahan mereka? apakah kau pernah mengatakan padanya bahwa kau mencintainya atau apakah dia mengatakan bahwa dia mencintaimu?” tanya Sakinah.

Sementara itu ditempat Pangeran Salim, “Aku harap kau bisa mengatakan padanya bahwa kau sangat mencintainya” pinta Qutub, “Lebih baik aku tdak menceritakan padanya, aku benci Nadira melebihi cintaku pada Anarkali, aku tdak dapat menghadapinya utk ke kedua kalinya dgn menghabiskan seluruh hidupku bersamanya, sudahlah lupakan semua, selamat utk pernikahanmu, Qutub” Pangeran Salim langsung memeluk Qutub “Bahagiaku buat kau Qutub!” , “Tapi aku tdak, luka dihatimu itu membuat aku menderita” ujar Qutub, “Tdak semua cinta seseorang bisa terpenuhi” ujar Pangeran Salim

Anarkali saat itu masih ngobrol dgn Sakinah, “Tdak semuanya dia katakan, tapi aku melihat cinta dimatanya, aku tahu bahwa pasti ada sebuah masalah” ujar Anarkali “Kau bilang dia ingin mengatakan sesuatu padamu, mungkin dia ingin menceritakan padamu tentang pernikahannya saja, kalau dia mencintai kau kenapa dia tdak datang menemuimu, seseorang yg bisa menentang Raja utk sebuah janjinya, tapi mengapa dia tdak bisa memenuhi janjinya padamu? jika kau pergi menemuinya sekarang itu seperti kau akan dibodohi oleh cinta, perasaan & hatimu” kata Sakinah.

Kembali ketempat Pangeran Salim, Pangeran Salim mengatakan pada Qutub “Aku pikir takdir sedang mentertawakan aku tapi aku bahagia bahwa kau akhirnya menikah” ujar Pangeran Salim, “Seandainya saja dia bukan Nadira, harapan cintamu pasti akan terpenuhi” kata Qutub

Ditempat Anarkali “Cinta ini belumlah sempurna, aku tdak mengutuk Qutub, aku telah mencintainya jadi aku ingin dia bahagia tapi aku ingin bertemu dgnnya sekarang, aku harap dia akan bahagia dgn pernikahannya nanti akan tetapi separuh perasaanku ini akan selalu berada dalam hidupku selamanya” kata Anarkali, ditempat Pangeran Salim “Jika gadis itu muncul didepanku, aku akan menghancurkan kehidupannya!” ujar Pangeran Salim dgn nada marah.

Ketika Anarkali sampai digerobak yg digunakan utk tempat tinggal sementara oleh keluarganya, Anarkali melihat kepala ayahnya terluka & tabib sedang mengobatinya “Nyawa Rashid sedang dalam bahaya, kita hanya bisa berdoa saja sekarang” kata tabib, “Ayah semua ini terjadi karena aku, kita seharusnya tdak perlu kesini” ujar Anarkali sedih, “Kami telah kesini demi kau, sehingga kau bisa bertemu dgn Qutub, begitu kita bertemu dgn Qutub maka semuanya akan berakhir bahagia” ujar Zil Bahar, “Kita akan pergi setelah kondisi ayah membaik” kata Anarkali, tepat pada saat itu ada seorang ulama yg memperhatikan mereka dari kejauhan, kemudian ulama itu mendekati mereka “Nak, kau harus pergi ke Dargah, nona, utk mendoakan kesembuhan ayahmu” ujar Ulama, Anarkai menyetujuinya.

Sementara itu Raja Jalal & seluruh keluarga kerajaan datang ke Dargah utk berdoa, Ratu Jodha & Raja Jalal sedang mengikatkan tali suci ke dinding & berdoa “Apa yg kau pinta dalam doamu, Ratu Jodha?”tanya Raja Jalal penasaran, “Kau dulu Yg Mulia” , “Kenapa harus selalu aku yg pertama” Raja Jalal balik bertanya “Baiklah kita katakan bersama-sama” bujuk Ratu Jodha lalu mereka bersama-sama mengatakan “Kita ingin Pangeran Salim selalu bahagia” mereka berdua tertawa bersama, “Pangeran Salim itu anak kita, darah kita mengalir didalam tubuhnya jadi kita berdua hanya menginginkan kebahagiaannya aja” ujar Ratu Jodha, saat itu Anarkali sudah sampai di Dargah sementara Raja Jalal & Ratu Jodha masih ngobrol tentang Pangeran Salim “Aku bedoa utk Pangeran Salim agar selalu bahagia & mendapatkan cinta, aku juga ingin kau & Pangeran Salim bisa saling ramah satu sama lain saling membagi hubungan kalian yg kuat sehingga tdak ada siapapun yg bisa mencampurinya” ujar Ratu Jodha, “Aku juga berharap demikian, Ratu Jodha” kata Raja Jalal

Diupacara akad nikah Qutub, sang ulama bertanya pada Raja Jalal “Apakah akad nikahnya bisa kita mulai sekarang, Yg Mulia Raja?” Raja Jalal mengangguk, maka akad nikah Qutubpun dimulai, tak berapa lama kemudian Pangeran Salim meninggalkan tempat penyelenggaraan pernikahan tersebut, dari kejauhan Ratu Ruqayah melihatnya & langsung menghentikan langkahnya “Pangeran Salim, kau mau kemana?” , “Farhan berharap bisa datang kepernikahan Qutub diDargah, maka aku datang kesini utk memenuhi keinginannya” ujar Pangeran Salim, “Ya sudahlah cepatlah sana & segera kembali” Pangeran Salim mengangguk dari berlalu dari sana. Sinopsis Jodha Akbar Episode 423

Sementara pada saat yg bersamaan Anarkali sedang berdoa Dargah, dia berdoa agar ayahnya diberi kekuatan, tdak melupakan keluarganya, selalu mendapat berkah yg melimpah, & semoga ayahnya cepat sembuh. Sedangkan tak berapa lama kemudian Pangeran Salim juga sudah ada disana & berdoa juga tapi kedua mata mereka tertutup jadi mereka tdak bisa saling melihat satu sama lain. Lagu Rabba is pyar mein mulai terdengar. Anarkali sudah selesai berdoa & mulai meninggalkan tempat tersebut, Pangeran Salim juga melakukan hal yg sama & saat itu mereka berdoa mengikatkan tali suci pada dinding, mereka berdua berlawan tempat sehingga tdak menyadari keberadaan masing-masing

Cie2, apa yang akan erjadi dengan mereka berdua, next episode di Sinopsis Jodha Akbar Episode 424
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top