Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 407

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 407, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 406 tentang raja jalal dan ratu jodha yang salah penafsiran tentang gadis yang disukai pangeran salim, serta penobatan maan shing menjadi raja berlangsung dengan kidhmat . Kali ini admin bagikan lagi episode 407 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada April 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 407

Malam itu setelah selesai upacara penobatan Maan Sigh menjadi seorang raja. Murad dan Danial sedang ngobrol santai ditenda mereka. “Sekarang Maan Sigh sudah menjadi seorang raja, seharusnya kita pergi berburu” kata Murad, “Aku tidak mau ikut, aku cuma ingin makan saja” ujar Danial, tepat pada saat itu Pangeran Salim menghampiri mereka berdua, “Pangeran Salim, aku pikir bagaimana kalau kita pergi berburu ?” pinta Murad, “Boleh, tapi pertama, katakan padaku siapa yang telah menembakkan sebuah senjata dibahuku?”, “Apa yang terjadi, Salim?” tanya Danial penasaran, tak lama kemudian Pangeran Salim mengeluarkan surat yg mereka tulis yg ditujukan utk Anarkali, “Apakah ini caranya bergurau? aku tahu dgn pasti bahwa salah satu diantara kalian yg telah melakukan ini! katakan sejujurnya siapa yg telah melakukan ini!” bentak Pangeran Salim sambil melangkah menuju ke Danial “Kau bisa melakukan ini karena yg kau pikirkan itu cuma makanan saja!” Murad tersenyum girang melihat Salim curiga pada Danial namun kemudian Pangeran Salim berbalik kearah Murad, “Katakan padaku kenapa kau lakukan ini?” , “Aku sudah bilang padanya bahwa kau pasti akan marah tapi dia tdak mau mendengarkan aku, Pangeran Salim” jelas Danial, “Jadi kau Murad yg melakukan ini?” ujar Pangeran Salim sambil menjewer telinga Murad & memukul perutnya hingga Murad jatuh tersungkur kekursi “Aku kira dgn begitu aku bisa membantumu, Pangeran Salim” , “Aku akan katakan padamu bagaimana caranya utk mendapatkan itu semua” ujar Pangeran Salim sambil memukul perut Murad lagi, “Kau akan mendapatkan hukuman!” , “Aku akan meminta maaf jika kau ijinkan” pinta Murad, “Sekarang tdak ada yg bisa dilakukan!” kata Pangeran Salim, sementara Murad bergeser mendekati Danial yg berdiri dibelakang Pangeran Salim, “Bagaimanapun juga Pangeran Salim itu sangat peduli pada gadis itu” bisik Murad ke Danial, “Apakah kau mengatakan sesuatu?” tanya Pangeran Salim, “Tdak, tdak Pangeran Salim. “Setelah kejadian ini, kalau kalian berdua berbuat seperti ini lagi, aku tdak akan berbaik-baik lagi dgn kalian!” gertak Pangeran Salim, kemudian Pangeran Salim pergi meninggalkan mereka sambil tersenyum geli. “Untung kau selamat, seorang pewaris tahta kerajaan bisa melakukan apa saja” kata Danial, “Pangeran Salim itu lebih tua dari kita jadi aku menerima pukulannya, apakah kau juga ingin dipukul?” tanya Murad, “Jangan!” jawab Danial cepat , “Aku pikir Pangeran Salim tdak akan mau berburu, matanya hanya tertuju pada seseorang saja” kata Murad. Sinopsis Jodha Akbar Episode 407

Sementara itu dikamar Maan Bai, Maan Bai sedang berdandan dibantu oleh para pelayannya ketika Ratu Jodha datang menemuinya, Maan Bai langsung senang begitu melihat Ratu Jodha & memberi salam, “Bibi, kalau bibi ingin bertemu aku, bibi tinggal panggil aku saja, tdak usah bibi yg mendatangiku seperti ini” kata Maan Bai, “Siapa yg memanggilmu, aku tdak ingin memanggilmu tapi aku ingin mendadanimu” ujar Ratu Jodha, “Oh ya? mengapa?” , “Apakah aku boleh membantumu bersiap-siap? sudah beberapa tahun lamanya aku tdak menghabis waktuku bersamamu, dulu ketika terakhir kalinya aku datang ke Amer, kau masih sangat kecil & sekarang, lihat kau telah tumbuh menjadi seorang gadis yg cantik, putri Rajvanshiku” puji Ratu Jodha sambil menyisir rambut Maan Bai, “Tapi tdak ada yg bisa menyaingi kecantikanmu, bibi” puji Maan Bai, Ratu Jodha hanya tersenyum kemudian melihat perhiasan kepala yg bentuknya desain bulu burung merak dimeja rias Maan Bai. “Maan Bai apakah kau sudah bertemu dgn Pangeran Salim? dia juga sudah besar sekarang” ujar Ratu Jodha, “Sebenarnya, aku takut, dia selalu mengejek aku ketika masih kecil dulu jadi aku kira mungkin dia akan melakukan hal itu lagi padaku” , “Waktu itu kan dia masih kecil tapi sekarang dia sudah besar, dia tdak akan melakukan hal itu lagi sekarang, kalaupun dia mengejekmu lagi, katakan saja pada bibi, bibi akan memberinya pelajaran” kata Ratu Jodha sambil mendadani Maan Bai dgn mengepang rambutnya yg panjang, “Jadi, bagaimana kau pendapatmu? apakah dia tampan?” tanya Ratu Jodha penasaran, “Sejak kecil dia sudah tampan, bibi” ujar Maan Bai, “Yg bibi katakan yg sekarang bukan waktu kecil dulu, apakah kau menyukainya?” Ratu Jodha mulai bertanya lebih jauh lagi, sementara itu Maan Bai tampak malu-malu mendengar pertanyaan Ratu Jodha, pipinya langsung bersemu merah & jantungnya berdetak sangat cepat, “Aku akan kembali lagi nanti, bibi” begitu ujar Maan Bai sambil pergi berlari meninggalkan Ratu Jodha, Ratu Jodha hanya tersenyum melihat tingkah keponakannya & dilihatnya lagi perhiasan kepala yg berbentuk bulu burung merak.

Saat itu Maan Bai berlari keluar kehalaman istana, dadanya bergemuruh sangat kencang & tanpa dia sadari ternyata diluar dia melihat Pangeran Salim sedang berlatih tali rantainya sambil bertelanjang dada, Maan Bai sangat senang melihat Pangeran Salim. Ditempat Pangeran Salim berdiri, saat itu Pangeran Salim berlatih sambil ditemani oleh Qutub “Aku harus bertemu dgn gadis itu, Qutub, aku harus meminta maaf padanya, dia pasti sangat terluka” kata Pangeran Salim sambil teringat kembali pertemuannya dgn Anarkali & Pangeran Salimpun tersenyum mengingatnya. Tepat pada saat itu ditempat Maan Bai berdiri yg masih terus terpesona melihat Pangeran Salim yg sedang latihan, Jagat Gosain menghampiri Maan Bai bersama beberapa pelayannya “Maan Bai, apa yg kau lihat?” tanya Jagat Gosain, namun Maan Bai hanya diam saja sambil terus memandangi Pangeran Salim, kemudian Jagat Gosain melihat juga kearah Pangeran Salim “Ooh pemandangan ini memang sangat berharga utk ditonton, dia memang tampan & seorang ksatria” kata Jagat Gosain, sementara itu Aram Bano adik Pangeran Salim yg masih kecil melihat mereka dari belakang “Gadis-gadis ini semuanya hanya memandangi Pangeran Salim saja” bathin Aram Bano.

Dikamar Raja Jalal, saat itu Raja Jalal sedang ngobrol bareng Bhagwandas kakak Ratu Jodha ketika Ratu Jodha datang menemui mereka, kemudian Bhagwandas mohon pamit. Sepeninggal Bhagwandas, Ratu Jodha bertanya ke Raja Jalal, “Kau mau kemana Yg Mulia?” , “Aku diundang kepernikahan suku Tribal, anak perempuan sang raja yg bernama Bela akan menikah, aku akan datang kesana” ujar Raja Jalal, “Ini adalah kebaikkanmu, Yg Mulia, kau adalah Raja India & memberikan banyak penghormatan utk suku Tribal” kata Ratu Jodha, “Mereka telah hidup dihutan tapi mereka juga melindungi Negara kita dgn keberanian mereka, oleh karena itu aku telah membuat pernyataan bahwa mereka bisa menjalankan daerah kekuasaan mereka dgn peraturan mereka sendiri, peraturan kita tdak akan dipaksakan pada mereka” jelas Raja Jalal, “Kau juga harus ikut dgnku, Ratu Jodha” pinta Raja Jalal, “Tdak, Yg Mulia, aku ingin ngobrol-ngobrol sama kakak ipar, kau saja yg pergi lalu kapan kau pulang?” tanya Ratu Jodha, “Kalau tdak ada kau, aku tdak akan tertarik utk berlama-lama disana, aku akan segera pulang” , “Mengapa mereka tdak mengirimkan undangannya ke Agra?” tanya Ratu Jodha, “Pernikahannya terjadi secara tiba-tiba” , “Kalau begitu ajak saja Pangeran Salim kesana, hubungan kalian berdua semakin baik akhir-akhir ini & nanti kau juga akan tahu apakah dia menyukai Maan Bai atau tdak” tepat pada saat itu Aram Bano anak perempuan mereka datang menghampiri mereka “Salam Ayah” Raja Jalal sangat senang sekali melihat Aram Bano datang menemuinya, setelah menjawab salam Aram Bano, Raja Jalal menyuruh anaknya menghampirinya & bermaksud memelukknya tapi Aram Bano segera menghentikan langkahnya & duduk dikursi yg dekat tempat tidur, Raja Jalal bingung melihat tingkah anak perempuan kesaygannya ini “Ada apa ini? apa yg terjadi?” ujar Raja Jalal sambil menghampiri Aram Bano & menggendongnya kemudian didudukkannya ditengah-tengah diantara Ratu Jodha & Raja Jalal, “Aku bisa melihat apa yg tdak bisa ayah lihat” kata Aram Bano, “Oh ya, kalau begitu katakan pada kami, apa itu?” tanya Ratu Jodha, “Aku takut kalau Pangeran Salim dijahati sama orang lain, ibu, aku sudah melihat ada dua orang putri raja yg memperhatikan Pangeran Salim terus, satunya baik yg satunya lagi jahat” Raja Jalal & Ratu Jodha tersenyum mendengarnya, “Lalu siapa yg baik?” tanya Ratu Jodha, “Maan Bai sangat baik, dia kalau berbicara padaku sangat lembut sekali” kata Aram Bano, “Abujaan (ayah) harus menyelesaikan semua ini, atau kalau tdak Pangeran Salim akan dijahati oleh orang lain” Ratu Jodha sangat gemas sekali dgn anak perempuannya ini, Ratu Jodha langsung memeluknya sementara Raja Jalal mencium kening Aram Bano.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 407
Sementara itu Pangeran Salim mencoba mendatangi rumah Anarkali, saat itu Anarkali sedang mendekorasi tembok rumahnya dgn lumpur, “Aku ingin minta maaf atas kelakuan Pangeran Salim” kata Pangeran Salim, Anarkali kaget begitu tau Pangeran Salim datang kerumahnya “Ini adalah kesalahannya mengapa kau yg minta maaf?” , “Tdak bukan dia tapi saudaranya yg mencoba bercanda dgnmu & dia benar-benar telah menegur mereka ketika dia tahu apa yg terjadi sebenarnya” , “Aku tdak akan memaafkannya meskipun dia datang kesini, apakah dia akan datang kesini & membantu aku seperti yg kau lakukan? apakah dia pernah menolong seorang rakyat biasa? dia adalah seorang calon pewaris tahta kerajaan bagaimana dia tahu bahwa seorang rakyat biasa juga mempunyai sebuah hati, aku benci dia!” jelas Anarkali. “Dia adalah temanku tapi dia juga pewaris tahta kerajaan, kita tdak bisa mengatakan sesuatu padanya” , “Aku membencinya” , “Kau membencinya?” , “Aku membenci semua raja-raja & pangerannya, mereka semua itu sama” kata Anarkali geram, Pangeran Salim bertanya-tanya dalam hati bagaimana dia bisa memperbaiki citranya didepan Anarkali, tepat pada saat itu prajurit suku Tribal lewat disamping rumah Anarkali, “Apakah kau pernah mencintai seseorang? seperti Farhan yg mencintai Bella, teman yg seperti apa kau ini? apakah kau tdak tahu?” Anarkali terus nyerocos sementara Pangeran Salim hanya diam membisu “Mengapa Farhan tdak menceritakan semua ini padaku?” Pangeran Salim pura-pura tdak tahu, “Seperti yg aku bilang padamu, aku benci anggota keluarga kerajaan, mereka semua itu sama” , “Aku tdak akan membiarkan semua ini terjadi, aku akan membantu Farhan mendapatkan cintanya, aku akan melakukan semuanya utk mereka, aku janji!” janji Pangeran Salim, “Tapi ini pesta pernikahan kerajaan, apa yg bisa kita lakukan? pernikahan hanya utk kesepakatan & keuntungan disini” , “Sebuah hubungan itu antara dua hati” kata Pangeran Salim, “Apakah kau pernah mencintai seorang putri raja? dia akan menyakiti hatimu utk seorang raja, kalau aku selalu menjauh dari pangeran, mereka semua itu sama saja, dia akan menyakiti hatiku utk seoang putri raja” kata Anarkali, “Kau mengatakan semua ini karena kau tdak pernah bertemu dgn seorang pangeran” kata Pangeran Salim saat itu Anarkali mau naik keatas kursi utk menyelesaikan pekerjaannya tapi tiba-tiba dia terpeleset & terjatuh hingga mengenai Pangeran Salim, untung Pangeran Salim segera memeganginya, merekapun saling memandang satu sama lain & lagu ‘tum se shuru ishq ki dastan’ mulai terdengar, tak lama kemudian mereka tersadar & merenggangkan pelukan mereka “Maafkan aku, aku mengotori bajumu, aku akan mencucinya” , “Tdak usah tdak apa-apa, aku harus pergi” kata Pangeran Salim, “Kau mau pergi ke Pangeran Salim? katakan padanya bahwa aku tdak bisa menerima permintaan maafnya, maafkan aku” ujar Anarkali, “Tdak, pertama aku akan pergi ke Farhan, dia lebih membutuhkan aku” , “Perkiraanmu benar, jika kau membutuhkan aku utk soal ini, kau bisa memanggil aku” kata Anarkali, “Tentu saja & aku janji aku akan membuat Bela & Farhan bersatu, bahkan jika aku melakukan sesuatu utk mereka” kemudian Pangeran Salim berpamitan & pergi meninggalkan Anarkali, “Dia memang orang yg baik & bukan seorang pangeran tapi hanya seorang prajurit biasa” ujar Anarkali. Sinopsis Jodha Akbar Episode 407
Sinopsis Jodha Akbar Episode 407
Sementara itu diistana Amer, Ratu Jodha kembali menemui Raja Jalal yg baru selesai berdandan, Ratu Jodha membawakan kepingan-kepingan emas sebagai hadiah utk raja Tribal yg mau menikahkan anak perempuannya “Yg Mulia, aku bawakan emas-emas ini utk pengantin perempuan” , “Mereka sudah kaya dgn hasil tambang emas mereka, Ratu Jodha” , “Ini bukan tentang emasnya tapi perhatian kita dibalik hadiah ini” jelas Ratu Jodha, “Lalu mana Pangeran Salim?” , “Aku juga tdak tahu, dia telah melarikan diri dari pernikahan, maka diapun tdak ingin pergi kesetiap pesta pernikahan” kata Ratu Jodha, “Aku dulu menikah pada usia 9 tahun, aku juga tdak tahu apa itu pernikahan, ketika kau datang dalam kehidupanku, aku baru tau apa itu artinya sebuah hubungan pernikahan, oleh karena itu aku ingin mengajak Pangeran Salim jadi dia bisa melihat bagaimana sebuah pernikahan itu terjadi, semua orang merayakan hubungan kedua pasangan ini” jelas Raja Jalal, “Sudah lupakan saja, kau kan mempunyai banyak istri, Yg Mulia” ujar Ratu Jodha sambil membenahi baju Raja Jalal, “Ini masalahnya, semua orang berfikir kalau kehidupan seorang raja itu menyenangkan karena dia mempunyai banyak istri tapi coba tanyakan padaku, bagaimana caranya mengurusi semua istri tersebut?” dari arah belakang Ratu Jodha memukul bahu Raja Jalal, “Lihat, aku adalah Raja Jalalludin Muhammad Akbar seorang raja yg bisa memukul semua musuh musuhnya tapi langsung menyerah ketika dipukul oleh istrinya sendiri” Ratu Jodha tertawa mendengarnya sedangkan Raja Jalal tersenyum bahagia
Sinopsis Jodha Akbar Episode 407
Semakin menarik nih, apakah yang akan dilakukan pangeran salim untuk menyelamatkan farhan sahabatnya dan bagaimana jika anarkali tahu bahwa yang ditemuinya itu adalah pangeran salim, yuk langsung saja simak kelanjutan cerita serunya di Sinopsis Jodha Akbar Episode 408
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top