Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77

Masterkids SEO - Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Ashoka Samrat Episode 76! kali ini admin bagikan lagi episode 77 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 juli 2015. Berikut Kisah selanjutnya Ashoka Samrat!
Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77

Dharma mencari Ashoka hingga kepasar. Dia mendengar orang-orang sedang memuji Pangeran Sushima. Dharma mendekati mereka & bertanya tentang Ashoka. Mereka berkata kalau Ashoka mungkin ada disekolah. Dharma mencarinya sambil berguman cemas, "Ashoka, dia pasti sedih setelah kalah dalam kompetisi ini. Aku harus menemukannya."  Dharma pergi kesekolah, utk mencari Ashoka. Vasu & Subaho sedang berjalan bersama sambil berbincang-bincang, Dharma menghampiri mereka & bertanya tentang Ashoka. Subaho berkata, "saat aku tersesat aku melihat Ashoka membawa pedang & dia sedang berlari menuju garis finish tapi kemudian Pangeran Sushima diumumkan sebagai pemenang. Pangeran Sushima pasti telah mencuranginya.” Mendengar itu, Dharma semakin cemas saja, dia bertekad utk menemukan Ashoka. Dia melihat prajurit & bertanya padanya tentang Ashoka. Prajurit balik bertanya, "anak yg kalah dalam kompetisi itu?" Dharma menjelaskan, "anak yg berjuang dgn berani, yg tegas & yg tdak curang dalam kompetisi” Prajurit memberitahu kalau semua orang sedang pergi keistana, "pergilah kesana, mungkin kau akan menemukannya." Dharma menurut.

Diruang sidang, perdana menteri berkata pada Bindu bahwa Pangeran Sushima telah membuktikan diri sebagai pejuang sejati, "dan tdak satupun yg bisa menandinginya, maka dia harus diumumkan sebagai ahli waris." Pangeran Siamak yg mendengar ucapan perdana menteri terlihat binggung, dia berpikir, "bagaimana caranya memberitahu mereka semua kalau Pangeran Sushima telah berbuat curang, dia tdak bisa menjadi pejuang hebat tapi tak seorangpun akan percaya padaku." Dharma tiba diruang sidang. Bindu menanyakan pendapat Chanakya, tapi chanakya tdak bisa mengatakan apa-apa. Bindu kemudian memutuskan kalau kini bukan saatnya utk berpikir, "Pangeran Sushima telah membuktikan dirinya. Ini saatnya utk mengambil keputusan. Aku putra Chandragupta Maurya mengumumkan Pangeran Sushima sebagai pewarisku." Semua orang tertegun. Sebagian gembira sebagian berduka. Bindu berkata lagi, "aku harap dia akan membuat magadha menjadi lebih kuat. Besok adalah hari yg baik, aku secara resmi akan menjadikan Pangeran Sushima sebagai pewaris besok. Utk hari ini, cukup sampai disini." Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77
Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77

Ashoka tiba-tiba muncul & menyela, "tunggu Samrat!" Semua orang menoleh kearah Ashoka. Pangeran Sushima terkejut & cemas.  Ashoka melangkah mendekat. Pangeran Sushima terlihat gentar, "bagaimana kalau Ashoka mengatakan yg sebenarnya?" Ashoka tiba disamping Pangeran Sushima. Dia berkata, "sebelum anda mengakhiri pertemuan hari ini, aku ingin mengatakan sesuatu yg berhubungan dgn kompetisi.” Bindu menyela, "aku tahu!" Semua orang terkejut & heran. Ashoka terkejut senang, "anda tahu?" Bindu berkata, "teman sejati adalah yg tahu apa yg dipikirkan temannya tanpa diberitahu. Benar, kau telah memenangkan kompetisi dalam arti lain. Tanpa latihan & persiapan kau ikut kompetisi. Bagiku kau telah menang sejak hari itu. & kemudian kau mencapai bagian akhir kompetisi. Kau menang tapi pada posisi kedua.” Ashoka mengatakan kalau dirinya seharusnya berada pada posisi pertama. Bindu menyahut, "tdak penting siapa yg kalah & siapa yg menang. yg penting adalah bagaimana kita belajar & menjadi suri tauladan. Dan dalam kasus ini kau lebih unggul dari Pangeran Sushima. Tdak ada keraguan kalau Pangeran Sushima yg menang tapi yg mengejutkan kau dapat mencapai putaran terakhir. kau harus bangga karena dirimu menang dari siswa yg lain & menjadi pemenang kedua karena Pangeran Sushima pemenang pertama. Dia telah menjadi pemenang selama 2 tahun berturut-turut. Dia pejuang sejati. tak ada seorangpun yg bisa menandinginya. Dia pewaris tahta Magadha. Lihatlah kemenangan dalam kekalahanmu."

Ashoka sedih mendengar kata-mata Bindusara. Pangeran Sushima menyerigai lega. Ashoka teringat bagaimana Pangeran Sushima telah memperingatkan dirinya bahwa tdak akan ada orang yg mempercayainya. Bindu mengatakan kalau Pangeran Sushima telah menetapkan record, "dimasa depan siswa harus memecahkan record Pangeran Sushima utk bisa disebut pejuang sejati. Ini adalah yg membanggakan bagi seorang ayah. Dia juga telah membuat kakek & gurunya bangga. & besok, Pangeran Sushima secara resmi akan disebut sebagai pewaris & aku menghargaimu karena penampilan hebatmu dikomeptisi” Bindu kemudian mengatakan kalau cukup segitu utk hari ini. tanpa menoleh lagi, dia pun pergi. Ashoka terluka & sedih.

Dgn sedih Ashoka meninggalkan istana. Dharma mengejarnya. Dia mencoba utk menghentikan Ashoka tapi dia melihat Khurasa datang, Dharma segera bersembunyyi. Begitu Khurasa pergi, Dharma keluar utk mencari Ashoka, tapi Ashoka sudah pergi. Drupat datang menghampiri Dharma & mengajaknya pergi. Dharma menurut, dia melangkah mengikuti Drupat tapi matanya masih mencari-cari Ashoka.

Chanakya sedang menginterogasi Vrahmir. Chanakya meminta vrahmir mengatakan kebenaran yg masuk akal. Vrahmir mengatakan kalau kebenaran itu lurus maka akan sangat mudah dikatakan, "tapi ini tdak. Aku tdak bisa tdak menghormati kebenaran dgn mengatakannya setengah, makanya aku tdak mengatakan yg benar." Chanakya meminta Vrahmir mengatakannya secara langsung & jelas. Vrahmir menjawab, "seseotrang tdak boleh terlalu lurus dalam hidup, aku telah belajar banyak darimu." Chanakya menyahut, "seseorang yg tdak punya kepandaian, tdak akan bisa belajar apapun meskipun dari sebuah buku. Orang seperi itu bagaikan orang buta” Chanakya kemudian memyuruh prajurit membawa pergi Vrahmir & memasukannya kembali dalam penjara.  Iswari bertanya dgn heran, "tapi achari dia belum mengatakan yg sebenarnya." Chanakya berkata, "sekap dia dalam penjara. Sampai dia frustasi maka dia akan menjawab semuanya." Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77

Dharma datang ke mandir & berdoa. kata Dharma, "hei Iswar, bagaimana anda dapat mengabaikan segalanya. Anakku tdak melakukan apa-apa tapi dia sedang dihukum. Dia begitu terluka sehingga tak mau menemuiku. Aku hanya ingin mengatakan padanya bahwa aku tdak kecewa padanya. Bagiku dia adalah pemenangnya." Ashoka sedang berjalan menuju kemandir sambil berpikir, "bagaimana aku bisa menenui ibuku kalau aku telah mengecewakannya? Aku tak bisa melihat matanya” Di mandir Dharma memohon pada dewa agar menunjukan Ashoka jalan. Setelah berdoa, Dharma segera meninggalkan mandir.  Dari arah yg lain Ashoka muncul. Dia berdiri didepan dewa & mengeluh, "tuhan, ibuku mengatakan tdak ada hal buruk terjadi pada orang baik” Ashoka menangis. 
Sinopsis Ashoka Samrat Episode 77

Chanakya muncul & berdiri dibelakangnya. Dia mendengarkan apa yg dikatakan Ashoka tanpa diketahui Ashoka. kata Ashoka, "aku sudah akan menang. AKu sudah mendapatkan pedangnya & akan pergi kegaris finish ketika aku melihat Pangeran Sushima dalam bahaya. Aku tinggalkan pedangku & menolongnya. Aku menyelamatkan nyawanya dari serangan harimau karena ibu ingin aku menjadi seperti itu. tapi dia menipuku. Dia mengambil pedang & pergi kegaris finish. Kau menyaksikan semuanya lalu bagaimana kau bisa menjadikan dia sebagai pewaris? Ibu menentangnya tapi dia memberkati aku & aku tdak bisa tdak menghormati restunya. Aku tdak bisa menjadi pejuang  sehingga dia tdak akan bisa memelukku dgn bangga. Aku berhak mendapat hukuman. Dan hukuman yg tepat bagiku adalah aku harus tinggal jauh dari ibuku.” Mendengar kesedihan Ashoka, Chanakya jadi ikut sedih. tapi dia telah mendengar semuanya & tahu apa yg harus dilakukannya utk menyelamatkan magadha dari orang yg salah.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top