Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 533

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 533, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 532! kali ini admin bagikan lagi episode 533yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada juni 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 533

Keesokan harinya, tamu Raja Jalal yakni raja Multan memasuki istana, Raja Jalal menyambut kedatangannya. Dari atas balkon, Murad melihat penyambutan tamu Raja Jalal ini dgn tatapan kebencian, Shahabudin menghampiri Murad & kembali meracuni pikiran Murad dgn pura-pura sedih melihat kondisi Murad “Pangeran, aku bisa melihat bahwa Kau sedang terluka saat ini” ujar Shahabudin sedih “Hanya Kau yg bisa mengerti aku, penderitaanku”, “Penderitaanmu akan segera berakhir, pangeran, aku akan menemukan cara & secepat mungkin tahta itu akan menjadi milikmu, pangeran” tanpa mereka sadari rupanya Abu Fazal & Rahim mendengarkan semua pembicaraan mereka dari bawah balkon, tak lama kemudian Shahabudin berlalu dari sana meninggalkan Murad. Sementara itu Abu Fazal & Rahim mencoba mencegah Shahabudin, mereka berpapasan ditangga “Shahabudin, bagaimana kabarmu?” Abu Fazal pura-pura menyapa Shahabudin “Aku baik-baik saja, aku saat ini sedang terburu-buru pulang kerumah, maaf, aku harus pulang dulu” Shahabudin kaget ketika dicegat oleh Rahim & Abu Fazal “Sebentar saja, Shahabudin, kami ingin bicara sebentar saja, setelah itu Kau bisa pulang kerumah” Shahabudin semakin panik “Ayooo, ikutlah dgn kami” akhirnya Shahabudin pasrah menuruti kemauan Rahim & Abu Fazal & mengikutinya pergi.

Dikamar Ratu Jodha, Ratu Jodha sedang merenung sedih didepan meja riasnya, Moti sedang membantunya berdandan, tak lama kemudian Laboni datang menghampirinya, Ratu Jodha langsung merasa gelisah begitu melihat kemunculan Laboni, Laboni duduk tepat didepan Ratu Jodha seraya berkata “Kau ini terlihat cantik, sebentar lagi akan malam, pasti akan menyenangkan” ujar Laboni sambil memegang dagu Ratu Jodha “Ratu Jodha, Kau ini telah berubah, kebiasaanmu telah berubah” Moti terlihat cemas memikirkan majikannya ini “Iya, aku tahu, Moti” ujar Ratu Jodha sedih penuh dgn nada penyesalan “Ketika Kau mengetahui ini semua, mengapa Kau melakukan semua ini, Ratu Jodha?” Laboni menatap Moti dgn perasaan tdak suka & marah, Laboni segera merasuki tubuh Ratu Jodha & membentak Moti “Siapa Kau yg berani beraninya mengatakan semua ini padaku?” Moti kaget ketika tiba -tiba perangai Ratu Jodha berubah kembali dgn membentaknya “Diam Kau! Aku harus segera pergi kepesta kerajaan, bantu aku berdandan, aku sudah lapar!” Moti panik & gugup membantu Ratu Jodha berdandan sehingga belum juga Moti mengenakan gelang ditangan Ratu Jodha, Ratu Jodha sudah tdak sabar & menepis tangan Moti lalu segera meninggalkannya begitu saja dgn muka cemberut “Ratu Jodha, jangan pergi dulu, Kau ini belum selesai” namun Ratu Jodha tdak menggubrisnya “Sepertinya ada yg tdak beres pada diri Ratu Jodha, sepertinya Ratu Jodha sedang kerasukan arwah setan” Moti merasa semakin cemas & gelisah. Sinopsis Jodha Akbar Episode 533

Ratu Jodha memasuki ruangan pesta, saat itu Raja Jalal sedang bersama tamu-tamunya disebuah meja makan menyambut para tamunya, Duta besar dari kerajaan Inggris menyapa Ratu Jodha dgn bahasa inggris namun Ratu Jodha hanya membalasnya dgn mengucapkan “Salam” dgn sikap angkuhnya “Ratu Jodha, Kau kan tahu bahasa mereka maka lebih baik balaslah ucapannya dgn bahasa mereka juga” Ratu Jodha panik & tegang karena Laboni yg merasuki tubuh Ratu Jodha tdak bisa menggunakan bahasa inggris “Aku menghormati bahasanya makanya aku mempelajarinya tapi mereka saat ini sedang melakukan bisnis dgn kita maka seharusnya mereka mempelajari bahasa kita & ritual kita juga” ujar Ratu Jodha angkuh “Pemikiran yg bagus, Ratu Jodha” ujar Raja Jalal bangga. Tak lama kemudian makanan mulai disajikan dimeja makan, Raja Jalal menyilahkan para tamunya utk menikmati makanan tersebut, sementara para ratu ada diruangan sebelah terpisah oleh tirai tipis. Ratu Jodha duduk bersama para ratu yg lain, dilihatnya makanan yg ada dimeja para ratu bukanlah makanan yg disukainya, sementara itu dilihatnya dimeja para pria ada semangkok daging kesukaannya, tanpa pikir panjang, Ratu Jodha segera keluar dari ruang makan para ratu & masuk keruang para pria sambil menatap daging tersebut seperti orang kelaparan, semua orang merasa bingung ketika Ratu Jodha masuk kedalam ruang makan para pria, semua orang segera berdiri & Ratu Jodha segera duduk disebelah Raja Jalal, Ratu Jodha mencium aroma daging tersebut seperti orang kesurupan & mulai menyantap daging itu dgn lahap, cara makan Ratu Jodha benar-benar memalukan, tdak ada sopan santunnya sama sekali, semua orang disana merasa terkejut melihat perangai Ratu Jodha, Raja Jalal juga sangat malu melihat kelakuan istrinya yg aneh didepan para tamunya.

Dikamar Ratu Jodha, Ratu Jodha sedang terbaring diranjangnya sambil menyeringai senang karena kekenyangan & memainkan rambutnya yg panjang, tepat pada saat itu Raja Jalal memasuki kamarnya & berteriak padanya “Ratu Jodha!” Ratu Jodha kaget & segera terbangun “Yang Mulia, aku telah menunggu Kau” ujar Ratu Jodha manja “Ratu Jodha, apa yg Kau lakukan tadi itu tdak baik! Kau telah memasuki ruang makan pria & caramu makan tadi sangatlah memalukan!” Raja Jalal mulai marah ke Ratu Jodha “Aku tadi sangat lapar jadi aku datang keruang makan pria utk makan” Ratu Jodha berusaha membela diri dgn gayanya yg manja “Kau kan seharusnya bisa memintanya, lalu mulai kapan Kau makan daging?” Raja Jalal merasa heran dgn keanehan Ratu Jodha karena Ratu Jodha adalah seorang vegetarian alias selama hidupnya tdak pernah memakan daging “Maafkan aku, yg Mulia, aku lupa, sudahlah lupakan saja, ayo sini duduk disebelahku” Ratu Jodha berusaha membujuk Raja Jalal “Apa yg dikatakan oleh orang-orang itu benar, Kau memang telah berubah, jika ada suatu masalah, Kau bisa menceritakannya padaku, ada apa Ratu Jodha? Apa yg terjadi dgn Kau?” Raja Jalal merasa semakin penasaran “Aku hanya mencintaimu, yg Mulia, aku ingin dalam pelukkanmu, aku hanya menunggu Kau, ayooolah sini” Ratu Jodha berusaha kembali membujuk Raja Jalal utk duduk ditepi ranjang “Kau tdak membutuhkan aku tapi Kau itu membutuhkan istirahat, istirahatlah, mungkin dgn seperti itu maka Kau akan segera membaik” ujar Raja Jalal sambil menolak tangan Ratu Jodha & pergi begitu saja meninggalkan Ratu Jodha sendirian, Ratu Jodha marah ketika Raja Jalal menolak ajakannya “Aaarrrhhhhgggggg!!!! Memangnya kenapa? Apa yg terjadi dgn melihat aku makan daging?” Ratu Jodha marah pada dirinya sendiri, tiba -tiba Ratu Jodha tertawa cekikikan “Tapi itu memang makanan yg enak & ketika Raja Jalal menjauh dari aku, maka dia akan menjadi suamiku selamanya” ujar Ratu Jodha sambil ketawa cekikikan. Sinopsis Jodha Akbar Episode 533

Diruang keluarga, Raja Jalal sedang ngobrol dgn Ibu Ratu Hamida, Ratu Salima & Ratu Ruqayah “Ibu, aku tdak mengerti apa yg terjadi dgn Ratu Jodha?” Raja Jalal masih merasa heran dgn perangai Ratu Jodha yg aneh “Kita seharusnya bertanya pada Moti, karena Moti yg banyak menghabiskan waktunya bersama Ratu Jodha” tak lama kemudian Moti datang menemui mereka “Moti, apakah ada yg terjadi dgn Ratu Jodha?” Moti bingung & cemas “Aku sendiri juga tdak tahu, yg Mulia, tapi dia berbuat seperti ini sepertinya dia itu bukan Ratu Jodha yg aku kenal selama ini, dia mulai membentakku, dia juga menghisap hookkah & memakan daging juga, ini sepertinya ada arwah lain yg merasuki tubuhnya pada malam hari & itu bukan Ratu Jodha” semua orang yg mendengarnya terkejut “Aku mempunyai orang pintar yg terkenal namanya Gul Rung, dia pasti mempunyai solusi utk semua permasalahan ini” Raja Jalal heran & tdak percaya dgn semua ini “Ratu Jodha itu orang yg sangat mulia & wanita yg tangguh yg aku kenal, bagaimana bisa dia kerasukan arwah setan?”, “Itu juga bisa terjadi padamu, Raja Jalal, jadi kita harus hati-hati sekarang” Ibu Ratu Hamida mencoba menyakinkan Raja Jalal “Meskipun aku tdak percaya pada apa yg ibu katakan tapi bisa kita coba”, “Yang Mulia, melihat perilaku Ratu Jodha yg aneh itu, aku rasa itu adalah benar” sela Ratu Salima “Baiklah, panggil Gul Rung sekarang” ujar Raja Jalal, Ibu Ratu Hamida segera memerintahkan pelayannya utk memanggil Gul Rung, tak lama kemudian Gul Rung menemui mereka, Gul Rung melihat kesana & kesini, melihat kesekitar ruangan seperti merasakan sesuatu yg aneh “Gul Rung, aku telah banyak mendengar tentang kemampuannmu, aku merasa ada seseorang telah merasuki tubuh Ratu Jodha, beberapa hari ini dia telah berperilaku sangat aneh” Gul Rung mendengarkan penjelasan Ibu Ratu Hamida sambil memperhatikan sekitar ruangan “Itu bisa dgn mudah dideteksi, ibu Suri Ibu Ratu Hamida” Gul Rung kemudian mulai membaca ayat-ayat suci & berkata “Yang Mulia, diistana ini ada arwah setan yg bergentayangan” semua orang terkejut “Saya bisa merasakan keberadaannya”, “Apakah Kau yakin?” Raja Jalal masih tdak pecaya dgn hal ini “Saya ingin bertemu langsung dgn Ratu Jodha, yg Mulia” ujar Gul Rung

Dikamar Ratu Jodha, Ratu Jodha sedang terbaring diranjangnya, sementara salah satu pelayannya sedang memijat kaki Ratu Jodha ketika Ibu Ratu Hamida & Gul Rung menemuinya “Ratu Jodha, kenalkan dia ini kerabat ibu, namanya bibi Gul Rung, ibu ingin mengenalkannya padamu” Ratu Jodha hanya tersenyum melihat kehadiran ibu mertuanya dgn seorang perempuan setengah baya “Ibu tinggal dulu ya, kalian ngobrol-ngobrol dulu” Ibu Ratu Hamida segera meninggalkan Gul Rung & Ratu Jodha, Gul Rung bisa melihat keanehan pada diri Ratu Jodha, Gul Rung segera duduk disamping Ratu Jodha seraya berkata “Bolehkan aku melihat tanganmu?” Ratu Jodha memberikan tangannya ke Gul Rung, Gul Rung memperhatikan telapak tangan kiri Ratu Jodha, sementara itu Raja Jalal, Ratu Ruqayah, Ratu Salima, Ibu Ratu Hamida & Moti memperhatikan Ratu Jodha dari luar melalui sebuah celah dgn perasaan was was & cemas.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 533

Gul Rung segera mengucapkan ayat-ayat suci ke arah Ratu Jodha, Ratu Jodha mulai merasa gelisah seraya berkata “Kau mau menyakiti aku? Lepaskan tanganku!” namun Gul Rung tetap mengucapkan ayat-ayat suci “Apa yg Kau pikirkan? Apakah Kau kira aku ini bodoh? Aku bukan Ratu Jodha!” Gul Rung terus menatap Ratu Jodha sambil terus mengucapkan ayat-ayat suci, Ratu Jodha tertawa cekikikan seraya berkata “Apakah Kau kira Kau bisa mengalahkan aku? Aku akan menunjukkan padamu kekuatanku sekarang!” Ratu Jodha langsung melempar Gul Rung ke lantai, Gul Rung bangun lagi & terus mengucapkan ayat-ayat suci kearah Ratu Jodha, Ratu Jodha turun dari ranjang dgn wajahnya yg menyeramkan & merangkak mengikuti kemana Gul Rung berjalan & tak lama kemudian Ratu Jodha segera mencekik Gul Rung & mengangkatnya keatas, semua orang yg melihat dari luas terkejut & cemas “Aku adalah Laboni! Namaku Laboni! Tdaklah baik mempermainkan Laboni!” ujar Ratu Jodha dgn suara menyeramkan, Gul Rung tdak berdaya karena terkecik lehernya, sementara itu diluar ruangan Raja Jalal panik & hendak menolong Ratu Jodha

“Aku harus masuk kedalam, Ratu Jodha sedang berada dalam masalah, arwah Laboni telah merasuki tubuhnya” Ratu Ruqayah segera menghentikan Raja Jalal “Jangan Raja Jalal, saat ini keadaannya sangat berbahaya” Ratu Ruqayah ketakutan begitu pula Ibu Ratu Hamida, Ratu Salima & Moti namun Raja Jalal tetap bersikeras akan masuk & menemui Ratu Jodha. Saat itu Gul Rung dihempaskan Ratu Jodha ke lantai dgn keras hingga tdak sadarkan diri “Dia datang kesini bermaksud mempermainkan aku, rasakan akibatnya!” Ratu Jodha menatap Gul Rung yg terkapar dilantai dgn darah mengalir melalui mulutnya “Ratu Jodha!” panggilan Raja Jalal membuat Ratu Jodha panik & segera berbalik kearah Raja Jalal dgn wajah ketakutan “Yang Mulia, aku tdak tahu apa yg terjadi pada perempuan ini, tadi dia sedang ngobrol dgnku lalu kemudian dia terjatuh & pingsan seperti itu” Raja Jalal pura-pura tdak mengetahui apa Ratu Jodha perbuat “Mungkin dia terkena serangan jantung, yg Mulia”, “Iya, bisa jadi mungkin seperti itu” Raja Jalal segera memanggil pelayannya utk mengangkat tubuh Gul Rung, para pelayan segera datang & mengangkat tubuh Gul Rung “Aku harus membebaskan Ratu Jodha dari cengkramana arwah setan ini” bathin Raja Jalal dalam hati dgn perasaan was was.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top