Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 521

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 521, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 520! kali ini admin bagikan postingan lagi yang akan menceritakan LATAR BELAKANG SEJARAH NENEK MOYANG DINASTI MUGHAL yang admin kutip dari Bunda VIVI KEMBANG TANJOENG karena ternyata episode 521 yang admin kutip yang sekarang adalah episode 524 di zeetv nya.. jadi 3 postingan selanjutnya akan bercerita tentang silsilah jodha akbar ya sobat. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!

LATAR BELAKANG SEJARAH NENEK MOYANG DINASTI MUGHAL - VIVI KEMBANG TANJOENG

Tulisan ini saya buat dari hasil rangkuman sumber informasi yg saya peroleh dari Wikipedia, Britannica Encyclopedia juga dari tulisan Abhay Hg diBlog MARIAM UZ ZAMANI, ditambahkan dengan secuil ulasan saya pribadi. Link Blog MARIAM UZ ZAMANI http://mariam-uz-zamani.blogspot.in/2015/04/jodha-akbar-shah-i-iran-track-part1-update.html & http://mariam-uz-zamani.blogspot.in/2015/04/jodha-akbar-shah-iran-track-pt2-infallibility-decree.html

Seperti kita ketahui 2 episode terbaru yg tayg di Zee Tv India menyinggung nama Shah Iran. Tentunya banyak dari kita termasuk saya sendiri bertanya-tanya apa hubungannya Kerajaan Mughal & Kerajaan Iran? Kenapa mereka harus mendikte urusan dlm negeri Mughal? Utk ini kita harus melihat jauh kebelakang & mencari tahu sejarah nenek moyg Raja Jalaluddin Muhammad Akbar. Jalinan hubungan erat kaum Safavid Iran & Timurid Mughal terbentuk jauh sejak abad ke 14.

Menurut yg saya baca ditulisan Abhay Blog MARIAM UZ ZAMANI Shah Iran memang pernah mengirimkan surat ke Raja Jalal pada tahun 1562 akan tetapi isinya tdak diketahui sampai sekarang. Surat itu tdak dijawab sama sekali oleh Raja Jalal. Jika kita lihat ke sejarah Mughal pada tahun yg sama Raja Jalal memulai kebijakan politiknya yg lebih "halus" dengan membangun persekutuan dengan Kerajaan Amer sebagai contohnya. Ia menikahi Harkai Bai/Her Kunwari putri tertua Raja Bharmal.  Jadi memang awal pernikahan Raja Jalal dengan MARIAM UZ ZAMANI adalah alasan politik. Kita tahu bahwa kakak-kakak MARIAM UZ ZAMANI kalah dlm pertempuran melawan Sharifuddin & dijadikan tawanan. Sebagai gantinya Raja Jalal menikah dengan Harkai Bai/Her Kunwari & kemduain ketiga Kakak lelakinya pun dibebaskan. Semenjak itu Mann Singh & ayahnya Bhagwan Das menjadi bagian penting dari pemerintahan Kekaisaran Mughal. Mereka setia sampai mati kepada Raja Jalal & banyak berjasa dlm berbagai peperangan. Pada tahun 1570 Shah Iran Tahmasp I, kembali melaygkan surat sebanyak 2 kali ke Raja Jalal. Salah satu surat itu berisi tentang desakan Shah Iran agar Raja Jalal menunjuk salah seorang dari bangsawan Iran utk duduk dlm pemerintahan Kekaisaran Mughal. Shah Iran dlm hal ini bertindak seperti seorang "Kakak Tertua" yg sarannya wajib didengar. Raja Jalal kita ketahui keras kepala & tdak pernah mau tunduk kepada siapa pun. Apalagi dimasa itu Iran tdak memiliki kekuasaan apa pun ditanah Hindustan. Shah Iran Tahmasp I wafat di tahun 1576. & digantikan oleh putra nya yg bergelar Shah Iran Shah Ismail II. Shah Iran yg baru ini pro-sunni. Akhirnya ia pun meninggal karena diracun oleh kaum pendukung Shiah (1577). Sinopsis Jodha Akbar Episode 521

Pada tahun 1579 dengan bantuan ide genius Sheikh Mubarak, ayahnya Abu Fazl, Raja Jalal sang Jagoan Diplomasi merancang semacam dokumen formal yg ditanda tangani oleh para ulama Muslim Mughal. Isinya menunjuk Akbar sebagai satu-satunya otoritas yg berhak membuat keputusan atas segala perkara perselisihan menygkut masalah keagamaan & perdata. Raja Jalal disebut sebagai Iman-i-Adil yaitu orang yg adil bijaksana, yg berhak menginterpretasikan pasal-pasal menygkut Hukum Islam dikerajaannya. Disurat keputusan itu Raja Jalal juga disebut sebagai "Gazi Slayer" yg jika diartikan secara harafiah sama dengan pemusnah kaum kafir. Padahal dlm kenyataannya semua kebijakan yg dibuat Raja Jalal justru sebagai penengah yg penuh toleransi. Raja Jalal juga kemudian diberi gelar Khalifah-ul-Zaman yg artinya sama dengan MARIAM UZ ZAMANI tetapi dlm bentuk gender laki-laki. Tindakan politis yg diambil Raja Jalal ini sebenarnya bagaikan peribahasa yg kita kenal "Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui" berarti Raja Jalal dengan satu tindakan bisa menyelesaikan 3 masalah sekaligus. No. 1 Keinginan Raja Jalal segera lepas dari pengaruh Iran (masa Shah Iran Mohammad Shah yg pro Shiah) karena ia sudah muak pada Iran & dianggapnya sudah melewari batas ambang kesabarannya. No. 2 Lepas dari pengaruh Ottoman (Islam Sunni) yg saat itu sudah mulai memudar kekuatannya di Eropa. No. 3 Lepas dari masalah di dlm negeri dengan menekan rongrongan kaum Hindu Ortodox. Semua ini dilakukannya lewat cara yg bukan perlawanan frontal adu otot tetapi lewat kecerdikan diplomasi. Raja Jalal benar-benar seorang "Jagoan Diplomasi" sejati atau kalau istilah bahasa Inggrisnya "smooth opetaror" Kita lihat saja nanti skenario mana yg akan diambil oleh para penulis drama Tv Jodha Akbar. Brute force alias adu otot lewat perang atau the power of master mind alias permainan kecerdikan kata-kata diplomasi. Tampaknya setelah menonton episode 476 Raja Jalal akan cenderung memakai kecerdikan permainan kata-kata.
Lukisan Timur yg mengalahkan Sultan Delhi (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng

Peta Dinasti Timur diambil dari wikipedia
Vivi Kembang Tanjoeng

TIMUR (Tamerlane)
Beberapa waktu lalu saya pernah menyisipkan catatan dlm recap Jodha Akbar tentang kakek moyg Raja Jalaluddin Muhammad Akbar yg bernama Timur (Tamerlane). Timur lahir di Transxoiana di selatan Samarkand, wilayah yg sekarang kita kenal dengan Uzbekistan. Jika anda buka peta dunia letaknya jauh di wilayah Eropa Timur sekarang. Nah kan belum apa-apa kita sudah harus kembali ke pelajaran Geography & sejarah dunia jadul di SD. Uzbekistandi masa kini  adalah sebuah negara bekas protektorat Uni Soviet. Timur adalah seorang Muslim Sunni yg memiliki darah keturunan suku Barla (campuran kaum Turki-Mongol). Sejak tahun 1360 namanya mulai dikenal sebagai pemimpin militer yg tangguh diantara komandan-komandan militer Samarkand lainnya, Dimasa itu hampir semua panglima perang di Samarkand adalah keturunan Turki. Keberhasilannya di medan perang & membantu memperluas wilayah kekuasaan Uzbekistan sampai dengan Barat, Selatan & Asia Tengah,menjadikannya seorang Penguasa Muslim yg ditakuti. Wilayah-wilayah yg dahulu dikenal sebagai Anatolia (sekarang dikenal dengan nama Yunani), Turki (yg belakangan dikuasai Ottoman), Iran (yg dikuasai kaum Safavid), Pegunungan Kaukasus (di barat Laut Kaspia), Mesopotamia (sekarang dikenal sebagai Irak), Afghanistan, sebagian besar Asia Tengah, Punjab yg di wilayah bagian Pakistan,Siria, Hindustan (sekarang India), yg di annex oleh Timur akhirnya dijadikan bagian dari Kerajaan Timurid. Raja Timur wafat di tahun 1405 & kerajaannya pun mulai kehilangan kendali diwilayah2 tersebut. Cucunya yg bernama bernama Shahrukh Mirza kemudian berhasil mendapatkan kembali sebagian besar wilayah tersebut. Di jaman Shahrukh Mirza kesenian & sastra berkembang pesat karena Shahrukh Mirza memiliki minat besar terhadap seni.  Sebagai penguasa Samarkand Shahrukh Mirzadisegani oleh dunia Islam. Ia wafat di tahun 1448. Vivi Kembang Tanjoeng   
Lukisan sketsa Timur (Tamerlane) diambil dari wikipedia
Vivi Kembang Tanjoeng

Para Pangeran keturunan Timur saling berperang memperebutkan wilayah-wilayah kekuasaan peninggalan Sharukh Mirza. Akibatnya kedaulatan kerajaan pun porak poranda. Pertikaian yg tak kunjung habisnya diantara mereka sendiri memberi peluang bagi wilayah-wilayah seperti Uzbek, Iran (Safavid) & Turki (Ottoman) utk memisahkan diri. Jadilah Kerajaan Mughal yg ditinggalkan Shahrukh Mirza terhimpitoleh Uzbekistan yg memiliki wilayah sampai Asia Tengah. Bangsa Uzbekistan saat itu adalah Muslim Sunni. Lalu ada Iran (yg dimasa itu dikuasai kaum Safavid) yg Muslim Shiah (Shiite).  Lalu kemudianTurki (Ottoman) yg juga Muslim Sunni.                                                     

Ada 2  kekuatan dlm geopolitik yg saling bertentangan yaitu Uzbekistan yg Sunni berhadapan dengan Iran (Safaavid) yg Shiah. Sedangkan pada masa itu kaum Safavid di Iran sendiri sedang mengalami masalah internal, yaitu konflik sektarian. Dlm konflik internal Iran ini kaum Shiite (Shiah) menekan habis mereka yg tdak mau menerima ajaran nya. Inilah yg menjadi faktor utama mengapa Raja Raja Jalaluddin Muhammad Akbar (Raja Jalal) tdak begitu menyukai Iran.  Sementara itu tanpa disadari kekuatan ke 3 mulai muncul dlm scenario ini. Kekuatan baru itu adalah Kerajaan Turki (Ottoman) yg Islam Sunni. Kekuatan Kerajaan Turki Ottoman semakin menguat. Mereka berambisi besar mengusai Eropa. Cerita mengenai ambisi,ekspedisi & annex wilayah oleh  Ottoman dapat kita saksikan juga di drama Tv“Raja Sulaiman”. Ketiga kekuatan ini sama-sama memiliki ambisi besar memperluas wilayah kekuasaan di abad ke 16. Mereka lah kekuatan yg akan dihadapi oleh Raja Jalal. Sinopsis Jodha Akbar Episode 521

Sekarang saya yakin anda telah sedikit mendapat gambaran dari mana & kenapa Raja Jalal memiliki cara berpikir & gaya memerintahnya selama ini. Semua tak terlepas dari latar belakang keturunan, budaya, falsafah & lingkungan hidup yg dihadapi sehari-hari. Tak banyak di sadari hal-hal semacam ini juga dihadapi oleh kita sebagai manusia modern sekarang ini. Diri kita yg sekarang adalah bukan semata terbentuk begitu saja tanpa suatu alasan. Pola pikir, sikap & tingkahlaku kita adalah kombinasi dari berbagai factor baik internal maupun eksternal.  Vivi Kembang Tanjoeng                   
Patung wajah Timur yg disimpan di Musium (hasil rekonstruksi ahli forensik sejarah) foto diambil dari wikipedia
Vivi Kembang Tanjoeng

Peta wilayah kekuasaan Timur foto diambil dari wikipedia
Vivi Kembang Tanjoeng

Babur (Babar/Baber)                                                 
Kembali ke Raja Jalal. Kakek kandung Raja Jalal adalah Raja Babur (Babar/Baber) yg memiliki garis keturunan langsung dari RajaTimur dari pihak Ayahnya & GenghisKhan dari pihak Ibunya. Babur amat terpengaruh oleh budaya Persia. Ia terlahir dengan nama Zahir-ud-dinMuhammad Babur  (14 Februari 1483 – 26 Desember 1530). Babur adalah seorang Raja penakluk dari Asia tengah yg ingin menghidupkan kembali kejayaan Kerajaan kakeknya Timur. Babur berhasil mendirikan landasan Dinasti Mughal di Semenanjung India & menjadikan dirinya Kaisar pertama Mughal.  

Pada usia 12tahun 1495 Babur diangkat menggantikan Umar Sheikh Mirza yg wafat dlm pertempuran dengan Iran. Babur menjadi penguasa Farghana (sekarang termasuk wilayah Uzbekistan). Pada tahun 1501 Babur mengusai Samarkand akan tetapi tak ama kemudian dikalahkan oleh Muhammad Shaybani Khan penguasa Uzbekistan.  Saygnya dlm konflik itu Babur kemudian malah juga kehilangan kekuasaanya di Farghana. Berhasil meloloskan diri ia berkelana sampai akhirnya menetap di Tashkent (masih wilayah Timur Uzbekistan) yg dikuasai Paman dari pihak Ibunya. Disana selama 3 tahun Babur hidup susah diperantauan. Tahun 1504 Babur berhasil menyeberangi pegunungan Hindu Kush & setibanya di Kabul ia ditangkap penguasa disana. Pada saat penguasa Kabul Ulugh Begh Mirza, dari dinasti Arghun, wafat ia hanya memiliki pewaris tahta yg masih bayi. Kekuasaan diambil alih Mukin Begh yg tdak disukai oleh rakyat. Kekuasaan Mukin Begh banyak menghadapi konflik internal & akhirnya ia harus melarikan diri & mengungsi ke Kandahar. Melihat hal ini maka Babur mengambil kesempatan dlm kesempitan. Babur tampil kedepan sekaligus mendapatkan wilayah baru & kerajaan baru. Babur terus bekerja keras memperkuat kekuasaan & wilayahnya sampai akhirnya ia wafat (1526). Vivi Kembang Tanjoeng     

Pada tahun 1505, Babur sempat memimpin ekspidisi menyeberangi Celah Kaibar & melanjutkan annex/perluasan wilayah ke India. Babur juga bersekutu dengan penguasa Herat yg masih keluarga jauh nya (juga keturunan Timur), Sultan Husein Mirza Mayqarah. Akan tetapi nasib menentukan lain, aliansi yg diharapkan bisa membawanya kembali menguasai Samarkand harus pupus di jalan. Husein Mirza wafat setahun kemudian (1506). Babur dipersilahkan menetap oleh kedua putra Husein Mirza. Akan tetapi keduanya tdak tertarik utk melawan penguasa Uzbekistan. Ia tinggal disana beberapa bulan sampai akhirnya kehabisan uang. Kedua kakak beradik keturunan Husein Mirza penguasa Herat akhirnya nanti terpaksa melarikan diri karena diserang Shaybani dari Uzbekistan. Maka Babur tinggal satu-satu penguasa yg berdarah keturunan langsung Timur. Ia mendapatkan gelar Padshah (Kaisar) diantara pangeran-pageran keturunan Timur. Akan tetapi saat itu kaum Timur telah kehilangan semua wilayah tanah leluhurnya. Babur banyak berjasa memberi perlindungan bagi pangeran-pangeran yg kabur ke Kabul menyelamatkan diri dari serangan Syahbani Uzbekistan kearah barat.         
Lukisan tentang Babur yg sedang di sebuah perayaan (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng       

Kabul dlm posisi berbahaya karena Shaybani terus melanjutkan invasi and aneksasi wilayah. Beberapa tahun kemudian terjadi pengkhianatan beberapa jenderal-jenderal nya Babur & ia sekali lagi terpaksa melarikan diri dari Kabul. Tak mau menyerah Babur terus melawan balik & berhasil kembali menguasai Kabul. & pada tahun 1510 terjadi perkembangan terbaru dimana Shaybani Uzbekistan terbunuh oleh Raja Iran Ismail I, keturunan kaum Safavid yg menganut Muslim Shiah. Kesempatan baik ini tak di sia-siakan & Babur pun merangsak merebut kembali wilayah tanah leluhurnya yg dahulu dikuasai Uzbekistan. Dlm beberapa tahun kedepan Babur merapat ke Shah Iran Ismail I & berhasil membuat persekutuan dengan nya.  Mereka bekerjasama utk mengambil alih kekuasaan di Asia Tengah. Oleh karena Kerajaan Babur adalah pihak yg lebih kecil kekuatannya maka Babur memberi hak bagi Shah Ismail I (kaum Safavid) utk menjadi “Suzerain” yg definisinya mirip dengan protektorat pada jaman Uni Soviet dahulu. Suzerain adalah kekuatan lebih superior yg  mengatur kebijakan luar negeri sebuah negara yg beraada dibawah naungannya. Sedangkan urusan dlm negeri tetap dipegang Babur. Urusan di Kabul diserahkan kepada adik Babur yg bernama Nasir Mirza. Babur berhasil menguasai Samarkand hanya sebentar saja, karena ia kalah lagi melawan serangan balik kaum Uzbek utk ke 4 kali nya. Setelah 3 tahun ia kembali ke Kabul (1514).  Disana ia banyak berurusan dengan berbagai pemberontakan kecil suku-suku Afghan & pertikaian diantara para bangsawan serta keluarganya. Hubungan baik Babur dengan kaum Safavid Iran diawali ketika Ali Mirza Safavi bertemu dengannya di Samarqand. Jalinan persahabatan ini terus berlangsung bahkan sampai kaum Turki Ottoman kemudian juga memiliki hubungan dengan Babur.  Vivi Kembang Tanjoeng                                                                                  
Pada awalnya hubungan Babur dengan kaum Turki Ottoman kurang baik, karena Sultan Salim I menjual senjata ke musuh Babur Ubaydullah Khan. Babur menolak desakan Salim I utk menerima Iran sebagai satu-satu “Suzerain” (1507). Babur pun mengumpulkan kekuatan pasukan Qizilbash utk bertempur melawan Ubaydullah Khan di  Ghazdewan. Raja Ottoman Sultan Salim I akhirnya berdamai dengan Babur, karena ia takut Babur malah semakin erat bersekutu dengan Iran Safavid (1513). Nah keputusan Raja Ottoman Salim I utk membantu Babur adalah titik tolak yg mendasari hubungan baik Mughal-Ottoman. Dari Ottoman Babur banyak mendapatkan pelajaran taktik perang & persenjataan modern utk jaman itu. Ilmu baru ini nantinya akan memegang kunci keberhasilannya di Hindustan. Babur tak tinggal diam di Uzbekistan ia tetap berambisi ke Hindustan. Kemudian 1524 ia memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Punjab. Di masa itu India Utara mulai kehilangan pamornya dibawah Ibrahim Lodi. Setelah bersekutu dengan Daulat Khan Lodi paman Ibrahim Lodi, Babur mulai mendesak ke arah Lahore (sekarang Pakistan). Selama dua hari lamanya pasukan Babur membumi hanguskan kota Lahore, lalu terus bergerak ke arah Dipalpur. Ia menempatkan Alam Khan sebagai Gubernur disana (salah seorang orang yg memberontak terhadap Ibrahim Lodi). Pada November 1525 di Panipat dengan bantuan Daulat Khan Lodi mereka berhasil mengalahkan Ibrahim Lodi.  Vivi Kembang Tanjoeng                                                                                                  
Babur memenangkan peperangan ini dengan sikap nya yg tetap tenang penuh kalkulasi & kekuatan artileri yg dia pelajari dari kaum Ottoman. Babur berhasil merangsak masuk & menduduki kota Delhi & dlm 3 hari kemudian (tanggal 4 May 1525) ia memasuki wilayah Agra. Ia memerintahkan utk membuat taman yg indah ditepi Sungai Yamuna & diberinya nama Ram Bagh. Sinopsis Jodha Akbar Episode 521

Wilayah lembah Sungai Ganga dikuasai kaum pemberontak suku-suku Afghan. Sementara itu di selatan ada kerajaan-kerajaan Malwa & Gujarat. Di Rajasthan Rana Sangadari Mewar (sekarang dikenal sebagai Udaipur) adalah kerajaan besar yg kuat. Kekuatan Mewar membahayakan kaum Muslim di India Utara. Pada tahun 1527 Babur harus menghadapi Rana Sanga dari Mewar sekaligus suku-suku Afghan yg dimotori oleh Sultan Ibrahim saudara dari Maḥmud Lodi penguasa Bihar. Belum lagi pemberontakan dari suku Rajput lain dibawah Chanderi. Pada Januari 1528 Babur berhasil merebut benteng & mendesak ke timur. Ia menyeberangi sungai Ganga & mengusir kaum Afghan ke Bengal dari Lucknow. Babur sukses mengalahkan Maḥmud Lodi pada tanggal 6 May 1529.  Vivi Kembang Tanjoeng                                                                
Lukisan Babur duduk bersama Humayun (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng    

Peta wilayah kekuasaan Humayun (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng

Berdirinya Kekaisaran Mughal
Wilayah kekuasan Babur telah mencakup Kandahar sampai perbatasan Bengal, dibagian selatan di batasi Gurun Rajput & Benteng Ranthambhor, Gwalior, & Chanderi. Kerajaan-kerajaan ini sudah ditaklukan akan tetapi belum ada system pemerintahan yg efisien. Setelah wafatnya Babur di tahun 1530 karena sakit, maka pekerjaan rumah yg berat ini diwariskan kepada Humayun putranya. Raja Humayun adalah ayah kandung Raja Jalaluddin Muhammad Akbar.  Humayun masih harus menguatkan posisinya sebagai Raja karena masih ada Rana Sanga dari Mewar yg menantangnya. Kembang Tanjoeng

Humayun (Naṣin al-Din Muḥammad)  
Humayun adalah putra Babur dari istri yg dinikahinya tahun 1506 bernama Maham Begum. Saudara-saudara Humayun kebanyakan meninggal dimasa kecil. Ia lahir dengan nama Naṣin al-Din Muḥammad (6 Maret 1508 Kabul – wafat Januari 1556 Delhi). Humayun adalah Raja kedua yg bertahta di Kekaisaran Mughal di India. Ia naik tahta setelah wafatnya Baburd an berkuasa dari tahun 1530-1540 lalu sempat kehilangan tahtanya & kembali lagi berkuasa dari tahun 1555-1556. Gaya kepemimpinannya lebih sebagai seorang pengelana & bukan sebagai penerus seperti yg diharapkan Ayahnya. Babur menginginkan penerusnya utk membuat system pemerintahan yg terorganisir lalu mengkosolidasi semua kekuatan sehingga menjadi satu kekuatan yg mapan.  Kembang Tanjoeng 

Lukisan diri Humayun (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng

Suku-suku Afghan and kaum Rajput masih belum sepenuhnya bisa ditaklukan. Peperangan di Panipat (1526), Khanua (1527), & Ghaghara (1529) belum menghasilkan followup/kelanjutan yg memapankan kekuasaan Mughal. Lalu ada Bahadur Shah Gujarat yg bersekutu dengan kaum Afghan. Gujarat sendiri sendiri akhirnya bisa dikuasai Humayun 1535 & Bahadur wafat pada 1537. Akan tetapi Sher Shah Suri yg pada dasarnya adalah tentara bayaran mulai membangun kembali aliansi kekuatan di Bihar & Bengal. Pada tahun 1539 & 1540 Sher Shah Suri berhasil mengalahkan Humayun di Chausa & Kannauj. Humayun malah terusir dari tanah Hindustan. Ia berpindah-pindah berkelana mencari dukungan dari Sindh & Marwar. Raja Jalaluddin Muhammad Akbar lahir di wikayah Sindh 1542. Humayun pada tahun 1544 diberi asylum oleh Shah Iran Tahmasp. Dengan bantuan penuh Iran maka Humayun menaklukan kembali Kandahar pada 1545. Tercatat 3 kali ia mengusai Kabul & yg terakhir 1550 ia merebut Kabul dari adik lain Ibunya Kamran. Dengan cerdik ia mengambil kesempatan dlm kesempitan ketika terjadi perang saudara diantara keturunan Sher Sha Suri. Lahore berhasil dikuasainya lagi Februari 1555. Humayun kemudian mengalahkan Sikandar Sur Gubernur Afghan Punjabdi daerah Sirhind. Selanjutnya ia merebut kembali Delhi & Agra kepangkuan Kekaisaran Mughal. Saygnya Humayun malah meninggal dunia karena luka-luka fatal yg dideritanya saat terjatuh dari tangga menuju ruang perpustakaan pribadinya. Ia di makamkan di Delhi. Mahakarya arsitektur Mughal yg indah berupa Tomb (bangunan pusara) dibangun menyusul beberapa tahun kemudian.  Vivi Kembang Tanjoeng         
Lukisan wajah Hamida Banu Begum (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng

Foto Tomb Raja Humayun di Delhi (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng
  
Raja Jalaluddin Muhammad Akbar  
Cerita selanjutnya kita sudah tahu bahwa Raja Jalaluddin Muhammad Akbar (Raja Jalal) menggantikan ayahnya pada usia 14 tahun. Pada masa-masa awal kekuasaannya Raja Jalal dibimbing oleh co-regent (Perdana Menteri) nya Bhairam Khan. Pada masa kanak-kanaknya Raja Jalal harus hidup di pengungsian. Kemudian setelkah ayahnya wafat ia harus menggantikannya kedudukannya. Ia bertempur di medan perang karena saudara-saudara ayahnya berambisi menduduki tahta Mughal. Bairam Khan mendidik & sekaligus menjadi ayah asuh Raja Jalal. Bairam Khan memiliki jasa yg besar dlm perluasan wilayah kekuasaan serta mengkosolidasi kekuatan Mughal di tanah Hindustan. Dengan Bhairam Khan disisinya Mughal mengusai hampir seluruh tanah Hindustan lewat kekuatan militer, politik, budaya & ekonomi Mughal. Raja Jalal berhasil dengan cemerlang mewujudkan apa yg selama ini diidamkan oleh Kakeknya Babur. Ia menerapkan system administrasi sentral & menggunakan kebijakan rekonsiliasi (pendekatan halus utk mendapatkan rasa saling percayadan kesetiaan) terhadap kerajaan-kerajaan yg dikuasainya lewat diplomasi & perkawinan. Vivi Kembang Tanjoeng                                                                                 
Lukisan Akbar hampir mirip dengan ciri Rajat Tokas
yg memeran Akbar di drama tv Jodha Akbar (diambil dari wikipedia)
Vivi Kembang Tanjoeng

Historical Map wilayah Mugha dijaman Akbar 
batas wilayah Mughal ditandai garis warna Orange
diambil dari wikipedia Vivi Kembang Tanjoeng

Latar belakang rasa toleransi Raja Jalal yg tinggi bisa kita lihat dari sejarah masa kecilnya. Ayahnya Humayun kabur ke Sindh setelah kalah perang melawan Sher ShaSuri di Chausa & Kannauj. Disana ia menikah dengan Hamida Banu Begum (umur 14tahun) anak dari Shaikh Ali Akbar Jami, seorang guru Hindal Mirza adik Humayun. Raja Jalaluddin Muhammad Akbar lahir 15 October 1542 di Benteng Umerkot SindhRajput (sekarang Pakistan). Kedua orang tuanya dlm perlindungan seorang Raja Hindu Rana Prasad. Disinilah Hamida mempelajari banyak tentang Hindu & kebudayaanya. Beragam budaya & agama yg melatari hidup Hamida & Raja Jalal membawa mereka kepada siapa Raja Jalaluddin Muhammad Akbar sang Shahenshah yg kita kenal sekarang sebagai Akbar the Great.

JAKARTA 02 APRIL 2015 – Vivi KembangTanjoeng.

Makasih dan huturnuhun buat bunda Vivi KembangTanjoeng, mohon maaf bila admin menjiplak dari tulisan beliau biar sobat pembaca sinopsis jodha akbar ini lebih mengerti dan faham dari sejarah dari jodha akbar ini, kalau bunda vivi tidak berkenan bisa inbox ataupun komentar di bawah.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top