Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 450

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 450, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 449 tentang rakyat yang membenci raja jalal dan mengamuk diluar istana, sementara itu mirza hakim ternyata bersekongkol dengan syarifudin dan manshing, di istana raja jalal tiba2 terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kali ini admin bagikan lagi episode 450 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada mei 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 450

Raja Jalal yg masih terbaring dikamarnya tdak sadarkan diri. Ia sedang dalam perawatan para 4 orang Tabib Kerajaan & dikelilingi oleh Ratu Jodha, Ibu Ratu Hamida, Ratu Salima yg dgn cemas memperhatikan.  Salah satu Tabib berkata kepada Ratu Jodha bahwa racun serangga itu telah merambat jauh keotak Raja Jalal. Efek racun sudah mengganggu pikiran Raja Jalal. Raja Jalal masih hidup sekarang tapi otaknya terganggu. Ratu Jodha tampak panik dia memohon agar para tabib melakukan usaha terus. Tabib kemudian berkata mereka belum mempunyai obat tersebut & mereka harus bereksperimen meramu obat2an. Begitu juga Ratu Salima ia pun memohon. Ratu Jodha teringat kembali akan mimpinya yg melihat Raja Jalal yg acak-acakan berjalan tanpa alas kaki sendirian terhuyung. Ia berada diantara api & mayat2 bergelimpangan dimana2. Ratu Jodha pun terlihat ketakutan & terengah-engah jantungnya berdetak begitu kencang. Ibu Ratu Hamida berkata ia kan melaksanakan perjalanan ke Ajmer utk berdoa bagi kesembuhan Raja Jalal & rakyat kerajaan ini. Ratu Jodha mengajak Ibu Ratu Hamida & Ratu Salima keluar ruangan. Suara pengantar terdengar diadegan ini. Orang itu berkata disini Raja Jalal sedang sakit keras & dilain tempat lain ada Pangeran Salim sedang berlayar dilaut yg ganas & terancam tengelam dilaut.

Ditempat lain, seorang ulama sedang berdiri sambil berdoa bersama Murad, Shah Manshur & Birbal. Birbal terlihat amat cemas akan keadaan Raja Jalal. Ia berbicara dalam hatinya sendiri.  Ibu Ratu Hamida berbicara dgn Ratu Jodha. Air mata semakin deras mengalir dipipinya. 

Narotor berkata: Sementara itu Ratu Jodha menangis dalam pelukan Ibu Ratu Hamida.

Kamera memunculkan Anarkali terbangun dari tidurnya. Suara angin kencang terdengar dilatar. Anarkali berjalan menuju jendela membawa lentara & nyala api lentera itupun mati. Angin bertiup kencang diluar. Zil Bahar muncul bertanya sedang apa disini? Anarkali merasa takut ada sesuatu yg terjadi pada Pangeran Salim. Ia bilang ia benci Pangeran Salim ia tak tahu kenapa ia tetap saja muncul dalam pikirannya. Sinopsis Jodha Akbar Episode 450

Sementara itu Maan Singh sedang menanti didalam hutan. Tak lama kemudian Maan Singh pun muncul disana. Maan Shing menyampaikan berita tentang bergabungnya Sharifuddin dgn Mirza. Ia juga menceritakan soal Shah Manshur simenteri penghianat itu. Maan Singh menitipkan gulungan surat yg sdh ditulisnya. Maan Shing lanjut memberi instRatu Ruqayahi2 kepada orangnya itu. Surat agar diberikan kepda Todar Mall karena pasti Raja Jalal takakan percaya kepada Maan shing. Saygnya Sharifuddin ternyata menyaksikan semua itu dari balik semak2. Sharifuddin berkata pada dirinya sendiri bahwa ia sudah menygka bahwa Maan shing tdak bisa berbicara.

Suara hati Raja Jalal berkata & berbicara dgn arwah Ratu Jodha. Ia bilang Tuhan yg selalu memberikan aku segalanya. & aku mulai menyamakan diriku dgn Nya. Saat2 itu aku sedang mengalami masa terburuk dalam hidupku, karena aku berperang bukan menghadapi musuh-musuhku akan tetapi berpernang dgn Tuhan.    

Ratu Jodha terlihat sedang berdoa dihadapan patung Sri Krishna. Ia menangis terisak-isak., Ia bertanya kenapa Dewa? Kenapa ini terjadi? Raja Jalal sedang sakit keras & anaknya Pangeran Salim sedang dalam bahaya dilaut yg ganas. Ratu Jodha terus berdoa malam itu.

Ibu Ratu Hamida melakukan ziarah & sedang berdoa memohon kepada Tuhan untuk kesembuhan Raja Jalal & rakyatnya yg sedang terkena musibah serangga. Saat yg sama diperlihatkan Anarkali yg juga sedang berdoa memohon keselamatan Pangeran Salim.

Orang kepercayaan Maan shing yg sedang berjalan diikuti dari belakang oleh Sharifuddin. Dgn mengendap2 Sharifuddin tiba2 menyerang orang itu dari belakang. Sharifuddin melemparkan pisau belati. Orang kepercayaan Maan shing terbunuh & suratnya diambil oleh Sharifuddin. Ia marah membaca isinya. Katanya:” Maan shing mengira ia akan berhasil menghancurkan mimpi2ku. Aku akan membiarkannya berpikir ia akan berhasil.

Ratu Jodha sedang merawat suaminya tercinta. Dgn penuh kasih sayang Ratu Jodha mengelus2 lengan Raja Jalal. Persis apa yg dilakukan Raja Jalal ketika dahulu Ratu Jodha jatuh sakit meminum racun yg diperuntukan Raja Jalal. Air mata terus mengucur dari mata Ratu Jodha. Ratu Jodha memegang dahi Raja Jalal & memeriksa temperature tubuhnya & memijit2 kepalanya. Ratu Jodha melumuri kedua tangan Raja Jalal dgn minyak2 obat. Sesekali ia menyeka air mata yg tak hentinya jatuh membasahi wajahnya. Lalu dibelainya lagi kepala suaminya itu. Raja Jalal tetap diam terbaring.

Adegan memperlihatkan Mirza menyapa Sharifuddin. Ia menanyakan ada apa gerangan? Sharifuddin memperlihatkan surat yg diambilnya dari orang kepercayaan Maan Singh. Sharifuddin berkata bahwa sudah ia katakan agar tdak mempercayai Maan Singh. Akan tetapi Mirza tetap saja tertipu oleh Maan Shing. Sharifuddin mengajak Mirza untuk segera membunuh Maan Singh. Akan tetapi Mirza mencegahnya. Sharifuddin bertanya mengapa dia mencegahnya? Bukankah Mirza ingin merebut tahta Raja Jalal? Bukan kah Mirza kau ingin membalsa dendam atas kematian Ibumu? Tentu saja tdak jawab Mirza. Dia akan tetap dgn tujuannya. Akan tetapi MIrza ingin mempermainkan Maan Singh terlebih dahulu. Karena Maan Singh sudah menipu mereka maka kini giliran mereka yg akan mempermaikan Maan Singh utk keuntungan mereka sendiri. Maan Singh akan mengira suratnya telah dibaca Raja Jalal. Mirza bilang mereka akan mengadu domba Maan Shing dgn Raja Jalal. Sharifuddin dgn senyuman “devil smile” nya menyetujui ide Mirza tsb sebagai ide cermerlang. Catatan sya: Maan Singh dlm catatan sejarah akan bertempur melawan Mirza Hakim dgn gagah berani. Pasukkannya yg terkepung dipaksa menyerah akan tetapi Maan Singh menolak mentah2. Ia bilang ia tak sudi menyerah. Lebih baik ia mati dimedan perang dari pada menjadi pengecut.  & ia membuktikan omongongannya itu. Ia mengalahkan Mirza Hakim & tetap setia kepada Raja Jalal. Sinopsis Jodha Akbar Episode 450

Matahari terbit dikota Agra. Dua bulan telah berlalu & Raja Jalal belum juga sadarkan diri begitu suara pengantar berkata. Kabar baiknya Pangeran Salim telah kembali dgn selamat dari pelayarannya. Ratu Jodha sedang duduk disamping Raja Jalal yg masih terbaring tak sadarkan diri. Dgn penuh rasa cinta ia memijat2 lengan Raja Jalal.  Empat orang Tabib masih terus melumuri badan Raja Jalal dgn ramuan obat. Air mata masih terus mengalir dipipi Ratu Jodha. Catatan saya. Mungkin dimasa sekrang dokter mengistilahkan keadaan Raja Jalal sebagai kondisi koma. Ratu Salima datang melihat kondisi Raja Jalal. Ia menghampiri Ratu Jodha yg terus merawat Raja Jalal disitu. Ratu Salima bilang Raja Jalal pasti akan kembali pulih & Ratu Jodha hanya bisa menganggukan kepalanya. Ratu Salima pun pamit pergi.

Ratu Jodha tetap berada dalam kamar Raja Jalal & duduk disisi kanannya. Ia terus membelai. Ratu Jodha kemudian mengajak berbicara suaminya yg masing tak sadarkan diri itu sambil membelai kepalanya. Ratu Jodha bilang:” Raja Jalal kau akan segera pulih kembali.  Kita akan pergi berwisata naik perahu disungai. Bukankah kau suka menyamar & pergi kepasar memperhatikan & mendengarkan pembicaraan rakyatmu? Kita akan melakukan hal itu juga. Ratu Jodha berbicara dgn nada seorang Ibu yg sedang merayu anaknya. Akan tetapi mata tak bisa berbohong karena air mata terus mengalir dipipinya. Cepatlah sembuh suamiku. Ia menangis terus sambil terus memegang tangan erat tangan Raja Jalal & terus mengelus kepalanya. Hal yg sama juga pernah Raja Jalal lakukan kepadanya saat ia tak sadarkan diri terkena racun dahulu. Ratu Jodha membalikan badannya sebentar hendak mengusap air mata yg membasahi wajahnya ketika tiba2 tangan Raja Jalal yg sedang digengamnya menariknya. Gengaman tangan Raja Jalal semakin mengencang ditangan Ratu Jodha. Ia kaget & berteriak gembira memanggil Tabib. Katanya:”: Hakim-saab Hakim-saab ayo lekas kemari!”. Ratu Salima, Ratu Ruqayah & para tabib memasuki kamar. Ratu Ruqayah terlihat kaget. Para tabib mengucap syukur & berkata inilah mujizat dari Tuhan. Raja Jalal membuka matanya perlahan & melihat Ratu Jodha disampingnya.  Airmata Ratu Jodha pun berganti dgn sebuah senyuman bahagia. Ratu Jodha memanggil nama Shahenshah. Ratu Ruqayah & Ratu Salima juga terlihat bahagia. Tumben Ratu Ruqayah bisa tersenyum tulus juga. Airmata Ratu Jodha kali ini adalah air mata bahagia. Raja Jalal melihat kesekelilingnya. Ia bergerak seolah ingin bangun akan tetapi Tabib melarangnya. Ratu Jodha pun meminta Raja Jalal tetap berbaring. Tetapi dasar Raja Jalal bandel ia tetap saja bangun & mulai duduk ditempat tidurnya. Ratu Jodha tak berdaya & akhirnya membantunya duduk. Ia mulai bertanya apa yg terjadi? Ratu Jodha bilang bahwa Raja Jalal tak sadarkan diri selama 2 bulan lamanya. Raja Jalal kaget & bilang ia harus pergi melihat keadaan rakyatnya. Ratu Jodha segalanya baik2 saja.  Bahwa Raja Jalal seharusnya tetap berbaring & istirahat. Ratu Ruqayah juga meminta Raja Jalal untuk tetap berbaring. Raja Jalal menampiknya ia ingin pergi melihat rakyatnya. Ratu Jodha memegangi Raja Jalal yg mulai beranjak dari tidurnya & berdiri. Ratu Salima pun meminta Raja Jalal utk tetap ditempat tidur. Raja Jalal tetap keras kepala hendak keluar. Tabib berusaha memberikan Raja Jalal mangkuk  ramuan obat tapi tak berhasil. Ratu Jodha mengambil alih & berhasil menyuapi obat itu kemulut Raja Jalal. Ratu Jodha berjanji akan mengajak Raja Jalal keluar.  

Raja Jalal berada diluar dgn dituntun Ratu Jodha & dikawal tentaranya. Ia kaget melihat pemandangan ini. Banyak rakyat yg kelaparan & mayat bergelimpangan dimana2. Keadaan lebih parah dari pada terakhir kali ia melihatnya 2 bulan lalu. Orang2 memaki & mengutuk Raja Jalal. Orang meminta tolong tapi diusir. Terjadi penjarahan toko2 demi mendapatlan sesuap makanan. Raja Jalal & Ratu Jodha tampak terpukul melihat semua ini. Ratu Jodha berkata kepada Raja Jalal bahwa mereka telah mencoba menolong rakyat akan tetapi permasalahannya begitu berat & begitu banyak yg harus ditolong. Rakyat sakit & tak ada yg bisa mengobati. Raja Jalal bilang ia akan melakukan hak itu demi rakyatnya. Ia akan melakukan apa saja untuk mengubah nasib rakyatnya. Orang2 mulai melihat kehadiran Raja Jalal disana. Orang itu berkata coba lihat Raja kita ini  & mereka mulai memaki & mengutuknya bahkan meludahinya.  Mereka menyalahkan Raja Jalal karena Raja Jalal mereka hancur. Ratu Jodha meminta Raja Jalal utk segera pergi dari situ karena situasi semakin tdak baik nantinya. Pada awalnya Raja Jalal menolak akan  tetapi Ratu Jodha bersikeras & menuntun Raja Jalal kembali keistana.

Adegan memperlihatkan Raja Jalal sudah aktif memimpin sidang kerajaan. Walaupun wajahnya terlihat masih pucat & ia hanya duduk sambil berbicara dgn mereka. Birbal tampak lega & senang melihat Raja Jalal kembali sehat. Ratu Jodha & Ratu Salima juga tampak hadir disana mendengarkan jalannya sidang kerajaan. Raja Jalal kemudian berkata:” Aku tahu kalian para menteriku telah bekerja keras selama aku sakit. Akan tetapi sekarang aku sudah sehat & aku akan bekerja lebih keras lagi. Kalian akan membantuku memecahkan masalah berat yg kita hadapi ini”. Haidar & para menteri juga semua yg hadir disana menjawab dgn kata Amin setelah Raja Jalal selesai mengikrarkan niatnya. Raja Jalal bertanya dimana Pangeran Salim? Ratu Jodha menjawab bahwa Pangeran Salim sedang dilapangan membantu rakyat. Raja Jalal bilang ia bangga akan diri Pangeran Salim. Ia akan menjadi Raja yg baik bagi rakyat nantinya.

Ratu Jodha sedang berada dikamarnya. Ia terlihat berjalan mondar-mandir sedang memikirkan sesuatu. Ia teringat keadaan ketika ia diluar bersama Raja Jalal. Ia lalu duduk berdoa kepada Krishna. Ia berkata bahwa Kahna kau lah sang penyelamat selama ini lalu mengapa kau sanggup melihat rakyat menderita seperti sekarang ini? Tolong lah kami semua. Raja Jalal masuk ke kamar Ratu Jodha ia mendengar semua itu & berkata Kahna tak ada, ia  tak nyata. Ratu Jodha menjawab agar Raja Jalal jangan berkata begitu. Raja Jalal balik bertanya kenapa tdak? Aku selalu membungkukkan diriku & bersujud pada Tuhan. Aku selalu berdoa kepadanya. Aku juga berdoa kepada Kahna. Akan tetapi sekarang aku sadari bahwa mereka itu tak nyata. Karena jika tdak maka Tuhan tdak akan membiarkan semua ini terjadi. Sekarang akulah yg harus menolong rakyatku. Ia meninggalkan Ratu Jodha dikamarnya.

Ratu Jodha terus berdoa & memohon kepada Tuhan. Ratu Jodha berkata Raja Jalal telah kehilangan keimanannya kepada Tuhan karena bencana ini. Ia memohon agar Tuhan mengembalikan keimanan Raja Jalal. Ia memohon agar Tuhan menunjukkan jalan itu kepada diriya. Tiba2 Aram Banu datang menghampiri Ratu Jodha yg sedang berdoa. Ia memanggil Ratu Jodha. Ratu Jodha menghapus air matanya sebelum ia membalikan badannya. Dgn lugu ia bertanya:”Ibu sudah selesai pooja kah? JIka sudah apakah kau mau bercerita utkku? Ratu Jodha mendudukan Aram Banu dipangkuannya. Ia mau bercerita tentang Sri Krishna. Bagaimana ia mengangkat sebuah gunung dgn satu jari kelingkingnya saja sementara tangan satunya lagi terus memainkan suling. Ia melakukan ini agar semua orang bisa dgn mudah melewati dibawahnya. Ratu Jodha tiba2 berpikir bahwa ia punya ide bagus yg terinspirasi dari cerita ini. Ia akan bisa menolong rakyat. Sambil memeluk Aram Banu Ratu Jodha berkata kpd dirinya sendiri, sebagai Mariam Uz Zamani ia akan bisa banyak berperan. Ia tak akan bisa melakukan mujizat semacam Sri Krisna akan tetapi ia akan bekerja keras memakmurkan rakyatnya. Catatan saya: seperti yg saya baca di sejarah tentang Mariam Uz Zamani ia memang istri Raja Jalal yg diberikan hak2 khusus sesuai dgn gelar yg disandangnya. Mariam  Uz Zamani. Ia satu2nya ratu yg aktif berdagang keluar negeri & memberdayakan kaum  perempuan. Ia bahkan memililli kapal2 dagang & memiliki stempel resmi kerajaan Mughal yg memberinya hak utk membuat dekrit atau keputusan yg setara dgn Shahenshah. Bahkan ia adalah satu2 perempuan dikerajaan itu yg diberikan Raja Jalal pasukan yg dipimpinnya sendiri.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top