Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 342, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 341 tentang tentang Raja jalal yang melindungi bayi kembarnya dari musuh dengan membuat boneka bayi dan membawanya dalam upacara keagamaan sebagi upaya kamuflase demi keamanan sang bayi. Namun Cara itu justru dimanfaatkan Zeenat. Zeenat berhasil meracuni salah satu dari bayi kembar itu, akibat tidak adanya pengamanan ketat dari pihak kerajaan, Akan seperti apa kisah selanjutnya. Kali ini admin bagikan lagi episode 342 yang akan tayang di ANTV pada Maret 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

Malam Itu, Ratu Jodha Memandang kearah Bulan dilangit yg gelap. Ia merasakan kesunyian menghampirinya, Cahaya bulan nampaknya tertutupi oleh bayang-bayang masa lalu. Terakhir ia teringat kutukan Maham Anga utk anak-anaknya, meskipun ia tak percaya akan kutukan itu, namun tetap sja Ratu Jodha Khawatir. Lalu Ia bergegas menemui Hasan anaknya. Ratu Jodha memeriksa keadaan bayinya itu dgn lembut yg pada saat itu sedang terlelap diranjang. Ia menghela napas lega karena hasan baik-baik saja. Kemudian Ratu Jodha menggendong & mencium hasan dgn penuh perasaan. Dalam hati Ratu Jodha berkata mengapa aku mengingat kutukan maham anga, kenapa hatiku sekarang merasa takut seolah-olah aku akan kehilangan Hasan, tidak, ia tidak akan meninggalkanku. 

Hati Ratu Jodha merasa terguncang tanpa sebab, terasa awan gelap sedang menyelimutinya. Dalam situasi itu, Ratu Jodha berdoa mohon perlindungan utk anaknya, sebab ia sebagai ibu telah merasakan kepahitan yg akan terjadi, namun Ratu Jodha belum mengetahuinya secara pasti. Hatinya yg gundah gulana membuat pikiranya tak tenang, Ratu Jodha kembali menoleh kearah Hasan, hatinya merasa teriris, tak tahan merasa seperti akan kehilangan Buah hatinya, Ratu Jodha pun menangis. 

Tak lama kemudian, Raja Jalal datang kesana & melihat kondisi Ratu Jodha sedang menangis. Raja Jalal mendekatinya & meletakkan tanganya kebahu Ratu Jodha. Lalu Ratu Jodha memeluknya erat-erat. Raja Jalal menanyakan apa yg terjadi pada Ratu Jodha sehingga ia begitu sedihnya sampai harus menangis. Ratu Jodha mengatakan tidak tahu apa penyebabnya, Hanya merasa seperti ada sesuatu bencana yg akan terjadi, kutukan Maham Anga terus mendengung ditelingaku. Raja Jalal merasa heran, ia mengatakan Ratu Jodha adalah orang terkuat yg pernah ia kenal. Kau harus kuat Ratu Jodha! Kau pernah katakan bahwa kekuatan Cinta dari seorang Ibu dapat mematahkan sebuah kutukan. Lihatlah anak-anak kita, mereka akan tumbuh dewasa!. Percayalah ! tidak akan ada sesuatu yg akan terjadi pada mereka. Ratu Jodha kemudian memeluk Raja Jalal lagi. 
Sinopsis Jodha Akbar Episode 342
Namun Tiba-tiba Hasan menangis, Sontak membuat Ratu Jodha kaget & khawatir. Ia kemudian menimang-nimang bayinya & menanyakannya dgn lembut, mengapa kau menangis? Kau Lapar atau apa ? Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

Sementara itu, Dikamar Ratu Ruqayah, Bayinya, Husain juga mulai menangis. Ratu Ruqayah lalu mengambilnya dari ayunan namun tetap sja Husain menangis. Kemudian Ratu Ruqayah memanggil Zeenat kekamarnya, lalu zeenat bertanya apa yg terjadi pada Husain?. Ratu Ruqayah mengatakan bahwa Husain tiba-tiba sja menangis kemudian muntah-muntah. Zeenat mengatakan mungkin perutnya sedang tidak sehat, Ratu Ruqayah sangat khawatir, Lalu meminta pelayan utk memanggil Tabib. Zeenat terkejut, & mengatakan jangan khawatir, anak-anak memang biasa seperti ini, Ratu Ruqayah mengatakan tidak, Husainku tidak biasa muntah-muntah seperti ini, pasti ada sesuatu yg tidak beres. Zeenat berpikir, mungkin racun itu sudah mulai bekerja. 

Sementara ditempat Ratu Jodha yg juga tengah kebingungan akan kondisi bayinya yg terus menangis tak seperti biasanya. Ratu Jodha mengatakan kepada Raja Jalal bahwa Hasan tak biasa bangun malam-malam. Namun Raja Jalal berusaha meyakinkan Ratu Jodha utk tak khawatir bahwa mungkin sja Hasan sedang mimpi buruk. Raja Jalal juga mengatakan bahwa menurut Ibu Hamida memang sulit memahami bayi. Lalu Raja Jalal menyuruh Ratu Jodha utk tidur, Biar aku sja yg mengurus Hasan. Ratu Jodha menolak tapi Raja Jalal tetap memaksa. Kemudian Raja Jalal membantu Ratu Jodha duduk ditempat tidur. Ratu Jodha mengatakan bahwa tidak baik aku tidur sedangkan Tuanku tetap terjaga. Namun Raja Jalal mengatakan, Kamu tidak mendengarkanku? Aku menyuruhmu tidur. Akhirnya Ratu Jodha menurut juga, Ia pun tidur. Raja Jalal kemudian menyelimutinya dgn kain.

Sementara itu dikamar Ratu Ruqayah, Tabib terlihat sedang sibuk memeriksa Husain. Tak sabar ingin mengetahui bagaimana kondisi anaknya, Ratu Ruqayahpun cepat-cepat menanyakan keadaan Husain. Tabib mengatakan tidak perlu khawatir, Husain tidak apa-apa. Mendengar itu Ratu Ruqayah bingung & berkata Husainku tadi muntah-muntah & Anda mengatakan tidak apa-apa? Tabib mengatakan mungkin dia minum lebih banyak susu jadi dia muntah, tidak perlu khawatir. Kemudian Ratu Ruqayah lega & berkata pada bayinya, Pangeranku, Kamu akan baik-baik saja. Sedangkan Zeenat berpikir bahwa Husain telah menelan racunya, berarti saatnya Hasan yg akan menjadi target berikutnya

Saat itu Raja Jalal sedang Duduk diruang Pengadilan bersama menteri-menterinya. Didalam ruangan itu juga hadir Tansen & Birbal yg selalu ribut saling mengejek. Dalam Rapat itu sedang membahas masalah serius kenegaraan. Menurut Rana, Uday siap berunding dgn kita, tapi dia tidak setuju utk menyerah. Jika itu yg mereka inginkan kita siap utk berperang. Namun Birbal menyela & mengatakan bahwa kita tidak harus mengambil keputusan begitu cepat, jika mereka ingin perang, maka mereka tak mungkin mau berunding dgn kita. Dalam situasi tegang, Tansen justru nyeleneh, Tansen bangkit & mengatakan Birbal benar, lebih baik kita mengirim birbal kesana, dia bisa melawak disana & sehinggan mengakhiri ketegangan dgn Negara kita. Raja Jalal melihatnya. Sedangkan Birbal yg merasa diledek, langsung membalas mengatakan, Anda tidak perlu mengirimkan Pelawak kesana yg Mulia.. Kirim sja Penyanyi utk menyanyikan lagu-lagu kocak kesana. Todar mal merasa berang atas kelakuan Tansen & Birbal, & mengatakan Kita disini utk membahas masalah Negara, bukan Lelucon kalian. Maan shing setuju dgn Todar mal & mengatakan aku setuju kita harus berbicara dgn mereka terlebih dahulu..

Birbal pun menyetujuinya. Tak mau kalah, Tansen juga setuju & berkata aku berpikir bahwa Birbal lebih tahu mengenai mereka, Kirim sja Birbal dgn lawakanya yg membosankan. Birbal membalasnya dgn berkata, Kau membuat orang merasa bosan dgn Musikmu itu. Tansen menyahut, tidak sulit membuat orang tertawa. Raja Jalal mengatakan Aku jadi lupa apa masalah yg kita bahas. Birbal mebela diri, aku hanya melakukan pekerjaanku. Raja Jalal Mengatakan, Ini adalah pengadilan, Kita tidak akan mentolerir Hal ini disini, jika kalian ingin membuktikan diri kalian lebih hebat, saya akan tukar profesi kalian. Mulai besok, Birbal akan menyanyi, sedangkan Tansen akan melawak & harus membuat semua orang tertawa. Lalu Birbal menjawab namun tetap masih mengejek Tansen katanya, itu tidak sulit bagiku tapi saya ingin tahu siapa yg akan menghapus air mata Tansen, Lalu mereka bergegas pergi dari sana, Raja Jalal hanya bisa tersenyum sehingga membuat Todar Mal bingung & bertanya pada Raja Jalal, Apa yg Anda lakukan yg Mulia? Raja Jalal menjawab, saya percaya bahwa mereka berdua sangat berbakat, tetapi mereka belum bisa menerima kelebihan masing-masing orang, dgn cara itu, saat mereka melakukan pekerjaan orang lain, maka mereka akan mengerti nilainya, & juga jika mereka berhasil, mereka akan menjadi orang-orang terbaik yg bisa melakukan banyak hal. Dgn kata lain, Raja Jalal berharap Birbal & Tansen bisa menjadi Orang yg Multi Talenta. 

Dilain Pihak, Ratu Jodha mulai khawatir dgn kondisi Hasan. Ia mengatakan kepada Moti bahwa Hasan mulai menunjukkan perbedaan, Bayinya itu tak lagi mau minum susu. Namun Moti berusaha meyakinkan Ratu Jodha bahwa Hasan tidak apa-apa, mungkin sja Hasan sedang tidak mood utk minum susu. Jangan memaksanya utk minum seperti yg dilakukan Ratu Ruqayah terhadap Husain sehingga Husain muntah-muntah karena kebenyakan susu. Kemudian Raja Jalal datang kesana, Moti langsung buru-buru pergi. Dgn wajah bersinar ceria, Raja Jalal memberi Ratu Jodha sebuah hadiah anting. Ratu Jodha merasa heran namun juga senang & bertanya, Hari ini Anda tampak bahagia yg Mulia? sambil tersenyum Raja Jalal mengatakan kejadian tadi dipengadilan bahwa Tansen & Birbal lagi-lagi bertengkar seperti anjing dgn kucing. Mereka mengingatkanku kepada pertengkaranmu dgn Ratu Ruqayah. Ratu Jodha protes, kami sekarang baik-baik saja, tidak lagi bertengkar. Raja Jalal mengatakan itulah sebabnya Kau mengolok-olok dia. Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

Namun Ratu Jodha kembali menyela kata-kata Raja Jalal, Aku hanya mau membahas masalah Tansen & Birbal, bukan membahasku dgn Ratu Ruqayah, kami tidak lagi ada masalah. Raja Jalal mengatakan Aku tahu Ratu Jodha.. Mahesdash (Birbal) & Raam (Tansen) tadi bertengkar karena mereka tidak bisa menerima kelebihan yg dimiliki satu sama lain, sehingga Aku menukar pekerjaan mereka agar mereka bisa sadar. Ratu Jodha terkejut, Apa ! jadi sekarang Mahesh menyanyi & Raam melawak. Lalu Ratu Jodha tertawa & berkata membayangkannya sja membuatku tertawa. Raja Jalal mengatakan sekarang Kau mengolok-olok itu, Ratu Jodha mengatakan Aku pikir Kau juga harus menikmatinya. Namun Raja Jalal mengatakan aku hanya bisa berusaha menikmati kehidupan anak-anakku Ratu Jodha, aku merasa nyaman menghabiskan waktu bersama anakku

Ratu Jodha mengatakan sambil mengejek, Saat kamu datang, itu membuat pekerjaanku bertambah, jadi aku harus mengurus dua anak sekaligus, satu hasan & yg satunya kamu, sebab kadang-kadang kamu seperti anak-anak. Mereka tersenyum. Kemudian Raja Jalal mengatakan Aku telah melihat banyak mimpi tentang anak kita, aku akan membuat mereka belajar pedang, mendidik mereka & masih banyak lagi. Ratu Jodha mengatakan Kau telalu banyak berencana, biarkan mereka tumbuh besar dulu. Raja Jalal tetap dalam Khayalanya mengatakan, aku ingin membuat mereka menjadi pejuang besar seperti humayun. Ratu Jodha mengatakan aku tidak tahu mereka akan menjadi prajurit atau tidak, tapi aku ingin mereka memiliki hati yg besar seperti ayahnya, yg lebih mengutamakan Negara. Raja Jalal mengatakan, itu pasti terjadi. Lalu mereka berpelukan erat. Ratu Jodha memberikan Hasan kepada Raja Jalal, & mereka bermain & bercanda bersama layaknya Keluarga yg Bahagia.

Apa yang akan terjadi selanjutnya, langsung saja simak Sinopsis Jodha Akbar Episode 343
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top