Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar episode 267 Tayang Februari 2015

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar episode 267 Tayang Februari 2015, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 266 tentang Mahachucak yang akan menikahkan dirinya hanya agar menambah kekuatan untuk menyerang raja jalal serta dalam perayaan Meena Bazaar 3 ratu telah menunjukkan hadiah yang akan dipilih pemenangnya oleh sang raja . Kali ini admin bagikan lagi episode 267 yang akan tayang di ANTV pada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 Februari 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!
Sinopsis Jodha Akbar episode 267 Tayang Februari 2015

Raja Jalal berkata semua hadiah mempunyai maksud tertentu, semua  hadiah aku menghargainya, sekarang aku akan membuat keputusannya. Ratu Ruqayah memberiku pedang sebagai simbol aku adalah seorang prajurit, Ratu Jodha memberiku Mahkota yg merupakan kebanggaan seorang raja. Hanya saja yg sangat menyentuh hatiku adalah hadiah dri Ratu Salima yaitu rantai yg ia buat selalu bisa bersamaku & akan mengingatkanku akan satu keputusan yg kutetapkan. Jadi pemenang Meena bazar ini ialah ratu Salima. Semua senang & menghargai atas keputusan Raja Jalal, Ratu Jodha mengucapkan selamat atas kemenangan ratu salima, Ratu Ruqayah juga memberikan selamat pada ratu salima dgan berkata, Akhirnya kau mampu mengalahkanku hari ini, ratu salima. Raja Jalal berkata bahwa dia menghormati semua hadiah & mengundang kepertemuan pengadilan,  semuanya tersenyum. Munim Khan sedang bermain bersama Rahim, Rahim menaiki punggung Munim Khan, Raja Jalal berkata kepada Rahim kenapa nakal seperti itu?. Munim khan berkata tidak apa-apa, karena jika Raja Jalal tahu bahwa anaknya Ghani Khan juga nakal tetapi sekarang dia sudah dewasa. Raja Jalal menjawab ya dia sangat berdedikasi dalam politik & setia. Munim khan mengucapkan terima kasih karena yg mulia Raja Jalal memuji anaknya, jika dia nanti pulang akan ia ucapkan rasa bangganya sebagai seorang ayah.

Di malam hari saat Raja Jalal berjalan-jalan dgan Ratu Jodha, Raja Jalal berkata bulan terlihat indah, tetapi ia lebih suka melihat Ratu Jodha, mereka sama tersenyum & Ratu Jodha merasa pasti Raja Jalal kumat dgan kesukaan menggodanya, jadi Ratu Jodha tak menanggapi malah berkata, jika hadiah dri ratu Salima sangat bagus & jika dipakai koinnya akan dekat dgan jantung Raja Jalal, Raja Jalal berkata ada yg lebih dekat dgan hatinya, Ratu Jodha bertanya, Apa?. Raja Jalal bertanya Masa kamu tidak mengerti Ratu Jodha?. Benar aku tidak bisa memprediksi. dgan senyuman mautnya Raja Jalal merayu Ratu Jodha dgan berkata, Kamulah yg dekat dgan hatiku. Ratu Jodha menoleh kepada Raja Jalal. Apa perkataanku salah ?, tanya Raja Jalal. Ratu Jodha tersenyum, dan berkata Kau tidak pernah mengatakan hal yg salah yg mulia. Raja Jalal meraih jemari Ratu Jodha & menggenggamnya lalu mereka berjalan menikmati malam yg indah dgan saling bergandengan tangan. 

Sementara itu mahachuchak sedang memandang keluar istana saat pelayan yg membawakan minuman membuat keributan dgan cangkir yg tersenggol & air teh yg tumpah, mahachuchak memarahi karena cara kerja yg seperti itu, tetapi pelayan diam saja. Mahachuchak marah, & bertanya Mengapa kau tidak menjawabku?. pelayan tersebut semakin panik & takut, mahachuchak mengacungkan pisau keleher pelayan tersebut, & berkata jika diwaktu berikutnya kau membuat kepalaku menoleh karena suara keributan yg kau buat maka aku akan memotong lehermu. Pelayan yg bernama Mohon berkata, & meminta maaf & berkata berbelas kasihlah yg mulia mengapa membunuhnya hanya untuk hal kecil, apakah itu memuaskan diri sendiri. mahachuchak berteriak, & berkata Apa yg harus aku lakukan untuk mendapatkan tahta Raja Jalal? selama tahta belum ada dalam genggamanku maka tidak ada seorangpun yg mendapatkan ketenangan & duduk dalam damai, Mohon berkata Ketika yg mulia menyerang Agra maka kedamaian akan anda rasakan ?. Bagaimana bisa aku menyerang Agra ketika Ghani Khan & prajuritnya disini, setiap saat ia mengirim pesan pada Raja  Raja Jalal & Munim Khan akan menyerangku. Mohon berkata,  Kepala yg mulia ratu mahachuchak panas oleh pemikiran itu, aku membuatkan jus dalam dua nampan, cukup untuk menenangkan pikiran, mahachuchak mengintip di nampan, dia melihat dalam satu gelas ada jus semangka & dalam nampan lain ada sesuatu yg membuat mahachuchak terkejut, ia ingat bagaimana Ghani khan memakan semangka & berkata kepada teman-temannya bahwa dia mengingat ayahnya, satu teman memintanya makan semangka, Ghani Khan mengambil semangka & sibuk menikmatinya dgan teman-temannya & mereka diserang saat itu, kepala Ghani Khan dipenggal seketika. Mohon menghampiri mahachuchak & bau semangka bercampur darah yg Ghani Khan makan sebelumnya, mahachuchak berkata ini memiliki bau darah yg membuatku bahagia, Khayalan berakhir. mahachuchak masih melihat kemungkinan lain tentang kepala Ghani khan, dia seperti tidak yakin sudah mendapatkan kepala ghani khan , mahachuchak makan semangka & berkata, aku menyukainya kepala ghani khan & buah semangka, alangkah baik jika dipotong sekarang. mahachuchak melanjutkan kembali perkataannya, hanya kau yg mengertiku dgan baik

Di Istana agra pada pagi hari, Resham mengawasi para ratu utama Raja Jalal, dia melihat Ratu Jodha yg pertama muncul, Ratu Jodha sedang berjalan menuju ruang sidang bersama para pelayan setianya, moti, zakira. Dibelakang Ratu Jodha ada ratu salima & kemudian ratu Ruqayah. Di depan ruangan mereka di sambut oleh todar mal yg akan menjaga keamanan. Ratu Ruqayah sampai di depan ruangan, todar mal memberi salam pada ratu Ruqayah, ratu Ruqayah memasuki ruangan tersebut. Todar menghentikan hoshiyar yg membawa nampan hadiah untuk Raja Jalal. Dia mengambil pedang yg ada di nampan & memeriksanya. Hoshiyar berkata , Mengapa kau melihatnya seperti ular yg mau menangkap musuh?. todar mal hanya tersenyum & memberi ijin masuk. Sementara itu ratu salima datang todar memeriksanya juga, selanjutnya Ratu Jodha, ia melihat Mahkota, Zakira berkata itu dibuat dgan mutiara asli sehingga tidak perlu diperiksa, todar tetap memeriksanya, lalu Todar mal mengijinkan mereka juga masuk. semua duduk di ruangan pengadilan, Javeda berkata jika dia ikut bersaing di meena bazar dialah yg akan menang. maham anga memandang javeda dgan sinis. Raja Jalal berkata, aku ingin istri-istri khususku yg akan mengenakan hadiah mereka padaku disini. karena Ratu Salima adalah pemenangnya dia yg pertama mendapat giliran mengenakan hadiahnya untukku.

Ratu Salima memakai cadarnya & berdiri beranjak ke depan, sambil memberi salam kemudian ratu salima memakaikan kalung dileher Raja Jalal, Raja Jalal berterima kasih. kemudian Ratu Ruqayah maju dgan memakai cadarnya juga & memberikan hadiah pedangnya. Raja Jalal mengucapkan terima kasih & berkata. selanjutnya Ratu Jodha menarik kerudungnya sehingga menutupi wajahnya lalu berdiri mendekat ke arah Raja Jalal. sementara Todar merasakan sesuatu dgan tangannya, dia melihat tangannya kemerahan & membengkak, & berkata Ohh kenapa dgan tanganku?. kemudian todar berlari kedalam, tangannya berubah seperti itu setelah menyentuh mahkota buatan Ratu Jodha, artinya mahkota itu beracun, Raja Jalal dalam bahaya. ketika Ratu Jodha akan memakaikan Mahkota di kepala Raja Jalal, Tiba-tiba.. tunggu!! jangan pakai Mahkota itu, kata todar!!. semua terjekut & berdiri melihat todar mal terengah-engah memasuki ruangan.Yang mulia Mahkota itu ada racunnya. Apa yg kamu lakukan? inikah sifat rendah hatimu?". bentak Raja Jalal & tampak marah, karena menuduh istri yg sangat dicintainya. Todar mal meminta maaf, tapi mahkota itu memiliki bahan yg direndam dalam cairan, yg membuat tangannya luka karena menyentuhnya,. Todar Mal memperlihatkan tangannya yg mengeluarkan darah. terakhir aku menyentuh mahkota itu, tak lama tanganku seperti terbakar & kemerahan seperti ini. Rantai & pedang tidak mengandung apa-apa, yg mulia juga sudah menyentuhnya & tidak terjadi apa-apa, ini berarti mahkota itulah yg mengandung racun. Raja Jalal terhenyak, & bertanya Siapa yg melakukan ini? & mengapa? .Todar mal memanggil tabib ahli untuk memeriksa & memberitahu hasilnya.

Semuanya tentu kesalahan Ratu Jodha, seharusnya ia melindungi dgan baik dgan bakat & kepintarannya. tabib berkata, ada cairan khusus di dalam Mahkota & jika yg mulia Raja Jalal memakainya kepalanya akan terbakar & apapun bisa terjadi. semua tertegun, lalu Raja Jalal menyuruh tabib supaya mengobati & memberi perban tangan todar. Todar mal berkata, bahwa todar bertanggung jawab atas keamanan istana, karena itu ia punya beberapa pertanyaan pada Ratu Jodha. Todar bertanya pada Ratu Jodha, Mahkota itu ada bersamamu, bagaimana seseorang datang & menaruh racun di dalamnya? , Atgah datang & berkata, Bagaimana bisa racun masuk istana?. Raja Jalal menjawab, Itu pasti dilakukan ketika Ratu Jodha tertidur, karena kalau tidak pasti tangan Ratu Jodha pun terbakar. Todar setuju & berkata ada hal-hal yg perlu mendapat catatan yakni yg pertama, pelaku tahu tempat mahkota itu diletakkan, kedua pelaku diijinkan masuk & keluar kamar Ratu Jodha, ketiga pelaku juga tinggal di istana. Atgah menyahut, artinya dilakukan oleh pelayan atau hamba sahaja. mereka harus ditanya. Ratu Jodha menyahut, Moti tidak akan melakukan hal tersebut. Raja Jalal menyahut, Jangan khawatir, Todar Mal bertanya pada Moti dimana kau kemarin malam? . Setelah Ratu Jodha tidur akupun pergi tidur juga, jawab moti. aku akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Raja Jalal meminta untuk toleransi dgan moti karena ia sudah menderita terakhir kali dulu, jangan menghukumnya sebelum dia terbukti. Ratu Jodha tercenung, aku tidak bisa percaya bahwa kali ini aku ditargetkan untuk menyakiti yg mulia, aku sangat bersemangat membuat Mahkota itu untuk dipakai oleh yg mulia tetapi siapa orang dekat aku yg melakukannya?

Sinopsis Jodha Akbar episode 267 Tayang Februari 2015

Selanjutnya ratu ruqayah menuduh ratu jodha, namun todarmal ingin menyelidiki kasus ini dan siapa yang ingin meracuni raja jalal.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top