Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar episode 266 Tayang Februari 2015

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar episode 266 Tayang Februari 2015, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 265 tentang sekongkolnya maham anga dengan shehnaz untuk merebut tahta dri raja jalal dan juga kebingungan para ratu untuk memberikan hadiah terbaik pada raja jalal. Kali ini admin bagikan lagi episode 266 yang akan tayang di ANTV pada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 Februari 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!
Sinopsis Jodha Akbar episode 266 Tayang Februari 2015

Ratu Jodha Dikamarnya sedang bersama zakira & moti. mereka sedang duduk bersama & ratu jodha sibuk memeriksa batu-batu yg akan dipakai untuk menghias mahkota Raja Jalal. zakira menyarankan Ratu Jodha tentang batu-batu yg baik untuk dipakai pada sebuah mahkota. Ratu Jodha bertanya pada Zakira, sepertinya Kau tahu banyak tentang ini?. zakira menjawab Karena sebelumnya aku sudah bekerja diberbagai kerajaan oleh karena itu aku sudah mengetahui banyak hal tentang istana. Ratu jodha berkata Jadi kau bisa membedakan mana batu yg sekiranya disukai & mempesona untuk di gunakan Raja Jalal. Zakira menjawab ,Yaa, gunakanlah Batu Maanak, itu baik untuk mahkota.

Tiba-tiba Shehnaz memasuki kamar ratu jodha dgan berteriak & berlarian tampak terburu-buru kearah mereka & Ratu jodha. & memanggil nama ratu jodha.. Ratu jodha... Kau harus cepat menyembunyikannya, shehnaz lalu mengambil nampan yg ada di pangkuan Ratu Jodha yg berisi bebatuan maanak. Shehnaz lalu meletakkan nampan di atas tempat tidur dgan tergesa-gesa sehingga bebatuan yg ada berserakan, buru-buru dia mengumpulkannya & menaruhnya di dalam kain. Ratu jodha, zakira & moti heran dgan sikap shehnaz Ternyata Shehnaz tahu Raja Jalal akan menuju kamar Ratu Jodha. Raja Jalal mendatangi mereka. Ratu Jodha berdiri menyambut Raja Jalal. Shehnaz menyembunyikan bebatuan yg sudah dia bungkus dikain dibelakangnya. Ratu Jodha sedikit salah tingkah & tersenyum gugup pada Raja Jalal. Raja Jalal melihat Ratu Jodha & moti, zakira & shehnaz tampak gugup tidak seperti biasanya, Raja Jalal lalu bertanya, Apa yg terjadi disini?sambil mengedarkan pandangannya. Lalu Ratu jodha berkata dgan kikuk Tidak ada apa-apa yg mulia. Raja Jalal kemudian meminta Moti untuk menjelaskannya tetapi moti hanya tertunduk diam. Raja Jalal lalu menatap pada Shehnaz.

Ratu jodha memberi isyarat pada shehnaz agar tidak berkata apa-apa, Shehnaz katakan padaku minta Raja Jalal, shehnaz hanya diam. Raja Jalal lalu berkata, apakah kau takut Ratu Jodha akan memarahimu? moti & shehnaz mengeleng-gelengkan kepala. Raja Jalal bertanya kembali Mengapa kalian diam? Apakah kalian tidak akan mengatakan sesuatu padaku karena kalian pelayan setianya Ratu Jodha. Shehnaz lalu mengangkat wajahnya yg tadi tertunduk, sekilas ia menatap ratu jodha. Raja Jalal lalu berkata apakah kalian tetap tidak akan mengatakan sesuatu meskipun pada raja. aku harus katakan padamu bahwa semua setia kepadamu, Ratu Jodha, mereka tidak pernah berkata apapun bahkan kepada raja tentang keluhan mereka. Ratu jodha menjadi tegang. Shehnaz lalu berkata bukan seperti itu, kami memang harus setia pada ratu kami. Raja Jalal lalu menatap zakira & bertanya “sekarang Kau, katakan padaku apa yg sedang terjadi?.” Zakira berkata “Seharusnya kau berkata itu pada Ratu Jodha, bagaimana kita bisa menjawab pertanyaan yg mulia.” Raja Jalal menampakkan mimik kalah, semua sepakat tidak akan memberitahu? tanya Raja Jalal. yang mulia kau hanya membuang-buang waktu di sini, tidak ada yg akan memberitahumu tentang hadiah apa yg aku buat untukmu, jadi kau hanya bisa melihatnya diacara meena bazar nanti, kata ratu jodha. ooh kalian sedang membantu Ratu Jodha menyiapkan hadiahku, jika begitu kalian boleh pergi sekarang, takhliya Kata Raja Jalal. Tidak ada seorangpun yg boleh pergi. Mereka saling bertatapan heran. ratu jodha berkata lagi aku tahu maksudmu Jika mereka semua pergi kau dapat menemukan hadiah. Ini adalah permintaanku, para pelayan setia Ratu Jodha lalu pergi. Raja Jalal memaksa Ratu jodha Untuk memberitahu hadiah apa yg akan ratu jodha berikan untuknya. Sinopsis Jodha Akbar episode 266

Ratu jodha lalu berkata kau hanya dapat mengetahuinya di meena bazar nanti, silahkan pergi supaya aku bisa menyelesaikan pekerjaanku. kemudian Ratu Jodha duduk. Raja Jalal tidak peduli, ia malah melihat-melihat sekeliling kamar ratu jodha & bertanya Ratu Jodha, Jadi dimana kau menyembunyikan hadiah untukku ?Ratu jodha berkata aku tidak membuatnya di sini. Aku memesannya di suatu tempat yg kemudian akan diberikan padamu nanti, Raja Jalal bertanya, Benarkah? & kau tak membuat apapun untuk acara meena bazar? Ratu jodha menggoda Raja Jalal dgan berkata. tidak ada yg akan diberikan padamu? mengapa harus lelah-lelah bekerja untuk membuatkan hadiahmu?. Raja Jalal sedikit jengkel, baiklah sampai ketemu di meena bazar. ujar Raja Jalal. Jangan marah yg mulia, tunggulah di acara meena bazar. kata ratu jodha. Raja Jalal akan keluar ketika matanya menangkap sesuatu, Raja Jalal melihat beberapa batu maanak berharga yg telah jatuh ke lantai, & berkata mungkin dia mulai mendapatkan beberapa petunjuk. Aku ingin memberitahumu jika satu batu maanakmu Jatuh dilantai, kata Raja Jalal. sembari menyunggingkan senyum kemenangan, ratu jodha berkata, kamu curang!, kamu seharusnya tidak melihatnya, Raja Jalal berkata menyembunyikan sesuatu adalah pekerjaan baikmu, baiklah kita akan bertemu di Meena bazar, & aku ingin melihat hadiah yg akan kau berikan padaku?. Raja Jalal berpamitan & pergi, sementara itu Ratu Jodha menatap kesal pada batu yg ada di lantai. 

Di istana Kabul. Fazal Beg sedang mengawal seorang laki-laki muda bersama pamannya. Mereka akan bertemu mahachuchak saat mereka berjalan dikoridor istana menuju ruang Durbar, seorang Laki-laki muda merasa betapa pentingnya mahachuchak & bagaimana ia bisa mendapatkan keuntungan dgan berada disini. Dia bertanya-tanya, kenapa istana mahachuchak gelap. Fazal beg berkata jika mahachuchak sama seperti tempat ini, menurut mahachuchak kegelapan dapat melindungimu dri musuh & aku juga menyukainya kau dapat mengerjakan apapun di dalam kegelapan. Satu laki-laki bertanya, mengapa mereka ada ditempat ini & dijawab mentri bahwa mereka akan bicara dgan mahachuchak. Mereka lalu datang pada mahachuchak, mereka memasuki ruangan durbar (ruang sidang istana mahachuchak) & mahachuchak duduk di singgasananya . Lelaki muda kaget melihat ternyata mahachuchak sudah tua & wajahnya tidak bersahabat seperti orang jahat. Lelaki muda itu Lalu memperkenalkan diri namanya Haidar Kasim . mahachuchak mendekatinya & berkata semuanya akan baik di sini, Haidar mengetahui satu hal tentangku, & aku mempercayainya, Fazal Beg berkata bahwa jika ada orang yg bisa menyelamatkan mereka itu harus menjadi penguasa unggul yg seperti ratu mahachuchak, yg tak lain adalah istri dri Raja Humayun. Haidar terus melihat dri sudut matanya pada dua gadis cantik yg berdiri di ujung ruangan. 

Mahachuchak menyentuh wajah haidar & berkata, aku bisa dgan mudah membantumu melawan musuh-musuhmu tapi apa alasan yg kuat mengapa aku harus melakukannya untuk berhubungan dgan orang asing? mahachuchak berkata pada paman haidar, Sekarang jika ada ikatan pernikahan antara keluarga aku bisa mengerti kebutuhanmu untuk membantu Haidar sebagai timbal balik untukku. mahachuchak mengingat kembali pembicaraannya dgan fazal beg , fazal beg adalah pelayan setianya & orang kepercayaan mahachuchak). untuk memperkuat pertahanan dipihakmu dgan menikahi haidar kasim. Mahachuchak berkata, Untuk mendapatkan kepercayaan & kekuasaan yg utuh kau harus menikah haidar Qasim ? Haidar berkata Hubungan seperti itu hanya untuk orang lain. mahachuchak berkata, ingat satu hal apakah kau ingin memperpanjang hubungan atau tidak, & jika tidak itu artinya buruk bagimu., aku tidak harus bicara seperti ini karena kita akan menjadi kerabat. Haidar lalu melihat anak-anak perempuan mahachuchak yg mahachuchak & berpikir salah satu dri mereka berdua yg akan menjadi istriku. Haidar lalu menyetujui permintaan mahachuchak. mahachuchak tertawa Bahagia & bertanya benarkah? Yaa aku akan menikah, jawab haidar. mahachuchak melihat kedua anaknya memandangi Haidar & membentak mereka berdua, Mengapa kalian berdua hanya berdiri di situ, ayoo mendekatlah Pergi & katakan Adaab untuk Abba Huzoor (ayah tiri) kalian, pinta mahachuchak. Semua yg berada d ruangan terkejut. Haidar yg paling terpukul dia merasa tertipu telah mengatakan ya untuk menikah. Dia berpikir bagaimana mungkin Dia menikah wanita yg sudah berumur seperti ibunya, Tapi dia tidak bisa menolaknya karena takut pada mahachuchak. mahachuchak memerintahkan agar mereka semua masuk ke kamar yg telah disediakan. Fazal beg mengucapkan selamat & mendoakan kebahagian untuk mahachuchak & semuanya.

Di Dalam istana Resham sedang bersama Maham Anga di acara yg dibuat Raja Jalal untuk para ratunya yaitu meena bazar . Resham melihat javeda membuka kios di meena bazar, resham lalu menepuk bahu maham & menunjuk ke arah javeda. Maham anga terkejut & tampak kekhawatirannya menemukan bahwa Javeeda telah membuka sebuah kios bahkan meskipun maham anga tidak diizinkan untuk berpartisipasi karena hanya untuk tiga ratu istimewa Raja Jalal yg dapat membuka kios. Javeda tampak sibuk disebuah kiosnya, Maham anga menghampirinya & bertanya mengapa kau membuka kios seperti ini, javeda? Javeda berkata ibu, aku membuka kios ini bukan untuk bersaing tapi untuk orang-orang yg datang melihat meena bazar, ibu ratu Hamida menghampiri mereka & bertanya, kios apa yg dibuat Javeda. javeda menjawab Aku membuat jus dingin untuk orang-orang yg mengunjungi meena bazar., ibu ratu Hamida meminumnya & berkata menurutku rasanya sangat enak & cocok untuk cuaca yg panas seperti ini & akan banyak orang yg kehausan. Javeda senang & menoleh pada Maham anga, ibu ratu hamida sampai memujiku senyumnya pada Maham anga, kata javeda. 

Dikios ratu ruqayah, Hoshiyar melihat pedang shamsheer yg ratu ruqayah pajang, Ratu ruqayah memarahi hoshiyar & mengusirnya lalu menyuruh supaya hoshiyar melihat Ratu Jodha untuk mencari tahu apa yg diberikan Ratu Jodha untuk meena bazar ini. Hoshiyar kesana & zakira menanggapi sengit, Kenapa kau kesini?. ratu Ruqayah menyuruhku, aku harus mengetahui apa yg Ratu Jodha hadiahkan untuk yg mulia raja, kata hoshiyar. Jangan mencari tahu, karena kau tidak bisa mengetahuinya. jawab zakira. orang-orang dri luar Agra katanya memiliki hati yg luas tapi kau, di sini tidak untuk bermain, sebaiknya pergi dri sini. Hoshiyar pergi dgan kecewa karena ia hanya melihat nampan yg di tutupi kain. Dia lantas menemui ratu Salima & bertanya, Apa yg akan ratu salima berikan pada yg mulia?. Ratu Salima, menjawab semua akan tahu begitu aku memberikan hadiahku pada yg mulia. lalu Hoshiyar pergi, wajahnya sedih. Sinopsis Jodha Akbar episode 266

Dikios Ratu Jodha moti berkata pada Ratu jodha, Kau memberikan yg paling baik untuk Raja Jalal saat dia datang ke meena bazar. Ratu jodha berkata, Setiap kali kompetisi terjadi aku merasa gugup. moti berkata Begitulah jika cinta tidak bisa dikendalikan. Ratu Jodha tersenyum, jangan bercanda kali ini. Prajurit mengumumkan jika Raja Jalal & Ibu Ratu Hamida akan memasuki perayaan meena bazar. Semua yg berada disana bersiap menyambut kedatangan mereka. Raja Jalal datang, & berkata aku berharap ketiga istri istimewaku sudah siap, Dia meminta ibu ratu Hamida menemaninya, yg pertama ia datangi adalah kios ratu Ruqayah, Ratu ruqayah menyambut, dan berkata aku senang kau datang pertama untukku, aku tahu kau akan datang ke sini pertama. Raja Jalal menyahut Kau adalah istri pertamaku jadi aku mendatangimu yg pertama, lagipula kau selalu punya hadiah yg mengejutkan untukku. Ratu ruqayah menyuruh hoshiyar membuka penutup hadiahnya & menunjukkan sebuah pedang yg besar, ibu ratu Hamida memujinya sebagai hadiah yg hebat, Raja Jalal juga menyukainya & kemudian terlihat menguji shamsheernya & melihat keselarasan. Hadiah yg baik, kata Raja Jalal, tapi tunggu sampai aku melihat yg lain., kata Raja Jalal meneruskan perkataannya.
Sinopsis Jodha Akbar episode 266 Tayang Februari 2015

Raja Jalal lalu pergi menemui ratu salima. Ratu Salima memberi salam. disana ada Rahim, anak salima juga Salima memperlihatkan rantai yg terbuat dri koin baru milik pribadi yg telah diberikan Raja Jalal sebelumnya, rantai itu pantas sekali dipakai seorang raja yg besar. Selanjutnya aku ingin melihat hadiah Ratu Jodha, tapi kata Rahim, hadiahnya belum diberikan. Rahim memberikan beberapa baris kata-kata puisi, Raja yg besar & orang yg memilik berkat Tuhan tidak pernah mati bahkan setelah kematian. sunguh baris kata yg baik, Salima kau mengajari anakmu sungguh bagus. kata Raja Jalal memuji puisi rahim. Tidak yg mulia, dia belajar sendiri, jawab salima. Sayang, kau bukan istriku Rahim, jika tidak kau boleh ikut berkompetisi, kata Raja Jalal sambil tertawa senang. Mereka lalu menuju lapak Ratu Jodha. Ratu Jodha menyambut mereka dgan senyum bahagia & tak lupa memberi salam hormat. yg mulia Raja Jalal meminta hadiahnya. Ratu jodha menunjukkan mahkota, Ini adalah hadiah untukmu raja yg aku hormati seperti dewa & melakukan semua untuk rakyatnya, mahkota ini akan membuat kau teringat pada orang yg telah memberikanmu kejayaan. Artinya aku mempunyaii mahkota baru, kerajaan baru. kata Raja Jalal. Raja Jalal tersenyum senang. sekarang aku sudah melihat semua hadiah ratu-ratu istimewaku kata Raja Jalal. Ibu ratu Hamida berkata sekarang waktunya menentukan pemenangnya

Baca juga kelanjutan dari sinopsis jodha akbar di Sinopsis Jodha Akbar episode 267 Tayang Februari 2015
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top