Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar episode 232 Tayang Februari 2015

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar episode 232 Tayang Februari 2015, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 231 tentang keputusan menyakitkan buat maham anga. Kali ini admin bagikan lagi episode 232 yang akan tayang di ANTV pada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 Februari 2015. Berikut Kisah selengkapnya!!
Sinopsis Jodha Akbar episode 232 Tayang Februari 2015

Maham Anga diam-diam pergi kehutan secara sembunyi-sembunyi, dengan terburu-buru ia berjalan sambil mengingat perkataan yang Jiji Anga katakan padanya, ia menemui orang yang sudah lama ia sekap, disana ia tampak mengendong seorang bayi ia berkata aku sudah muak, ini sudah cukup, kau lah satu-satu nya alat yg akan mencapai tujuanku Maham berteriak memaksa agar orang tersebut bicara, namun tak sepatah katapun orang misterius itu berbicara.

Di Amer, keluarga Jodha membicarakan dan menyalahkan Sujamal yang menyebabkan perpecahan antara Jodha dan Jalal, disana juga Bharmal menyinggung permasalahan Shivani yang kabur saat akan menikah dengan Mirza Hakim, namun Jodha membela Sujamal dan Shivani, Jodha bilang mereka tidak bersalah itu hanya takdir. Sinopsis Jodha Akbar episode 232

Di Agra, Shivani dan Tejwant telah tertangkap, mereka berdua dibawa ke sidang pengadilan . dikamarnya Maham Anga berdebat dengan Ruqayah, Ruqayah tidak bisa terima ia ikut terseret dalam konspirasi menjijikan itu, namun Maham membela diri, Maham berkata dia melakukan itu agar Jodha dan Jalal terpisah Maham tidak mau khilangan jalal tujuannya sama dengan Ruqayah, namun Ruqayah kembali mengatakan bahwa cara Maham itu rendahan, Maham dan Ruqayah berdebat cukup lama.

Diruang Pengadilan semua orang sudah berkumpul termasuk Mirza Hakim adik jalal yang sudah terhianati Shivani , para Ratu berbisik bisik membicarakan hukuman apa yang akan diberikan Jalal pada adik Jodha dan suaminya tersebut, Jiji Anga mengatakan aku kasihan terhadap mereka, mereka tertangkap saat Raja diselimuti emosi, Salima menjawab aku rasa Raja mengerti apa arti cinta sekarang, dia akan mengerti bagaimana tidak berdayanya mereka karena cinta. tak lama datanglah Raja Jalal, seperti biasa semua memberi hormat, Atgah Khan menjelaskan masalah yang dilakukan Shivani dan Tejwant, dan para Ulama mengatakan mereka berdua harus dihukum berat, sesuai peraturan Mughal terdakwa diberi kesempatan membela diri, Jalal mempersilahkan mereka berdua untuk membela diri . Tejwant mengatakan aku tak memiliki pembelaan diri, karena menurutku aku tidak melakukan kejahatan apapun! kami saling mencintai sebelum Shivani datang ke Agra dan mengatur pernikahannya dengan Pangeran Mirza Hakim, mencintai seseorang bukanlah kejahatan, bahkan sebenarnya kami menyelamatkan 3 kehidupan dari kehancuran" jalal hanya mendengarkan dan menatap Mirza Hakim. Jika kalian saling mencintai mengapa kalian melarikan diri? tanya jalal, Tejwant menjawab jika kami mengatakan yang sebenarnya, apakah ada orang yang akan membiarkan kami menikah? Kau dan raja Bharmal adalah raja, cinta kami tak memiliki kesempatan dihadapan kekuatan kalian. Jalal bertanya lagi apa ada lagi , jika menurutmu jatuh cinta adalah kejahatan, maka kau boleh hukum kami, jawab Tejwant dengan tegas, Jalal mempersilahkan Shivani untuk membela diri. Shivani berkata satu-satunya kejahatanku bahwa aku mengikuti kata hatiku. jika aku menikah dengan Mirza Hakim, aku tidak akan bertindak adil pada Tejwant. aku tidak akan bisa mencintai orang lain selain Tejwant! Mencintai orang lain selain suamiku, dan tidak bisa mencintai suamiku, akan menjadi kejahatan yang paling besar, aku tidak ingin melakukan hal itu, jadi aku melarikan diri" jalal dengan serius mendengarkan, sementara Ruqayah takut Jalal tidak dapat mengendalikan emosinya, disanapun tidak ada Jodha yang melindungi adiknya, tapi Ibu Hamida mengatakan dengan penuh kepercayaan bahwa jalal akan mengambil keputusan yang benar. Sinopsis Jodha Akbar episode 232

Jalal mengatakan kalian menganggap mereka bersalah karena mereka jatuh cinta, kalau begitu apa kejahatan mereka?, Atgah khan menjawab aku tidak mengerti, dulu anda menyuruh kami untuk menangkap mereka raja , jalal menjawab aku memang memerintahkan demikian. pernikahan adikku batal dan dia sedih. Itulah sebabnya aku memerintahkan untuk menggantung mereka. tapi malam itu adikku menjelaskan sesuatu padaku dan pada saat itu aku mengerti kesucian dari cinta bahwa kita tidak bisa melihat orang yang kita cintai terluka. jika jatuh cinta adalah kejahatan maka Mirza Hakim juga penjahat karena telah mencintai Shivani, bahkan ibuku juga penjahat karena mencintai aku dan ayahku, dan kalian pun penjahat karena saling mencintai, lalu berapa banyak orang yang harus dihukum. Cinta adalah diatas kepercayaan, komunitas dan kasta, Jalal berbicara panjang lebar dan akhirnya ia mengampuni Shivani dan Tejwant, bahkan Jalal memberikan tempat tinggal, dan pekerjaan di istana kepada Tejwant dan Shivani, mereka berdua berterimakasih kepada raja jalal, semua yang hadir diistana terkejut dengan keputusan Jalal yang diambil atas nama cinta, bahkan Ruqayah pun juga sangat terkejut mendengar keputusan jalal, Shivani mendoakan Jalal agar bahagia, namun jalal hanya tersenyum lemas dan bergumam dalam hati "Orang yg bisa membuatku bahagia telah pergi menjauh, ia adalah Ratu Jodha".

lanjut lagi dah mbacanya di Sinopsis Jodha Akbar episode 233 Tayang Februari 2015

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top