Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar episode 224 Tayang Februari 2015

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar episode 224 Tayang Februari 2015, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 223 tentang hasil perkelahian abu mali dan raja jalal. Kali ini admin bagikan lagi episode 224 yang akan tayang di ANTV Februari 2015. Berikut Kisah selengkapnya!!
Sinopsis Jodha Akbar episode 224 Tayang Februari 2015

Maham masuk kedalam ruangan gelap. Maham mengangkat bayi dan menyuruhnya makan dan berkata kau harus menjawab pertanyaanku. Aku telah menunggu lama dan aku bisa menunggu lebih lama lagi tapi aku harus mendapatkan apa yang aku inginkan. Kau mengerti. Lalu si bayi menangis.

Di Amer, jalal meminum susu yang di siapkan pelayan. Jalal melihat Jodha sedang menumbuk obat. Jalal berpikir Aku tahu kau peduli padaku dan aku akan berhasil membujukmu untuk memaafkan aku. Jodha memanggil pelayan untuk mengoleskan obat di luka Jalal. Pada Pelayan, jalal berkata aku tidak membutuhkannya. Jodha berkata ramuan itu penting bagi kesembuhan lukamu. Jalal menjawab baiklah, kau bisa pakaikan. Jodha mengangguk dan memanggil pelayan. Jalal berpikir aku pikir kau sendiri yang akan memakaikan obat itu. Pada pelayan, Jalal berkata aku bisa obati lukaku sendiri. jalal dengan susah payah berusaha mengoleskan obat pada lukanya. Jodha tak tega melihatnya dan Akhirnya jodha membantu Jalal mengoleskan obat di lukanya.

Jalal berkata sampai kapan kau akan marah padaku? Jika kau tidak memaafkanku, aku tidak akan bisa istirahat. Jodha berkata aku sudah mengoleskan obat di lukamu, kau akan segera sembuh. Aku pergi. Jalal merasa kesakitan, jodha berbalik dan memegang pundak jalal dan membantunya berbaring ke tempat tidur lalu menyelimutinya. Jodha membagi dua rajang dengan menggunakan bantal sebagai pembatasnya. Jalal berpikir aku tahu kau sangat keras kepala, tapi kekuatan cintaku akan meluruhkan kekerasan hatimu. Terima kasih karena telah menjagaku. Sinopsis Jodha Akbar episode 224

Ruqayah pergi menemui Salima. Ruqayah berkata aku merasa bosan sepanjang hari sendirian, karena itu aku kemari. Aku sangat merindukan Jalal. Salima berkata aku senang kau datang menemuiku. Ruqayah berkata kupikir, aku akan pergi sekarang. Kau pasti lelah dan mau tidur. Salima mengatakan aku tidak menggantuk. Ruqayah memaksa pergi dan menyuruh Salima istirahat, dia juga tak ingin menganggu rahim yang sedang tidur.

Jalal terbangun dan melihat Jodha berdiri di depannya. wajah Jodha mendekati wajah Jalal. Jalal berteriak ratu Jodha, apa kau... Jodha menyambar ular di samping kepala Jalal dan membantingnya ke lantai. Jodha kembali ke tempat tidur dan berkata aku hanya menyelamatkan hidupmu, kenapa kau berteriak? Apa ular itu sudah menggigitmu? Jalal berkata aku hanya merasa aneh, ular berkeliaran sampai ke tempat tidur seperti ini? Jodha menjawab ya. Ular jantan dan juga ular betina. Jadi kau harus hati-hati. Jalal berkata kasihan ular itu, di paksa pergi. Jodha menjawab kalau aku tak menyuruhnya pergi, dia pasti akan menggigitmu. Jalal berkata sepertinya kau ahli dalam menangkal serangan dari berbagai jenis racun. Dulu Benazir, sekarang ular ini. Jodha berkata sudah menjadi tugasku untuk menjaga dan memperhatikan keselamatan seorang tamu. Jalal berkata kasihan, setidaknya ular itu merasa senang tidur seranjang denganku.

Paginya, Hamida dan Salima mendoakan Jalal dan Jodha di agra. Hamida berkata aku harap yang kuasa akan mengabulkan doa kita dan jalal akan berhasil menyakinkan Jodha dan membawanya pulang ke Agra. Salima berkata aku sudah menganggap jodha sebagai adikku sendiri. Aku sangat merindukan dia. Hamida menyuruh Salima kembali ke istana lebih dulu, Salima pergi, Hamida melihat maham memakai selendang dan melangkah pergi. Hamida penasaran, lalu mengikutinya.

Saat bangun, jalal mendengar suara pedang. Dia melihat Jodha sedang bertarung pedang dengan beberapa prajurit. Jalal berkata saat kau tersenyum, wajahmu bersinar. Tapi, aku adalah alasan kenapa senyum itu hilang dari wajahmu. pelayan datang membawa obat dan akan mengoleskannya. Jalal menolak dan berkata aku akan pergi menemui obatku, yang akan membuatku lebih cepat sembuh.

Shehnaz menyoraki Jodha. Jalal datang, Melihat itu, para prajurit segera pergi. Jalal berkata harus ku akui, kemampuanmu sangat bagus dalam seni bertarung pedang. Jodha berkata orang yang terluka sebaiknya istirahat saja. Jalal berkata kau harus percaya jika aku bisa mengalahkanmu. jodha berkata jangan berpikir karena kau terluka aku merasa kasihan padamu. Jodha menyerang jalal dan jalal hanya menangkis dan menghindar. Seorang pelayan berkata jalal hanya bertahan dan tidak balas menyerang, Jalal berkata ini kesempatanmu, kau bisa hukum aku atas apa yang telah aku lakukan. Potong leherku. Jodha menjawab aku bukan pembunuh. Sinopsis Jodha Akbar episode 224

Menawati dan raja Bharmal terkejut melihat Jodha dan Jalal bertarung. Bharmal bertanya apa yang dilakukan Jodha? Tidakkah dia sadar kalau Yang Mulia terluka? Menawati berkata jangan khawatir, yang mulia memang terluka, tapi dia adalah petarung yang hebat. Bharmal hendak menghentikan petarungan itu tapi Menawati menahannya dan berkata ini antara suami dan istri. Jodha melakukannya karena marah dan Jalal karena merasa bersalah, Jodha tidak akan melukai yang mulia. Biarkan dia melepaskan kemarahannya dan menunjukan betapa dia terluka.

Jalal berkata semua orang melihatmu, Kuharap mereka tidak berpikir kalau kau sedang mencoba membunuhku. Jodha terpengaruh dan menatap sekeliling. Jalal segera menyerang pedang Jodha dan terlempar jauh. jalal melingkarkan tangan ke leher Jodha dan menghunus pedang. Jodha melepaskan tubuhnya dari pegangan Jalal. Jalal berkata setidaknya, aku sudah mengalahkanmu. Aku bebaskan kau kali ini. Jodha berkata curang. kau menipuku. Apakah kau tahu bagaimana menang tanpa menipu? Jalal berkata segalanya adil dalam cinta dan perang. Tanpa berkata, jodha memanggil Shehnaz dan mengajaknya pergi. Jalal berteriak, di mana sopan santunmu Ratu Jodha? Aku sudah mengampuni hidupmu tapi kau bahkan tak berterima kasih padaku. Jodha tak mengubrisnya, jalal tersenyum sambil mendekap lukanya yang terasa nyeri.

Semakin membuat penasaran saja nih serial. Yuk lanjut mbacanya di Sinopsis Jodha Akbar episode 225 Tayang Februari 2015
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top