Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Beintehaa Episode 93

Masterkids SEO - Sinopsis Beintehaa Episode 93, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Beintehaa Episode 92! kali ini admin bagikan lagi episode 93 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada Desember 2015. Berikut Kisah selanjutnya Beintehaa By #RS!
Sinopsis Beintehaa Episode 93

Zain & Aaliya mulai berjuang melawan hawa dingin setelah mereka terkunci di ruang pendingin, Zain bertanya “mengapa kau berpura pura sebagai Aaliya Bhatt, Aaliya mengatakan “kau tahu kalau itu aku, kau sengaja menghinaku, berpikir tentang seseorang gadis lain ketika istri seseorang ada itu adalah dosa besar, Tuhan akan menghukum kita utk itu,

Dirumah, Fahad berkata pada Usman & keluarganya “aku akan membuat Meer Khan berada di balik jeruji besi, mendengar itu Barkath mengatakan “kita tdak akan memberikan keluhan pada polisi, semua terkejut mendengarnya, lalu Barkath mengatakan “Meer Khan sekarang sedang sakit, dia akan segera mati, Usman mengatakan “aku berpikir kalau Meer Khan ingin melakukan sesuatu yg buruk utk keluarga kita, Barkath mengatakan “dia memiliki sedikit waktu lagi utk hidup, jadi apa yg bisa dia lakukan utk kita, Shaziya bertanya “kenapa kau membela Meer Khan, mendengar itu Surayya mengatakan “Shaziya, Barkath telah menyelamatkan Usman dari serangan Meer Khan, jadi jangan berprasangka buruk dgnnya, Barkath kembali mendukung Meer Khan, mendengar itu Fahad mengatakan “tapi kami akan tetap menangkap Meer Khan & memberinya pelajaran, Usman mengatakan “apa yg dikatakan Barkath benar, biarkan Tuhan yg akan menghukumnya, mendengar itu Barkath tersenyum licik,

Dikantor, Zain mulai menggigil, melihat itu Aaliya menjadi sangat khawatir, dia menghampiri Zain & meminta Zain utk kuat, Zain sudah tdak kuat menahan dingin, Aaliya menangis melihatnya, Aaliya mencoba membangunkannya & memakaikan jaketnya kembali, Aaliya mencoba utk menjaga Zain tetap bangun dgn bicara kepadanya, Aaliya mengatakan “aku merasa cemburu kalau kau sedang bersama dgn gadis lain, Zain bertanya “apakah kau baru mau mengaku saat aku sedang sekarat?, Aaliya mengatakan “jangan katakana itu, aku akan meminta bantuan, Aaliya mengetuk pintu & meminta bantuan, tapi tdak ada yg membuka pintu, Aaliya melihat Zain ingin pingsan, Aaliya berteriak & mencoba utk membangunkannya, Aaliya merasa khawatir, dia mulai menangis & memeluk Zain erat-erat,

Dirumah, Fahad menelpon Zain & Aaliya tapi tdak ada jawaban, kemudian dia memberitahu itu pada Surayya, Fahad mengatakan “staf memberitahu pada ku kalau Zain berada di hotel dgn seorang wanita, tapi Aaliya tdak kembali, tak lama Barkath datang & mengatakan “ibu, aku ingin pergi utk mengambil benang suci dari dargah utk ayah, Surayya mengizinkannya & mengatakan “Tuhan telah memberikan kami anak perempuan seperti kasih kepada semua orang, lalu Barkath pergi, dia tersenyum licik, Fahad menelpon stafnya & memintanya utk mencari Zain & Aaliya, Sinopsis Beintehaa Episode 93

Diruangan pendingin, Aaliya berdoa pada Tuhan utk menyelamatkan suaminya (Zain) & mengambil hidupnya sebagai gantinya, tiba-tiba Zain bangun & mengatakan “Aku mencintaimu Aaliya, mendengar itu Aaliya melihat Zain penuh terharu & bertanya “mengapa kau mengingat Aaliya Bhatt bahkan di saat seperti ini?, Zain berkata dalam hatinya “aku mengatakan Aaliya Zain Abdulla pada saat ini, kemudian Zain kembali ingin menutup matanya, tapi Aaliya meminta dia utk tdak tidur, Aaliya mencoba utk menghangatkan Zain, tiba-tiba Staf hotel membuka pintu & membawa mereka keluar dari ruangan pendingin, Aaliya membawanya ke kamar & meminta staf utk membawakan kopi, Aaliya mencoba utk menghangatkan Zain, kemudian Staf itu kembali & mengatakan “Fahad telah menelepon & dia ingin berbicara dgn Zain, Aaliya membantu Zain utk mengangkat teleponnya, Fahad memberitahu pada Zain tentang Usman yg mengalami cedera karena Meer Khan,

Barkath menemui Meer Khan & mengatakan “aku telah berhasil kali ini, tapi kau akan masuk penjara kali jika aku melakukan kesalahan apapun, Meer Khan mengatakan “kalau putriku masih berada di rumah mereka sebagai putri mereka, tdak akan ada yg bisa menyentuhku, Barkath mengatakan “berhentilah berpikir utk mencuri, karena aku ingin membawa mu ke rumah ku, Meer mengatakan “aku tdak tahu jika ini menjadi nyata, aku melihat karakteristik dalam dirimu, Barkath mengatakan “kau memiliki otak yg aku tdak miliki, Usman "akan" menandatangani semua itu sebagai bukti, ini belum dieksekusi, tapi aku tahu bagaimana utk melaksanakannya,

Surayya memberitahu pada Zain & Aaliya tentang keberanian Barkath melawan Meer Khan, Zain bertanya pada Fahad “mengapa kakak tdak menelepon polisi & membuat Meer Khan ditangkap, Fahad mengatakan “Barkath telah menghentikanku utk melakukan hal itu, Barkath mengatakan kalau Meer Khan sedang menderita penyakit parah, Aaliya mengatakan “kak Fahad, Barkath adalah anak-anak, dia tdak tahu apa-apa, jika Meer Khan memiliki penyakit, dia tdak akan melakukan itu lagi, Zain kita harus memberitahu polisi,

Disisi lain, Barkath berkata pada Meer khan “aku mengetahui semua orang di rumah itu, aku bisa mengendalikan Fahad, Zain, Shaziya & Nafisa, tapi masalahku adalah Aaliya, dia adalah kakak sepupuku, tapi dia ingin membuktikan kalau dirinya yg terbaik, dia telah menangkapku sedang merokok, & dia memeriksanya, Barkath mengatakan tentang temannya, Barkath juga mengatakan “aku bersaing dgnnya tapi bertemu dgn kecelakaan, sehingga moral dari cerita ini adalah siapa pun yg mengacaukanku, dia tdak akan selamat, tiba-tiba mereka mendengar kalau ada yg mengetuk pintu, Meer Khan melihatnya, Meer Khan mengatakan “polisi & Aaliya ada di depan pintu, Barkath mengatakan “Aaliya adalah masalah besarku, Barkath terlihat sedang berpikir, kemudian dia membuka pintu, Aaliya & Zain melihat Barkath ada disana, lalu Meer Khan datang dari belakang,

Precap : Zain bertanya pada Aaliya “apakah benar apa yg kau katakan di ruang pendingin itu kalau kau cemburu ketika melihat ku bersama dgn wanita lain?, Aaliya mengatakan “jangan menganggap kata kataku serius karena pada saat itu aku berbohong padamu.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top