Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar episode 255 Tayang Februari 2015

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar episode 255 Tayang Februari 2015, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 254 tentang ratu ruqayah menceritakan kebohonganya pada maham anga dan persiapan ratu jodha dan raja jalal pergi ke mandir. Kali ini admin bagikan lagi episode 255 yang akan tayang di ANTV pada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 Februari 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!!
Sinopsis Jodha Akbar episode 255 Tayang Februari 2015

Setelah Puja selesai, Ratu Jodha & Raja Jalal keluar dri mandir. Banyak pengawal berjaga di pintu Mandir. Raja Jalal berkata pada salah satu dri mereka kalau dia & Ratu Jodha akan pergi kerumah Yatim Piatu, hanya berdua. Raja Jalal meminta para pengawal untuk pergi. Tapi pengawal menolak karena atgah shah memerintahkan mereka semua agar selalu mengawal Raja Jalal & tdak meninggalkannya. Raja Jalal memahami keinginan Atgah & posisi pengawal, karena itu akhirnya Raja Jalal mengusulkan kalau dia hanya akan pergi dgan 4 pengawal saja sebab kalau terlalu banyak anak-anak bisa ketakutan. Pengawal setuju dgan usul Raja Jalal. 

Raja Jalal & Ratu Jodha melewati hutan untuk sampai ke rumah yatim piatu di iringi oleh 4 orang pengawal. Raja Jalal berkata kalau atgah sangat peduli padanya. Ratu Jodha menyahut, "tentu saja, dia bagaikan figur ayah bagimu." Raja Jalal berkata kalau dia menghormati atgah, karena itu membawa 4 orang prajurit bersamanya. Tiba-tiba Ratu Jodha menjerit kesakitan. dgan cemas Raja Jalal bertanya, "ada apa Ratu Jodha?" Ratu Jodha menjawab kalau kakinya tertusuk duri. Raja Jalal berkata, "biar aku melihatnya." Raja Jalal berjongkok di depan Ratu Jodha & akan menyentuh kakinya, tapi Ratu Jodha menarik kakinya, "jangan yg mulia." Raja Jalal berdiri & menatap Ratu Jodha, dgan memaksa dia berkata, "biarkan aku memeriksa kakimu, ini perintah raja!" Raja Jalal kembali Jongkok di depan Ratu Jodha, mengangkat sebelah kaki Ratu Jodha & meletakkan diatas pahanya, lalu dgan penuh perhatian Raja Jalal memeriksa telapak kaki Ratu Jodha & berusaha membuang duri yg menancap di sana. Ratu Jodha menarik nafas untuk bersiap-siap dgan tangan mencengkeram roknya. Ketika Raja Jalal berhasil mengeluarkan duri itu, Ratu Jodha sedkit berjingkat menahan sakit. Raja Jalal meletakkan kembali kaki Ratu Jodha di tanah & segera berdiri. Raja Jalal berkata kalau dia sudah membuang duri itu, & mengajak Ratu Jodha melanjutkan perjalanan. Raja Jalal bertanya bagaimana Ratu Jodha bisa tahu tentang rumah yatim piatu itu. Ratu Jodha menjawab kalau Moti yg memberitahunya.

Hari masih siang, tapi karena melewati hutan, suasana sangat sepi. Ratu Jodha & Raja Jalal berjalan di depan, sedangkan pengawal mengiring di belakang. satu persatu pengawal Raja Jalal di serang secara diam-diam sehingga tdak sempat membela diri. Ada yg di jerat lehernya dgan tali & di gantung, tapi kebanyakan di gorok lehernya secara diam-diam dri belakang. Ratu Jodha & Raja Jalal tdak menyadari nya & terus berjalan. Hingga kemudian, langkah kaki keduanya berada diatas sebuah jaring yg di gelar ditengah jalan & di tutupi daun-daunnan agar tdak kelihatan. Secepat kilat jaring itu terangkat keudara dgan Ratu Jodha & Raja Jalal di dalamnya.
Sinopsis Jodha Akbar episode 255 Tayang Februari 2015

Di tempat lain, pasukan Mughal yg di larang mengikuti Raja Jalal sedang duduk menunggu di bawah pohon. Atgah dgan berkuda datang menghampiri mereka. Atgah bertanya kemana yg mulia & ratu Ratu Jodha? Pengawal menjelaskan kalau mereka sedang pergi ke rumah yatim piatu. Atgah bertanya kenapa mereka di sini & membiarkan yg mulia pergi sendiri, padahal keadaan di luar sangat berbahaya bagi nya. Atgah & para pengawal kemudian bergegas pergi mencari Raja Jalal. Sinopsis Jodha Akbar episode 255

Raja Jalal & Ratu Jodha masih berada dalam jaring & di gantung di dalam sebuah gua yg gelap yg hanya di terangi dgan nyala obor. Mereka berusaha melepaskan diri. Raja Jalal bertanya apakah Ratu Jodha baik-baik saja? Ratu Jodha menjawab kalau dirinya baik-baik saja tapi di mana mereka? Raja Jalal menjawab kalau sepertinya musuh telah menyerang mereka. Raja Jalal berpikir kalau serangan ini pasti sudah di rencanakan. Para penjahat menyuruh Raja Jalal bekerja sama. Raja Jalal berteriak memberi tahu mereka kalau dirinya adalah Raja Raja Jalaluddin Muhammad. Penjahat berkata kalau di sini, Raja Jalal bukan raja, tapi hanya seorang tawanan. Raja Jalal bertanya siapa yg menyuruh mereka menyerangnya? & mengapa? Raja Jalal menyuruh mereka menjawab pertanyaanya tapi pera penjahat itu diam saja, bahkan sebagian dri mereka membubarkan diri.

Di luar, Atgah sibuk berkeliling mencari Raja Jalal. Mereka menemukan 4 orang pengawal Raja Jalal mati mengenaskan. Atgah semakin khawatir mengetahui kalau Raja Jalal pasti telah di tangkap penjahat & di bawa ke hutan. Atgah segera memerintahkan pasukannya berpencar & masuk ke hutan untuk mencari Raja Jalal & Ratu Jodha.

Di dalam gua, para penjahat meninggalkan Raja Jalal & Ratu Jodha tergantung dalam jaring tanpa penjagaan. Raja Jalal meyuruh Ratu Jodha mengeluarkan pisau di saku bajunya. Ratu Jodha protes, kenapa baru memberitahunya sekarang. Raja Jalal menjawab kalau dia menunggu para penjahat pergi dulu baru membebaskan diri. Ratu Jodha menyerahkan pisau itu pada Raja Jalal yg dgan cepat memotong jaring yg memerangkapnya & membebaskan diri. Setelah bebas, Raja Jalal menyerang 2 penjahat yg menjaga mereka & menghabisinya. Sementara itu Ratu Jodha masih terperangkap dalam jaring diatas sana. Stelah berhasil membunuh penjahat-penjahat itu, Raja Jalal melemparkan pedang kearah jaring & memutus tali pengingkatnya. Ratu Jodha melayang jatuh, tapi sebelum menyentuh tanah, Raja Jalal sudah lebih dulu menangkap tubuhnya. Sesaat keduanya saling bertatapan & tersenyum lega. Raja Jalal menurunkan Ratu Jodha. Ratu Jodha mengajak Raja Jalal cepat-cepat meninggalkan tempat itu. Tapi Raja Jalal menarik tubuh Ratu Jodha & bertanya, "kenapa terburu-buru?" Ratu Jodha bertanya apa Raja Jalal mau melawan mereka semua sendirian? Ratu Jodha melarangnya & mengajak Raja Jalal pergi. Raja Jalal melihat sebilah pedang di dekat mayat penjahat. Raja Jalal mengambil pedang itu & berkata, "aku pernah melihat kau menggunakan pedang, sekarang aku ingin lihat kau menggunakannya." Ratu Jodha menatap Raja Jalal & bertanya, "kau menantangku, yg mulia?" Raja Jalal tertawa & berkata, "bisa di bilang begitu!" Ratu Jodha mengambil pedang itu dri tangan Raja Jalal & tersenyum sambil berkata, "baiklah."
Sinopsis Jodha Akbar episode 255 Tayang Februari 2015

Di istana Agra, Hamida & salima berdiri dgan cemas menanti Maham angga. Maham datang & bertanya ada masalah apa? Hamida memberitahu Maham kalau Ratu Jodha & Raja Jalal di culik saat pergi ke rumah anak yatim & prajurit yg mengawal mereka dibunuh. Maham sangat terkejut. Begitu pula Sharifudin. Shehnaz menguping pertemuan itu dri balik pepohonan. Karena atgah tdak ada, Hamida memberi Maham tanggung jawab untuk menyelidiki masalah ini. Maham setuju & berkata kalau Raja Jalal akan pulang dgan selamat.

Di kamar, Javeda sedang mengoleskan krim kecantikan ke wajahnya. Maham memanggil Javeda & bertanya adham kemana. Tapi Javeda tanpa melihat Maham berteriak menyuruhnya diam. Maham dgan jengkel menghampiri Javeda & bertanya kenapa dia berani bicara seperti itu pada dirinya. Melihat Maham, Javeda segera memeluknya & berkata kalau dirinya sangat senang maham kembali seperti dulu. Maham bertanya apa maksudmu? Javeda berkata kalau dia senang Maham kembali seperti dulu & bertanya apakah dirinya sudah terlihat cantik seperti ratu? Maham tdak mengubrisnya & bertanya adham khan kemana? Javeda berkata kalau dia tdak tahu, Adham tak pernah punya waktu untuknya. dgan kesal maham meninggalkan Javeda. Sinopsis Jodha Akbar episode 255

Raja Jalal & Ratu Jodha mengendap-endap di balik sebuah pohon besar sambil mengintip gerombolan penjahat yg sedang berkumpul. Ratu Jodha berkata, "apa yg harus kita lakukan?" Raja Jalal berkata kalau dia akan menghampirinya. Tapi Ratu Jodha melarang & mengusulkan agar mereka sebaiknya menghindar saja. Raja Jalal berkata, "caraku berbeda, Ratu Jodha. Mereka telah menghina istriku tercinta ~Raja Jalal menatap Ratu Jodha & mengelus kepalanya~ jika aku tak menghukum mereka, maka aku raja yg tdak berguna. Tunggu di sini, gunakan pedangmu jika terjadi sesuatu. Aku akan beri mereka pelajaran." dgan gagah berani, Raja Jalal menyerang gerombolan penjahat itu seorang diri. Ratu Jodha mengintip dri balik pohon dgan cemas. Satu persatu penjahat itu di habisi Raja Jalal, tapi karena jumlahnya sangat banyak, Raja Jalal kuwalahan juga. Sampai satu saat ketika Raja Jalal sedang menghadapi penjahat, seorang penjahat lain akan menyerangnya dri belakang. Ratu Jodha melihat itu, dgan cepat Ratu Jodha masuk ke arena perkelahian menangkis pedang penjahat tadi yg sudah terarah kekepala Raja Jalal. Raja Jalal & Ratu Jodha berdiri saling memunggungi. Ratu Jodha berkata, "bagaimana kau akan melawan mereka sendiri?" Raja Jalal menoleh kearah Ratu Jodha & tertawa dia berkata kalau dirinya percaya pada Ratu Jodha. Akhirnya mereka berdua bahu membahu berjuang mengalahkan para penjahat itu. Hingga tinggal dua yg tersisa. Raja Jalal & Ratu Jodha berdiri adu punggung, masing-masing menghadapi seorang penjahat di depannya. Raja Jalal tertawa & mengoda Ratu Jodha dgan berkata kalau penjahatnya tinggal dua, apakah mereka akan memisahkan mereka? Ratu Jodha membalas gurauan Raja Jalal dgan mengatakan agar dirinya saja yg menangani mereka berdua. Tapi tentu saja, Raja Jalal tak akan membiarkan itu. dgan cepat Raja Jalal menyerang penjahat di depannya & membunuhnya. Sedang penjahat di depan Ratu Jodha segera melarikan diri begitu melihat Atgah & para pasukan mughal datang.

Atgah melihat mayat para penjahat yg bergelimpangan di depan Raja Jalal. Atgah menyuruh prajurit mengejar yg kabur sementara dia menyapa Raja Jalal & menyakan apa yg terjadi dgan cemas & khawatir. Raja Jalal menenangkan atgah dengan berkata kalau dirinya baik-baik saja. Atgah berkata itu sebabnya dia tdak ingin Raja Jalal meninggalkan para pengawal karena itu sangat berbahaya bagi dirinya, & tugas Atgah adalah menjamin keselamatan Raja Jalal & kerajaan Mughal. Raja Jalal menyahut, "jangan khawatir, Atgah shah, aku tak akan melakukannya lagi.  Lagipula aku punya pelindung yg hebat ~Raja Jalal melirik Ratu Jodha & tertawa~ aku janji tdak akan megulanginya lagi." Atgah memerintahkan prajurit mengawal Raja Jalal kembali ke istana, dirinya akan mengejar penjahat yg kabur.

Setelah kepergian Atgah, Raja Jalal menghampiri Ratu Jodha & berdiri didepannya. Ratu Jodha melihat betapa wajah & leher Raja Jalal terluka, dia sangat kuatir. Raja Jalal berkata hal seperti itu biasa bagi seorang pejuang. yg tdak di percayainya adalah bahwa Ratu Jodha dapat mengalahkan semua lawannya. Ratu Jodha tertawa & mengajak Raja Jalal pergi dri tempat itu.

Maham terlihat cemas di kamarnya. Resham datang membawa kabar tentang adham. Resham memberitahu Maham kalau Adham telah keluar dri istana sejak pagi, dia bertanya kenapa kenapa maham khawatir? Maham berkata kalau seseorang menyerang Raja Jalal, & dia khawatir kalau Adham adalah dalang di belakang semua ini. Resham terkejut & berkata, "jika itu benar, yg mulia bisa memotong tangan adham khan." Maham menampar Resham & membentaknya agar jangan kurang ajar, adham khan adalah anaknya. 

Penjahat yg kabur melapor pada adham kalau mereka gagal, Raja Jalal & Ratu Jodha membunuh semua temannya. Adham dgan darah dingin menusuk penjahat itu & berkata, "lalu kenapa kau masih hidup?" Adham mendengar langkah prajurit segera menyembunyikan diri di balik batu besar. Atgah menemukan mayat penjahat itu & berkata kalau dia pasti di bunuh oleh orang yg menyuruhnya. Karena masih baru, dia menyuruh prajurit memeriksa setiap sudut di tempat itu. Seorang pengawal mendekati tempat adham sembunyi, adham segera mengeluarkan belatinya, tapi ternyata pengawal itu tdak melihatnya. Pencarianpun kemudian di hentikan.

Ratu Jodha menyuruh Raja Jalal duduk di bawah pohon untuk istirahat. Raja Jalal berkata kalau dirinya baik-baik saja. Ratu Jodha meminta Raja Jalal agar jangan banyak bicara, karena dia akan mengobatinya. Ratu Jodha segera pergi. Tak lama kemudian dia kembali dgan obat herbal dri dedaunan yg di haluskan. Ratu Jodha mengobati luka-luka Raja Jalal dgan ramuan itu. Air muka Ratu Jodha menunjukan rasa kuatir yg sangat, sedang Raja Jalal malah tertawa-tawa senang di obati Ratu Jodha. Raja Jalal berkata, "kau juga terluka, biar aku oleskan." Raja Jalal ganti mengoleskan ramuan ke luka Ratu Jodha & menekannya. Ratu Jodha merinding menahan sakit. Raja Jalal berkata, "aku tak paham, dulu kau mengambil  bubuk mesiu dri senapanku, sekarang kau bertarung melindungiku." Ratu Jodha mengatakan kalau saat itu keadaannya berbeda, dulu dia menyelamatkan hewan yg tdak berdosa, sekarang untuk melindunginya. Raja Jalal tersenyum.

Raja Jalal & Ratu Jodha tiba di istana dgan di kawal oleh Atgah & pasukannya. Hamida, Maham & salima berlari menyambut mereka dgan khawatir. Hamida berkata, "ya tuhan, apa yg terjadi?" Raja Jalal memberitahu Hamida kalau ada orang yg menyerang dirinya & Ratu Jodha. Hamida cemas melihat luka di tangan Ratu Jodha lalu menyuruh Salima memanggil dokter. Raja Jalal memuji Ratu Jodha di depan Hamida dgan berkata, "ibu harus melihat saat Ratu Jodha melindungiku," Hamida tdak mengerti maksud Raja Jalal & bertanya, "apa maksudmu?" Atgah menjelaskan pada Hamida kalau Ratu Jodha sungguh luar biasa, dia pertarung yg hebat.  Ratu Jodha tersenyum, Hamida dgan tersenyum menatap Ratu Jodha & bertanya, "benarkah itu ratu Ratu Jodha?" Raja Jalal yg menjawab, "benar ibu. Ibu harus melihat saat dia kalahkan 20 orang penjahat sekali tebas. Mereka pasti penasaran siapa yg dibawa oleh Raja Jalal untuk melindunginya.." Ratu Jodha & Hamida tertawa mendengar gurauan Raja Jalal. Maham mengucap syukur karena mereka berdua selamat. Tapi Raja Jalal tak mengubrisnya. Semua orang terlihat tegang menanti reaksi Raja Jalal atas ucapan maham. Setelah berpikir sebentar, Raja Jalal kemudian berkata yg di tujukan pada Hamida, "jangan kuatir, ibu. Banyak yg mendoakan aku, aku akan baik-baik saja.  ~ Hamida mangangguk, Maham terlihat agak kecewa, & Ratu Jodha menarik nafas panjang~  oleh karena itu aku & Ratu Jodha berhasil selamat. Aku permisi dulu." Raja Jalal melangkah masuk keistana di ikuti Ratu Jodha, atgah juga Hamida. Shehnaz menatap kepergian Raja Jalal & Ratu Jodha dgan rasa lega. Begitu pula maham angga walaupun ada kekecewaan tergambar di wajahnya. Shehnaz berkata, "syukurlah kau selamat Raja Jalal. Jika tdak, apa yg harus kulakukan? Kau adalah buruanku. Aku akan merebut segalanya drimu. Aku akan menghancurkanmu. Aku akan merebut kembali apa yg menjadi milik ku.

Hmmm Seru Seru Seru... langsng saja tanpa basa basi berikut ini kisah kelanjutan jodha akbar yang tayang di ANTV di Sinopsis Jodha Akbar episode 256 Tayang Februari 2015
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top