Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Beintehaa Episode 140

Masterkids SEO - Sinopsis Beintehaa Episode 140, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Beintehaa Episode 139! kali ini admin bagikan lagi episode 140 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada Desember 2015. Berikut Kisah selanjutnya Beintehaa By #RS!
Sinopsis Beintehaa Episode 140

Fahad & kedua istrinya sampai di tempat kerja, mereka mulai bertengkar, Fahad meminta mereka utk tenang, kemudian Fahad berjalan, mereka berdua terus saja bertengkar, tiba-tiba mereka terjatuh ke dalam lubang, mereka meminta bantuan, Fahad & semua orang berkumpul utk membantu mereka, mereka berdua masih saja bertengkar walau berada di dalam lubang utk keluar pertama kalinya, Fahad menjadi pusing,

Dirumah, Aaliya teringat bagaimana dia melihat Khatija mencuri uang, tak lama Zain datang, Aaliya mengatakan “Zain, aku benar benat melihat Khatija mencuri dgn matanya sendiri, Zain mengatakan “aku sudah mengenalnya sejak dia masih kecil, dia tdak mungkin mencuri, Aaliya bersikeras pada kata-katanya, kemudian Zain bertanya “apakah kau ingin aku utk memberitahu pada Surayya kalau aku lebih percaya pada istri ku dari pada dia?, Malika-E-Zain, kadang-kadang kita harus mengabaikan hal-hal yg tdak penting, mendengar itu, Aaliya merasa kecewa & pergi keluar,

Rizwan datang ke kamar mereka tanpa mengetuk pintu, Zain menegurnya karena datang tanpa mengetuk pintu, Rizwan mengatakan “aku mendapat masalah besar hari ini, disisi lain Aayath juga mengatakan hal yg sama pada Aaliya, Rizwan mengatakan “aku meminta Aayath utk menikah dgnku, disisi lain, Aayath mengatakan “Rizwan mengatakan kalau dia ingin menikahiku, Zain bertanya pada Rizwan “bagaimana kau menjadi begitu berani secara tiba-tiba, aku akan memecahkan masalah mu dgn menemanimu, Rizwan mengatakan “kau harus memberitahu solusinya, Zain memintanya utk tenang, Zain mengajaknya utk pergi, pada saat itu pelayan datang & memberitahu mereka tentang Fahad & istri-istrinya,

Dokter sedang memeriksa Nafisa & mengatakan “cedera di wajahnya akan segera sembuh, tapi bekas luka tdak akan memudar dgn mudah, Fahad mencoba utk menghibur Nafisa, tapi dia tdak mengizinkan Fahad utk menyentuhnya, kemudian Shaziya datang ke sana dgn membawa makanan & berkata pada Fahad “kau pasti merasa lemah, sehingga kau harus makan, kemudian dia melihat Nafisa yg terluka, dia terkejut melihatnya, Nafisa teringat bagaimana Fahad menyelematkan Shaziya lebih dulu dari pada dia, kemudian Shaziya tdak mengijinkan Fahad utk menolong Nafisa, jadi pekerja yg menyelematkan Nafisa, Nafisa terlihat sangat marah, Shaziya mengejeknya & mengatakan “bekas luka itu akan pergi jika kau sudah keriput, Nafisa marah mendengarnya, Fahad meminta Shaziya utk diam & menenangkan Nafisa, Nafisa marah & berkata pada Surayya “Fahad meninggalkan ku di dalam lubang & hanya menarik Shaziya, Surayya mengatakan “Fahad tdak melakukan itu dgn sengaja, tangan siapa pun yg dia lihat dia akan menariknya pertama, kemudian semua orang pergi dari sana, Shaziya mengejek Nafisa & pergi, Nafisa mengatakan “aku akan balas dendam pada mu Shaziya, Sinopsis Beintehaa Episode 140
Rehan sedang menelpon Zain, setelah selesai mereka bicara, Zain bertanya pada Rizwan “apa yg kau pikirkan?, Rizwan bertanya “bagaimana aku utk meminta jawaban dari Aayath?, Zain bertanya “apakah aku harus mengajarimu juga?,

Nafisa melihat luka wajahnya di cermin, dia menjadi sangat marah, Shaziya datang ke sana & mengejeknya dgn menyanyi, kemudian dia bertanya “apakah kau membutuhkan racun, Fahad hanya akan mencintai ku, apakah dia akan senang melihat mu, kau akan mengingat kalau aku adalah nyonya, Fahad tdak akan menikah lagi, Shaziya masih mengejek dgn mengatakan “bekas luka & penderitaan mu tdak akan pergi dgn mudah sekarang, Nafisa bertanya “apa yg kau butuhkan utk pergi dari sini?, Shaziya mengatakan “kau sendiri orang miskin, jadi kau tdak akan bisa memberi ku apa-apa, pada saat itu Fahad memanggil Shaziya, mendengar itu, Shaziya mengatakan “Fahad tdak bisa hidup tanpa ku, lalu dia pergi dari sana, Nafisa menjadi sangat marah, kemudian dia menggeliat kesakitan melihat lukanya,

Aayath bertanya pada Aaliya “apa yg harus ku lakukan sekarang, tiba-tiba Zain datang bersama dgn Rizwan & mengatakan “kita harus bicara dgn paman & bibi sekarang, Aaliya berkata pada Aayath “kau harus memikirkannya kembali & mengambil keputusan, Zain bertanya “mengapa?, Aaliya mengatakan “beberapa orang berhenti mencintai setelah menikah, Zain mengatakan “beberapa wanita mulai mengisap darah suaminya setiap hari, mereka berdua mulai bertengkar, Aayath & Rizwan mengatakan “kami akan berbicara dgn kalian besok pagi, kami harus pergi & tidur sekarang, lalu mereka pergi, Zain marah melihat Aaliya & pergi dari sana, Aaliya mengatakan “aku akan bertanya apa yg ingin dia makan pada waktu berbuka bersama dgn otaknya,

Nafisa pergi kedapur, dia teringat bagaimana Shaziya mengejeknya, Nafisa mengatakan “aku harus melakukan sesuatu, kemudian dia memotong pipa gas, dia sangat terburu-buru & mengakibatkan jam tangannya terjatuh pada saat dia mencoba utk mengambil pisau yg terjatuh, kemudian dia keluar & melihat Shaziya berjalan menuju dapur, tapi kemudian Shaziya melihat Saif pulang dari sekolah, dia membawa Saif ke kamar, Nafisa merasa kesal karena rencananya gagal, kemudian Aaliya datang & berkata padanya “aku akan ke dapur, kemudian Aaliya pergi, Nafisa mencoba utk menghentikannya, tapi Aaliya tdak mendengarnya,

Pada saat itu, Rehan datang ke sana & meminta pelayan utk memberitahu Zain kalau dia datang, pelayan mengatakan “Zain sedang mandi, Rehan mengatakan “aku sudah berbicara dgnnya, dia sudah menunggu kedatanganku,

Didapur, Aaliya ingin memasak, tapi kompor tdak menyala, dia mengambil korek api & menyalakannya, tiba-tiba terjedi ledakan, Rehan mendengar suara ledakan itu & berlari menuju dapur, Zain juga datang & bertanya pada Nafisa “apa yg terjadi, dia menunjuk dgn tangannya ke arah dapur, Zain juga berlari menuju dapur, dia melihat api sedang menyala di dapur, dia merasa cemas & berteriak “Aaliyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top