Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Jodha Akbar Episode 561

Masterkids SEO - Sinopsis Jodha Akbar Episode 561, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Jodha Akbar episode 560! kali ini admin bagikan lagi episode 561 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada Agustus 2015. Berikut Kisah selanjutnya Jodha Akbar!
Sinopsis Jodha Akbar Episode 561

Todar Mal melapor kepada Ratu Jodha bahwa tanggal yg tertera disurat adalah satu minggu lagi, tapi Pihak Turki mengatakan kalau tanggal pengiriman adalah hari ini. Ratu Jodha berkata, “bagaimana bisa kita melakukan pengiriman secepat itu? Todar Mal, kirim surat ke Turki & katakan bahwa cuaca sedang tdak baik jadi kita tdak bisa melakukan pengiriman sekarang. Saat ini yg paling penting adalah Yg mulia, kita harus bisa menemukannya. Ratu Jodha berpikir, “kenapa semua muncul secara bersamaan. Dia berkata kepada Ratu Salima, “sepertinya ada seseorang yg sengaja menciptakan masalah. Todar Mal, aku sendiri yg akan menulis surat ke Turki & minta perpanjangan waktu. Pelayan Ratu Ruqayah berjalan terburu-buru & menabrak pelayan lainnya. Kemudian keduanya bertengkar. Moti datang & bertanya, “mengapa kalian berdua bertengkar? Pelayan Ratu Ruqayah berkata, “aku harus membawakan Hookah untuk Ratu Ruqayah tepat waktu, sekarang aku akan mendapat omelan. Moti teringat bahwa dia melihat pelayan yg sama digudang penyimpanan rempah-rempah. Berarti dia telah mengubah penampilannya & pergi kesana. Moti berpikir untuk memberitahu Ratu Jodha. 

Moti berkata kepada Ratu Jodha, “aku melihat pelayan Ratu Ruqayah menyamar sebagai petani & pergi kegudang penyimpanan rempah-rempah hari itu. Aku baru tahu ternyata dia adalah pelayan Ratu Ruqayah. Malam itu beberapa tumpukan rempah-rempah basah kena air hujan. Ratu Jodha berkata, “untuk alasan apa Ratu Ruqayah melakukan hal seperti itu? Dia teringat Ibu Ratu Hamida pernah berkata, “kadangkala ada orang yg dekat denganmu tapi mereka berlaku curang dibelakangmu. Kita tdak bisa menuduhnya, kita harus mencari bukti untuk melawannya. Aku punya ide.

Moti pergi kedapur & berkata kepada salah seorang pelayan, "Ratu Jodha sudah tahu siapa yg telah merusakkan rempah-rempah waktu itu, mereka adalah 2 pelayan istana. Pelayan Ratu Ruqayah yg sedang berada disana terkejut mendengarnya. Moti berkata, “Ratu Jodha akan memberikan hukuman yg berat bagi mereka. Mereka pun semakin ketakutan mendengarnya.

Ratu Jodha sedang melakukan Pooja pada dewa Kahna , Moti datang & berkata, “perintahmu sudah aku lakukan, aku sudah katakan kedua pelayan itu & aku juga sudah perintahkan pelayanmu utk mengawasi mereka. Ratu Jodha berkata, “bagus, aku harap Ratu Ruqayah tdak ada sangkut pautnya dgn masalah ini. Pelayan Ratu Jodha datang & berkata, “kedua pelayan itu sekarang sedang pergi menemui Ratu Ruqayah. Ratu Jodha berkata kepada Moti, “saatnya, panggil Ibu Ratu Hamida, Ratu Salima & Rahim. Sinopsis Jodha Akbar Episode 561

Kedua pelayan itu pergi menemui Ratu Ruqayah. Ratu Ruqayah bertanya, “apa yg terjadi? Salah satu pelayan itu berkata, “waktu itu kami yg telah membuka jendela gudang penyimpanan rempah-rempah, sehingga air hujan membasahi semua rempah-rempah. Ratu Jodha sudah mengetahuinya, kami merasa ketakutan. Tdak ada seorangpun yg akan bertanya padamu tapi Ratu Jodha pasti tdak akan melepaskan kami. Ratu Ruqayah berkata, “kalian adalah pelayanku, tdak ada yg berani menyakiti kalian, sekarang pergilah kalian & satu hal lagi, jangan katakan pada siapapun bahwa aku yg telah menyuruh kalian merusakkan rempah-rempah waktu itu & aku yg telah memberi kunci gudangnya & akulah orangnya yg telah membakar rempah-rempah itu. Ini adalah rahasia & tetap akan menjadi rahasia. Tiba-tiba Ratu Jodha masuk & berkata, “sekarang semua sudah mengetahuinya, Ibu Ratu Hamida, Ratu Salima & Rahim ada disana juga. Ratu Jodha berkata, “aku tdak habis pikir kapan kau akan berhenti menyakitiku, apa yg kau lakukan sekarang telah merugikan petani yg tdak berdosa. Ibu Ratu Hamida berkata, “aku merasa malu dgn perbuatanmu. Ratu Jodha berkata, “aku berdoa semoga kau tdak terlibat dgn semua ini akan tapi aku salah, tak terhitung berapa kali kau coba menjatuhkanku, kau sudah sering menyakitiku tapi selalu aku memaafkanmu karena kau sudah kuanggap sebagai kakakku tapi hari ini aku tdak bisa memaafkanmu karena ini menyangkut nama baik kerajaan Mughal & para petani. Karenamu kerajaan Mughal telah dipermalukan. Aku akan menghukummu kali ini. Kemudian tanpa diduga Ratu Jodha menampar Ratu Ruqayah dgn keras. Ratu Ruqayah syok. Ibu Ratu Hamida berkata, “perbuatanmu tdak bisa dimaafkan. Ratu Jodha berkata, “dia telah melakukan kejahatan melawan kerajaan Mughal jadi Raja Jalal yg akan menghukumnya tapi sampai saat itu tiba, aku perintahkan dia mendapat tahanan rumah, kurung dia dikamarnya. Tanpa ijinku dia tdak bisa keluar dari kamarnya atau bertemu dgn siapapun. Ratu Ruqayah menatap Ratu Jodha dgn penuh amarah, Ratu Jodha juga melakukan hal yg sama. Kemudian mereka semua beranjak pergi.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 561

Dikamar Murad, Murad sedang menikmati minuman anggur sambil teringat ketika orang kepercayaannya mengatakan padanya bahwa mereka akan segera mendapatkan tahta kerajaan “Jika kau tdak mengambil kesempatan ini maka mereka akan mengambil orang lain utk menggantikan posisimu” tak lama kemudian salah seorang prajurit menemui Murad memberikan sebuah surat pada Murad yg dikirimkan oleh Nisar “Pangeran, saatnya telah tiba, kami telah mempersiapkan utk perebutan tahta kerajaan, kau harus siap-siap, Raja Jalal sudah menjadi tahanan kami” begitu isi surat Nisar “Apa yg harus aku lakukan? Bagaimana caranya merebut tahta kerajaan?” bathin Murad dalam hati, tepat pada saat itu Ratu Salima menghampirinya, Murad segera menyembunyikan surat tersebut dgn meremas remasnya & dimasukkannya kedalam gelas “Ibu, kau disini rupanya?” Murad memberikan salam pada Ratu Salima “Lihat, ibu membawakan hadiah buatmu, ini adalah gambar gadis yg akan menikah dgnmu nanti” Ratu Salima menunjukkan gambar seorang gadis pada Murad & berkata “Ketika Yg Mulia kembali nanti, kami akan segera menikahkan kalian berdua, ibu sangat bahagia sekali, Murad” Murad nampak kurang suka dgn perlakuan ibunya “Cukup, ibu!” Murad segera melempar gambar tersebut & berkata lagi “Cukup, ibu! Aku tdak ingin menikah!” Ratu Salima terperangah “Ini bukan kau, Murad, ini pasti karena kau sedang mabuk” Ratu Salima mencoba merebut gelas dari tangan Murad tapi gelas yg berisi surat yg diterletak didalam gelas lepas dari tangan Murad & surat itupun jatuh kebawah bersama dgn gelas, Murad hendak mengambilnya namun Ratu Salima segera mengambilnya dgn tatapan penuh curiga, Murad panik ketika melihat ibunya membaca surat Nisar tadi, Ratu Salima sangat terkejut begitu membacanya “Jadi kau mengadakan konspirasi utk melawan Yg Mulia Raja?” Ratu Salima marah & langsung menampar pipi Murad dgn keras “Kau mengadakan konspirasi utk melawan ayahmu sendiri, tdakkah kau malu?” Ratu Salima kembali menampar pipi anaknya itu berulang kali & berkata “Ibu malu atas perlakuanmu, orang yg ibu asuh selama ini, kau tdak pernah berfikir tentang aku ibumu & rasa kasih saygku padamu? Berani beraninya kau melakukan ini semua, katakan apa yg ingin kau katakan pada Ratu Ratu Jodha! Ibu tdak akan mendengarkanmu!” Ratu Salima segera mendorong Murad menjauh, Murad pun meninggalkan Ratu Salima, Ratu Salima terduduk lemas ditepi ranjang & menangis pilu memikirkan kelakuan anaknya.

Di kamar Ratu Jodha, saat itu Ratu Jodha sedang merangkai bunga utk membuat kalung utk Dewa Khrisna, Murad segera menemui Ratu Jodha disana “Murad, katakan pada ibu, apa yg ingin kau katakan? Aku ini ibumu juga” ujar Ratu Jodha “Tdak! Kau itu adalah seorang Ratu!” Ratu Jodha tertegun “Kau itu mabuk ya?”, “Ya! Aku memang mabuk! & aku merasa damai dgn mabuk!” Ratu Jodha menggelengkan kepalanya “Itu tdak baik utk kesehatanmu, Murad”, “Apa hal yg paling baik dalam hidupku? Pertama aku telah diberi kedudukan sebagai putra mahkota tapi kemudian kedudukan itu direnggut kembali dari aku, sekarang ketika kak Salim & Yg Mulia tdak ada disini, kau yg mengambil tanggung jawab semuanya mengurusi istana ini!” Ratu Jodha tertegun “Hanya itu saja? Jadi kau marah hanya utk hal hal yg sekecil itu? Aku kira kau ini masih muda jadi kau bisa menikmati masa mudamu dgn bersenang-senang sebelum kau mengambil alih masalah politik kerajaan, jika kau mau maka besok disidang aku akan memberikan kau sebuah tugas!” Murad terkejut mendengar ucapan Ratu Jodha & berkata “Kau akan melakukannya utkku, ibu?” Ratu Jodha mengangguk mantap “Ya! Kau adalah anakku & seorang ibu akan meninggalkan semuanya utk anak anaknya” Murad terpana pada rasa sayg yg ditunjukkan Ratu Jodha, Murad kemudian berlutut dibawah kaki Ratu Jodha yg saat itu masih terduduk dikursi & bertanya “Mengapa kau sangat baik sekali, ibu?”, “Karena anakku Murad adalah anak yg baik” Murad menggelengkan kepalanya “Tdak! Tdak ibu, anak ibu ini tdaklah baik, aku ini adalah pendosa!” Ratu Jodha terkejut “Mengapa kau berkata seperti itu, Murad?”, “Kau sangat memperhatikan aku & aku kira tdak ada seorangpun yg memikirkan aku, aku telah melakukan sebuah dosa besar, maafkanlah aku, ibu” Ratu Jodha semakin tdak mengerti “Dosa apa, Murad?”, “Aku telah dijebak oleh orang orang Inggris itu, ibu, & aku telah melakukan sebuah konspirasi utk menggulingkan Yg Mulia dari tahtanya” Murad kemudian menceritakan semuanya pada Ratu Jodha yg berhubungan dgn perginya Raja Jalal & yg terjadi pada mereka kemudian Murad merebut tahta kerajaan, Murad menangis menyesali perbuatannya & berkata “Aku tdak ingin melakukan hal itu, ibu”, “Kau tdak tahu kalau kau telah melibatkan Yg Mulia dalam sebuah masalah yg besar” bathin Ratu Jodha geram

Jangan Lupa jempolnya kawan!!

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top