Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Uttaran Tayang 14 Mei 2016 Part 4

Masterkids SEO - Sinopsis Uttaran Tayang 14 Mei 2016 Part 4, Tuan Takhur masuk ke kamar Mukhta untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. 
Sinopsis Uttaran Tayang 14 Mei 2016 Part 4

Tuan Takhur: Kakek ingin bertanya padamu. Kenapa kau hanya diam saja diluar tadi? Apa yang dikatakan Meethi tadi bukanlah masalah kecil. 
Mukhta: Apa yang dikatakan Meethi itu tidak benar kek. 
Tuan Takhur: Kakek percaya padamu. Tapi dari apa yang Meethi katakan tadi, kakek merasa seperti melihat kembali apa yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Jadi kakek ingin tau mengapa Meethi berkata seperti itu. Apa kau ingin tetap diam dan tidak mau mengatakan apapun? Apa yang bisa kakek pahami dari diammu itu? Mukhta, kakek mohon padamu jangan mempermalukan kakek. 

Mukhta: Percayalah padaku, kakek. Aku tidak akan mempermalukanmu. Aku ingin melihat Meethi bahagia. Aku ingin melihatnya menikah dengan pria yang baik. Aku sama sekali tidak tertarik dengan Vishnu. 
Tuan Takhur keluar dari kamar ketika Meethi datang. 
Mukhta: Meethi, aku benar2 minta maaf jika kau merasa tidak senang. Aku hanya ingin melihatmu bahagia. Kumohon percayalah padaku, aku sama sekali tidak tertarik dengan Vishnu. Kumohon percayalah. 
Meethi: Mengapa kau baru bicara sekarang? Tadi kau hanya diam. Aku tidak akan lupa dengan apa yang pernah kau lakukan terhadap Aman. Aku masih ingat semuanya. Kau menyebut dirimu 'sahabat'ku bukan? Maka lakukanlah hal kecil demi sahabatmu ini, menjauhlah dariku dan Vishnu. Setidaknya kau bisa melakukannya demi sahabatmu ini. 
Mukhta menganggukkan kepalanya. Setelah Meethi keluar dari kamar, Mukhta membuka catatan pribadinya yang bertuliskan 'Ayah', 'Gopal', 'Coklat', Mukhta berfikir, "Bagaimana bisa aku tetap diam sebelum mengetahui kebenarannya? Meethi adalah adikku, putri dari Ibu Ichcha. Aku harus mencari tau siapa pria itu sebenarnya?! Sinopsis Uttaran Tayang 14 Mei 2016 Part 4

Tapasya mencari tau bagaimana bentuk botol obat yang biasa dicampurkan kedalam susu Veer itu melalui Amla, ia pun diam2 masuk ke kamar Gunvanti untuk mencari botol obat tersebut. Tapasya kemudian menukar isi botol obat itu dengan gula dan berharap agar ingatan Veer segera kembali. 
Tapasya masuk ke dalam kamar Veer membawa bunga2 yang baru dipetik. 
Tapasya:Bagaimana keadaanmu Veer?Apa kau bisa mengingat sesuatu jika melihat bunga ini?

Veer:Tidak, aku hanya mengingat 1 hal, sebuah nama. . 
Tapasya:Ichcha
Veer:Ya, Ichcha. Sayangnya aku hanya mengingat namanya, bukan wajahnya. 
Tapasya:Jangan terlalu stres. Tenanglah. Coba dengarkan suara hatimu. 
Tapasya melihat gelas susu dikamar Veer dan memberikannya kepada Veer. 
Veer:Aku tidak tau mengapa hatiku begitu lemah?
Tapasya:Minumlah. 
Tapasya berfikir, "Jika aku mau, aku bisa menunjukkan foto Ichcha kepadamu, tapi apa gunanya?Kebenaran harus datang dari ingatanmu sendiri. Tujuanku akan segera terwujud dan skrg susu ini tidak akan berpengaruh lagi terhadap ingatanmu. Aku sudah menukar isi botol obatnya". 

Sebelum meninggalkan kamar Veer, Tapasya meminta Veer untuk mengingat masa lalunya sekali lagi, kemudian beristirahat. 
Mukhta, Tuan Takhur dan Divya pergi berbelanja untuk membeli keperluan pernikahan Meethi & Vishnu. Mukhta kemudian merencanakan sesuatu, ia ingin mempertemukan Tapasya dengan Divya, Mukhta pun meminta Tapasya menyusulnya ke mall tanpa memberitahu kalau Tuan Takhur & Divya juga ikut bersamanya. Mukhta meminta Tapasya masuk ke dalam toko saree. Saat Tapasya masuk, Divya merasakan kehadirannya dan mulai mencari putrinya. Divya kemudian melihat Tapasya sdg bicara dgn pegawai toko, Divya mendekatinya dan menyentuh bahu Tapasya dari belakang(Adegannya mirip film kabhi khushi kabhie gham), Tapasya berbalik, ia menangis terharu melihat Divya. Mereka pun berpelukan dan menangis. Tapasya kemudian meninggalkan Divya ketika Tuan Takhur berjalan kearah Divya. Tuan Takhur bertanya kepada Divya, "Apa belanjanya sudah selesai?". 
Sebelum meninggalkan toko saree, Tapasya memandangi Tuan Takhur dari belakang dan bergumam, "Aku menyayangimu ayah

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top