Master Kids SEO

Membahas About SEO dan Lainya

Sinopsis Beintehaa Episode 46

Masterkids SEO - Sinopsis Beintehaa Episode 46, Setelah sebelumnya admin membagikan Sinopsis Beintehaa Episode 45! kali ini admin bagikan lagi episode 46 yang akan tayang di ANTV Malam Ini pada November 2015. Berikut Kisah selanjutnya Beintehaa By #RS!
Sinopsis Beintehaa Episode 46

Surayya bertanya pada Aaliya “ada apa Aaliya, apakah kau tdak memiliki perhiasan, Aaliya mengatakan “Ya, aku tdak memiliki perhiasan, Surayya berpura pura terkejut mendengarnya, lalu Surayya meminta tukang perhiasan utk datang besok utk mencuci perhiasan mereka, Surayya bertanya “ke mana perhiasan mu?, Shaziya & Nafisa membuat Aaliya malu, Shaziya bertanya “apakah kau menjual perhiasan mu atau kau telah mengirimnya ke Bhopal,

 Surayya mengatakan “mereka adalah adalah keluarga kita, Surayya berkata pada Aaliya “jika kau tdak bisa menjawabnya, maka aku akan bertanya pada orang lain, Surayya kemudian menelpon Shabana, Aaliya menjadi khawatir, Surayya bertanya pada Shabana “bagaimana dgn kesehatan Ghulam?, Shabana mengatakan “dia baik-baik saja, tapi dia membutuhkan beberapa perawatan, Surayya mengatakan “apa yg bisa kami lakukan, apakah kau membutuhkan uang dari ku, Shabana mengatakan “tdak kakak, aku masih bisa mengatur keuangan kami, Surayya mengejek Shabana dgn mengatakan “kau adalah seorang ibu dari putri yg berbakat, lalu mereka menutup teleponnya, Surayya menyalahkan Aaliya dgn mengatakan “kau telah menyelundupkan perhiasan mu dari mertua mu utk dikirim kerumah ibu mu, kau pencuri perhiasan, aku akan mengatakan ini pada Usman, maka dia akan mengirim uang pada keluarga adiknya, dia telah melakukan hal itu dari bertahun-tahun lalau, Surayya terus memarahi Aaliya & mengatakan “aku ingin melihat perhiasan mu nanti pukul 16 sore,

lalu Surayya menelpon Usman & mengatakan “aku ingin membicarakan sesuatu yg penting pada mu, kau harus segera pulang segera pada pukul 16 sore, kita harus mengambil beberapa keputusan penting hari ini, kemudian Surayya berkata pada Aaliya “jika kau tdak mendapatkan perhiasanmu pada pukul 4 sore, maka aku akan memberitahu Usman Aaliya sedih mendengarnya, dari jauh Fahad mendengarkan percakapan mereka,

Aaliya menjadi sangat khawatir, Aaliya mengatakan “bagaimana aku akan mendapatkan perhiasan, siapa yg akan membantuku, lalu Aaliya mengambil foto pernikahannya & mulai berbicara dgn Zain, Aaliya mengatakan “aku tdak ingin berbagi masalahku dgn mu, aku akan menanganinya sendiri, sementara itu Zain juga sedang bicara dgn foto Aaliya yg ada di ponselnya, pada saat itu pelayan datang membawa makan siang, Zain bertanya “apakah itu dari ibuku?, Pelayan mengatakan “bukan pak, ini berasal dari restoran hotel, Zain marah pada foto Aaliya, & Aaliya juga marah pada foto Zain,

Aaliya masih bicara pada foto Zain, tiba tiba Fahad datang dgn membawa tas, Fahad memberikan perhiasan palsu & mengatakan “perhiasan ini bisa dikenali tukang perhiasan, tapi tdak keluarga ku, kau harus memberikan ini pada ibu ku, lalu dia pergi,

Zain pulang kerumah, dia mengatakan “aku akan mengejutkan Aaliya, Chandbibi bertanya padanya “mengapa kau pulang begitu cepat, Zain mengatakan “aku tadi kebetulan lewat dari sini, jadi aku pulang, Aaliya tdak menyiapkan makanan hari ini, Chandbibi mengatakan “Aaliya telah dikhianati & dia telah dihina, Zain berkata dalam hatinya “aku sedang berbicara tentang urusan Aaliya, tapi dia telah melakukannya tanpa aku perlu bertindak, Zain mengatakan “apakah dia tertangkap basah, semua orang akan segera tahu, Chandbibi mengatakan “semua orang telah tahu tentang hal itu, Surayya telah memarahi Aaliya pada saat ini, Zain senang mendengarnya, Zain mengatakan “ibu telah melakukan hal yg benar, apa yg dia katakan, lalu Chandbibi mengatakan tentang kejadian perhiasan itu,

kemudian Zain menyadari kalau dia berbicara tentang perhiasan, Chandbibi mengatakan “aku tdak percaya kalau Aaliya telah menjual perhiasannya, nyonya Surayya meragukan Aaliya tentang hal itu, mendengar itu Zain kemudian teringat kalau Aaliya membawa perhiasannya keluar, Chandbibi mengatakan “perhiasan itu adalah perhiasan dari ibu Usman, Surayya meminta Aliya utk membawanya pada pukul 16:00, mendengar itu Zain pergi dgn penuh amarah utk menemui Aaliya,

Dikamar, Aaliya merasa sedih, dia ingat akan kata kata Sirayya, dia memandangi jam, tak lama Zain datang & mengatakan “tas berisi perhiasan orang tua ku, & kau telah memberikannya pada pacar mu, jika kau mengatakannya kepada ku, maka aku akan memberi mu, mengapa kau merusak hidup ku & mengkhianati paman mu?, kau harus keluar dari sini sebelum ayah mengetahui tentang hal ini, lalu Zain melihat perhiasan yg diberikan Fahad di tempat tidur, Zain bertanya “apa ini?, Aaliya mengatakan “ini adalah tiruan(palsu), Zain mengatakan “kau akan memberikan perhiasan tiruan ini utk ibu & ayah, bisa bisanya kau melakukan itu, kau tdak memiliki jawaban utk pertanyaan ku, hubungan kita sekarang sudah berakhir, pergilah dari rumah ini dari pintu belakang, pergilah dgn pacar mu, aku akan mendapatkan perhiasan besar ibu ku sendiri, lalu Zain pergi, Aaliya menjadi sangat sedih, dia teringat saat-saat romantis bersama dgn Zain,

Zain melihat Fahad sedang shalat, dia terkejut melihatnya, Zain berkata dalam hatinya “ini sungguh keajaiban, sementara itu Surayya & kedua menantunya sedang menunggu Usman pulang,

Dikamar, Aaliya sedang membereskan perhiasan palsu, tak lama Chandbibi datang, Chandbibi mengatakan “Aaliya, Surayya memanggil mu, Aaliya datang menemui mereka, Usman datang & bertanya pada Surayya “mengapa kau memanggil ku?, Surayya mengatakan “aku ingin membicarakan hal penting padamu, aku selalu mengatakan jika anak-anak tdak mematuhi orang tua, mereka harus ditangani secara ketat, Usman bertanya “siapa yg sedang kau bicarakan?, Zain datang & mengatakan “ibu sedang membicarakan tentang menantu ayah, Aaliya, sejak dia datang, semua orang selalu membicarakan hanya tentang dia & hari ini dia telah menjual semua perhiasan, Usman terkejut mendengarnya,

Precap : Fahad mengatakan pada Zain & Aaliya “aku telah memberikan kertas Barkath Royale sebagai jaminan pada preman, Zain bertanya “mengapa kau memberikan kertas properti senilai 200 crores pada preman itu?, Aaliya mengatakan “kalian berdua harus mengambil kertas Barkath Royale itu dari preman tersebut.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top